Widodo Surya Putra (Mas Ido)
Widodo Surya Putra (Mas Ido) karyawan swasta

Arek Suroboyo asli, kini berdomisili di Delanggu, Klaten | Suka main basket, renang, dan menulis | Penikmat film Mandarin dan film laga (khususnya film-film Jackie Chan, Jet Lee, Jason Statham, Bruce Willis, dan Vin Diesel) | Belajar nulis di Kompasiana sejak 2002 dan berharap tulisan-tulisan yang tertuang dapat bermanfaat bagi para pembaca (Kompasianer), di manapun berada. Selamat membaca dan selamat berteman!

Selanjutnya

Tutup

Bola Artikel Utama

Menang Jangan Jemawa, Kalah Jangan Dihujat

26 Agustus 2017   13:26 Diperbarui: 26 Agustus 2017   17:50 2354 6 5
Menang Jangan Jemawa, Kalah Jangan Dihujat
Ilustrasi info laga semifinal Sea Games 2017 (BolaSport)

Malam ini Timnas Garuda akan bertarung untuk merebut tiket ke partai final melawan tuan rumah Malaysia. Laga yang dipastikan akan berlangsung ketat sejak peluit kickoff dibunyikan oleh wasit.

Gemuruh sorakan pendukung tuan rumah juga akan memberikan teror tersendiri bagi para punggawa Timnas Garuda. Kabarnya, pendukung Timnas Merah-Putih hanya dijatah 10.000 tiket dari total kapasitas stadion Shah Alam, yang akan menjadi saksi bisu laga spesial ini.

Peluang menang tentu masih ada, sekalipun Indonesia akan kehilangan Hansamu Yama, Hargianto, dan Marinus Wanewar akibat akumulasi kartu kuning. Coach Milla tentu sudah menentukan siapa saja pemain yang akan menggantikan tiga pemain tersebut. 

Diperkirakan Ricky Fajrin akan berduet dengan Andy Setyo untuk mengawal lini belakang Timnas Garuda, sedangkan Hanif Sjahbandi akan mengisi pos yang ditinggalkan Hargianto.

Untuk lini depan, tak ada pilihan lain kecuali memasang Ezra Walian sebagai penyerang tunggal dengan dukungan Febri Haryadi, Saddil Ramdani, Septian David dari lini tengah, ditambah Evan Dimas sebagai playmaker untuk mengatur ritme permainan Indonesia dalam laga tersebut.

Bagaimana peluang Timnas Indonesia pada laga semifinal ini? Peluang menang masih ada, asalkan para pemain kita bisa bermain dengan ciri khas sendiri alias tak boleh terpengaruh ritme permainan tim lawan.

Perjuangan sekuat tenaga jelas tak cukup untuk mengalahkan Malaysia karena laga ini dipastikan akan kental dengan mind-games. Perpaduan otot-ngotot-otak-mental akan menjadi kunci jika Timnas Indonesia ingin menang.

Hal lain yang tak boleh diabaikan adalah kesiapan untuk merespons keputusan wasit, juga siap menerima kenyataan ketika harus kalah. Saya bukannya pesimis, tetapi hanya ingin mengingatkan kalau laga ini hanya ada dua kemungkinan: kalah atau menang, tak ada hasil seri.

KEMUNGKINAN MENANG JIKA HARUS ADU PENALTI

Seandainya nanti malam setelah menit ke-80 skor masih imbang dan tampaknya pemain kita kesulitan untuk mencetak gol, menurut saya, tak ada salahnya Coach Milla mengubah strategi menjadi defensif sambil berharap laga diselesaikan lewat adu penalti.

Mengapa? Karena jika sampai adu penalti terjadi, beban di pundak pemain Malaysia nampaknya akan lebih berat dibandingkan para pemain Indonesia. Perasaan takut gagal memasukkan bola dan takut kalah di depan pendukung sendiri menurut saya akan mempengaruhi mental pemain Harimau Malaya dalam adu penalti. Kondisi yang dapat dimanfaatkan para pemain Garuda Muda untuk membobol gawang Malaysia dari titik dua belas pas.

Nah, kurang dari 7 jam lagi semifinal Sea Games 2017 cabang sepak bola  akan digelar. Menarik untuk ditunggu apakah strategi Ong Kim Swee atau Luis Milla yang akan menang pada laga "El-Clasico" versi Asia Tenggara ini.

Namanya pertandingan, menang-kalah pasti akan terjadi. Seandainya nanti malam Timnas Garuda menang, maka kemenangan itu patut untuk disyukuri, tetapi jangan pula jemawa karena masih ada laga final menanti.

Sementara, jika sampai kalah, jangan sampai pemain kita dihujat--seandainya ada yang tak puas dengan hasil tersebut. Bagaimanapun, mereka masih muda dan punya potensi untuk berkembang lebih baik lagi di masa mendatang. Apalagi jika ditunjang sistem jenjang pembinaan yang jelas, berkualitas, dan terencana, serta adanya kompetisi yang berkualitas.

Akhirnya, saya ucapkan SELAMAT BERJUANG TIMNAS GARUDA MUDA! Semoga menang dan lolos ke babak final!

Bravo Timnas Indonesia!