Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah karyawan swasta

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". Hp. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Kisah Lebaran Hari ke-23

9 Juli 2018   21:12 Diperbarui: 9 Juli 2018   21:49 319 0 0
Kisah Lebaran Hari ke-23
Omjay di gedung pgri/dokpri

Usai halal bihalal keluarga besar labschool, saya meluncur ke gedung guru pgri.

Cibubur ke tanah abang tidaklah dekat. Namun sampai juga saya dengan selamat.

Gedung guru pgri ramai. Rumah besar guru Indonesia akan kedatangan tamu.

Pengurus pgri sebagai tuan rumah mempersiapkan acaranya dengan baik.

Diskusi publik pendidikan nasional akan digelar pada Selasa 10 Juli 2018.

Temanya cukup menggoda.  

Cetak biru pengembangan sdm indonesia dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

Serangkaian kegiatan yang merupakan kerjasama antara pengurus besar pgri dan kemdikbud serta didukung oleh harian kompas. Sebuah media terbesar di Indonesia.

Membaca susunan acaranya pasti anda akan berusaha untuk hadir. Namun sayang undangan terbatas. Rumah guru Indonesia tak sanggup menampung peserta diskusi lebih dari 500 orang. Kalau pun dipaksakan akan terasa tidak nyaman.

Pasukan pengamanan wakil presiden sudah datang. Mereka siap bekerja mengamankan kegiatan. Wakil Presiden Jusuf Kalla dipastikan hadir. Juga menteri menteri yang berada dalam kabinet kerja.

Menristek dikti Prof H Moh. NASIR akan datang lebih dulu. Lalu disusul menteri keuangan ibu Sri Mulyani. Tak lupa juga mendikbud Prof Muhadjir Effendy.

Tiga menteri akan hadir. Tema diskusi lumayan seru. Cetak biru perguruan tinggi dalam menyiapkan sdm sesuai dengan tuntutan revolusi industri 4.0. Diskusi dipandu oleh bapak Tri Agung Kristanto dari harian kompas bersama menristek dikti.

Ketua umum pb pgri bunda unifah rosyidi juga memberikan pengantarnya. Khususnya ttg efektifitas anggaran untuk pendidikan bermutu. Tema seksi itu akan dipandu oleh Prof. ACE SURYADI. Menkeu Sri Mulyani Indrawati akan memaparkannya. Pasti seru kalau ada diskusinya. Sebab masalah guru banyak bersangkut paut dengan masalah uang. Terutama uang tpg yang diharapkan tepat waktu dan tepat jumlah.

Hal yang tak kalah seru adalah tayangan kegiatan pb pgri dan indonesia digital learning bersama Prof. EKO INDRAJIT.

Pengembangan pendidikan vokasi dlm mempersiapkan sdm di era revolusi industri 4.0 menjadi tema mendikbud Prof. MUHADJIR EFENDY. Moderatornya pak Ilham Khoiri dari hadian Kompas.

Wakil presiden akan hadir siang hari setelah ishoma. Rencananya pukul setengah dua. Semoga jam 14.00 wib sudah bisa mulai acara lagi. Smart learning and character center menjadi tempat yang akan dikunjungi pak JK di lantai 3 gedung guru PGRI. Fasilitas pembelajaran abad 21 didemontrasikan di sana. Siswa dan guru terpilih sdh siap di lantai 3.

Dari sana turun ke lantai 1. Undangan dan hadirin sdh tak sabar menunggu. Diskusi cetak biru pengembangan sdm indonesia dlm menghadapi revolusi industri 4.0 pasti menarik. Semua pengurus pgri sdh kangen dengan pak jk. Bunda Unifah akan langsung memimpin acara diskusi.

Saya membayangkan acara ini akan ramai sekali. Wartawan dari berbagai media akan hadir. Perwakilan pengurus pgri dari 34 provinsi sudah hadir dan menginap di gedung guru. Malam ini gedung guru diserbu para guru yang ingin maju.

Siang ini rapat sampai sore. Diskusi dengan Prof Ace Suryadi tak terasa. Pukul 17.00 wib saya tinggalkan rumah besar para guru.

Naik miktolet 08 menuju stasiun tanah abang. Saya tdk naik kereta. Saya naik bis saja. Banyak bis ac menuju bekasi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2