Mohon tunggu...
Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Mohon Tunggu... guru blogger

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". Hp. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Tidak Mudah Membuat Sebuah Karya Tulis Ilmiah

21 April 2010   23:09 Diperbarui: 26 Juni 2015   16:39 0 0 0 Mohon Tunggu...

http://samuelchristiantjahyadiweb.wordpress.com/2009/02/14/tips-membuat-karya-tulis-ilmiah/

Dalam beberapa hari ini kita dikejutkan kembali dengan adanya kasus plagiat yang dilakukan oleh mahasiswa program S3 di salah satu perguruan tinggi negeri terkenal di Bandung. Rasanya belum lama kita baca berita tentang plagiat ini yang juga melibatkan salah seorang guru besar di salah satu perguruan tinggi swasta ternama di kota Bandung juga.

Membuat kota Bandung mendapat julukan buruk sebagai sarang plagiat. Tentu sebuah julukan yang tak enak di dengar sebab bisa jadi di kota lain juga terjadi, hanya saja belum terekspos di berbagai media.

Tentu ada sebuah pembelajaran yang harus kita ambil dari kedua kejadian itu. Ternyata tidak mudah membuat sebuah karya tulis ilmiah. Hal itu dikarena ada proses yang harus dilalui oleh seorang peneliti untuk mengungkapkan apa yang terjadi dalam penelitiannya itu. Perlu kesabaran dan ketelitian.

Menarik sekali apa yang dituliskan oleh Pak Renald Khasali di koran kompas. judulnya Orang Pintar Plagiat. Baca dech!

Sebagai seorang pendidik, terus terang saya mengambil hikmah dari mereka yang telah melakukan plagiarisme. Betapa malunya bila seorang ilmuwan atau peneliti yang kata orang disebut pintar ternyata melakukan palgiat dari hasil karya tulis ilmiah orang lain.

Lebih baik menulis sendiri karya tulis ilmiah kita, walaupun mungkin mungkin sangat tidak bagus untuk dibaca apalagi dipublikasikan dalam jurnal ilmiah. Sebagai seorang pembelajar, tentu kita akan berusaha keras agar karya tulis ilmiah yang dibuat mendapat tempat di mata orang-orang terhormat. Perlu kerja keras dan belajar tiada henti dan jangan malu untuk bertanya kepada ahlinya.

Agar kita tak terkena penyakit plagiarisme, sebaiknya biasakan menulis setiap hari. Menulis pemikiran sendiri agar suatu saat dapat kita rangkai menjadi kalimat yang efektif dalam karya tulis ilmiah kita.

Tak perlu malu untuk belajar. Jadikan media blog di internet sebagai media belajar menulis ilmiah. Mungkin awalnya terkesan alamiah, tetapi akan berubah menjadi ilmiah bila kita fokus dengan apa yang kita tuliskan. Bnyak membaca karya tulisorang lain dan berupaya keras mencari referensi, baik dari buku ataupun jurnal ilmiah terpercaya untuk mendukung teori.

Media Blog Kompasiana memberikan saya pembelajaran bahwa siapa yang fokus dalam menulis dan benar-benar melakukan proses menulis dengan baik, serta merupakan hasil karya sendiri pastilah dia akan mendapatkan hadiah berupa buku. Tulisan-tulisannya yang berserak akan terajut indah ketika  fokus dengan apa yang dituliskan seperti buku pk Pray dan pak chappy Hakim dari hasil ngeblog.

Bukankah buku merupakan salah satu produk dari sebuah karya tulis Ilmiah yang ditulis dari proses yang alamiah?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x