Mohon tunggu...
Bunda Widya
Bunda Widya Mohon Tunggu... Ibu Rumah Tangga

Lahir di Yogya dibesarkan di Pasuruan, kuliah kembali di Yogya. Usai lulus mulai bekerja di Bogor kemudian di Pasuruan. Saat ini Pensiun di Bandung ikut dengan Suami...Begitu cepat waktu berlalu

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Secangkir Teh

4 Juli 2020   01:08 Diperbarui: 4 Juli 2020   01:00 38 14 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi | Secangkir Teh
Sumber Foto Kompas.com

Secangkir teh menjadi pembunuh. Tanpa basa basi tanpa permisi. 

Aroma pahit menyengat telah kau taburkan di dalamnya. Bukan manisnya angan atau harapnya cinta. 

Secangkir teh menjadi pembunuh. Tanpa rasa tanpa kata.

Memberi getir bukan mendamba bahagia. Bukan pula merajut cipta dan cita.

Secangkir teh menjadi pembunuh jiwaku dalam hanyut cintamu yang terus membelenggu.

Aku terbaring tak berdaya dalam pelukan masa lalumu. Sungguh kamu terlalu.

Bandung 4 Juli 2020

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x