Widodo Surya Putra (Mas Ido)
Widodo Surya Putra (Mas Ido) karyawan swasta

Arek Suroboyo asli, kini berdomisili di Delanggu, Klaten | Suka main basket, renang, dan menulis | Penikmat film Mandarin dan film laga (khususnya film-film Jackie Chan, Jet Lee, Jason Statham, Bruce Willis, dan Vin Diesel) | Belajar nulis di Kompasiana sejak 2002 dan berharap tulisan-tulisan yang tertuang dapat bermanfaat bagi para pembaca (Kompasianer), di manapun berada. Selamat membaca dan selamat berteman!

Selanjutnya

Tutup

Bola highlight

Game On! Akankah Cerita Dua Musim Lalu Terulang pada Premier League 2017-2018?

12 Agustus 2017   16:49 Diperbarui: 13 Agustus 2017   09:32 391 2 1

Game on! Ya, Premier League yang dianggap paling baik dan paling ketat di dunia sudah bergulir. Memasuki musim yang baru, Premier League musim 2017-2018 diperkirakan akan berlangsung lebih seru dan ketat dari musim-musim sebelumnya.

Wartawan detiksport pun pernah melontarkan prediksi bahwa musim ini akan berjalan sengit, seru, dan mahal. Saya sih setuju dengan prediksi tersebut melihat aktivitas klub-klub besar pada bursa transfer dan hasil pertandingan pramusim yang mereka sudah rampungkan.

Sengit bisa diartikan bahwa tidak ada kemenangan yang mudah diperoleh tanpa perjuangan keras. Seru menggambarkan suasana pertandingan yang berpotensi tidak membosankan, penuh atraksi, juga berbagai drama yang membuat jantung para penonton berdebar-debar. Mahal tentu berkaitan dengan semakin kucuran dana besar yang dikeluarkan oleh beberapa klub untuk memperkuat timnya musim ini, seperti Romelo Lukaku (Man United), Benjamin Mendi (Man City), dan Alvaro Morata (Chelsea).

Dan ... sepertinya prediksi bahwa musim ini akan "berbeda" mulai terlihat pada pertandingan pembuka yang berlangsung di Emirates Stadium semalam. Arsenal harus berjibaku menghadapi perlawanan sengit dari Leicester City yang sempat membuat pasukan Kakek Wenger ini tertinggal 3-2 sejak menit ke-56 setelah Jamie Vardy mencetak brace ke gawang Petr Cech. 

Padahal Lacazette sempat membuat Arsenal unggul pada menit ke-2, sebelum gawang Cech bobol dua kali oleh Okazaki dan Jamie Vardy (menit ke-5 dan ke-29) dan berhasil disamakan menjadi 2-2 oleh Danny Welbeck (menit ke-45). Beruntung aksi dua pemain pengganti, Aaron Ramsey dan Olivier Giroud berhasil menyelamatkan timnya dari kekalahan lewat gol-gol pada menit ke-83 dan menit ke-85. Selamatlah Arsenal dari menanggung malu karena tidak sampai kalah pada laga perdana di kandang.

Laga pembuka tersebut segera disusul dengan 7 laga lainnya yang akan digelar hari ini (WIB) dan 2 laga sisanya akan berlangsung besok (WIB). Perhatian akan tertuju pada aksi dua tim promosi, yakni Newcastle United dan Brighton & Hove Albion yang masing-masing akan menjamu dua tim kuat, yakni Mancheter City dan Tottenham Hotspur. 

Laga tak kalah serunya juga patut dinantikan ketika West Ham yang diperkuat oleh Javier "Chicarito" Hernandez akan meladeni tuan rumah Manchester United yang sedang berjuang memperbaiki penampilannya pada musim yang baru ini.

****

Saya tak ingin mengulas terlalu banyak klub mana yang akan menjuarai Premier League musim 2017-2018, sekalipun saya berharap Manchester United akan menjadi pesaing kuat Chelsea yang berupaya mempertahankan gelarnya musim ini. Saya lebih tertarik mengulas tiga hal berikut:

PERTAMA, siapakah pemain yang berpotensi mengganggu Harry Kane dalam upaya meraih hattrick sebagai top scorer musim ini?

Menarik untuk disimak jika penyerang Hotspurs ini berhasil menjadi jawaranya tukang gedor gawang lawan pada dua musim terakhir. Pada Premier League musim 2014-2015, Kane yang mencetak 25 gol dikuntit oleh Jamie Vardy (Lei-24 gol); Kun Aguero (MC-24 gol); Lukaku (Ev-18 gol), dan Riyad Mahrez (Lei-17 gol).

Sementara pada musim 2016-2017, Kane yang mengemas 29 gol nyaris terkejar oleh Lukaku (Ev-25 gol) dan Alexis Sanchez (Ars-24 gol), diikuti oleh Kun Aguero (MC-20 gol), dan Diego Costa (Che-20 gol). Musim ini, Vardy mulai menggeliat setelah mencetak brace (dua gol) ke gawang Arsenal pada partai pembuka. Romelo Lukaku diperkirakan juga akan menjadi penantang serius karena akan mendapat sokongan lini tengah yang lebih mumpuni ketimbang saat masih di Everton dua musim sebelumnya. Nama-nama lain yang diperkirakan akan moncer pada musim 2017-2018 ini adalah Kun Aguero, Alexandre Lacazette, Alvaro Morata, atau Sadio Mane, disusul nama-nama seperti Chicarito Hernandez, Dele Alli, atau Gabriel Jesus yang bisa membuat kejutan.

KEDUA, tim promosi manakah yang akan turun kasta lagi?

Musim ini ada Huddersfield Town dan Brighton & Hove Albion, dua tim yang sudah cukup lama tak merasakan sengitnya kompetisi divisi utama di Inggris, tetapi berhasil naik kasta pada musim ini. Mereka ditemani oleh Newcastle United yang kembali ke Premier League setelah terdegradasi musim 2015-2016 lalu. Sekadar info tambahan, Brighton & Hove Albion terakhir kali berlaga di kasta tertingg 34 tahun silam, sedangkan Huddersfield 46 tahun silam!

Menariknya, selama dua musim terakhir, selalu ada tim promosi yang turun kasta lagi karena tidak kuat mengatasi sengitnya persaingan di liga utama. Pada Premier League 2015-2016, dari tiga tim yang promosi dari Liga Championship, yakni AFC Bournemouth, Watford, dan Norwich City, klub terakhir harus kembali turun kasta dan gagal promosi pada musim 2016-2017. Musim berikutnya, malah ada dua tim promosi yang terkapar sehingga terpaksa "dipulangkan" ke Liga Championship, yakni Hull City dan Middlesbrough, sedangkan Burnley selamat sekalipun hanya nangkring pada peringkat ke-16 pada musim kompetisi musim lalu. Menarik untuk ditunggu sejauh mana kiprah Newcastle United, Huddersfield Town dan Brighton & Hove Albion musim ini. Siapakah menurut Anda yang akan pulang kampung ke Liga Championship?

KETIGA, akankah tim juara bernasib buruk, termasuk pelatihnya?

Seperti kita ketahui bersama, dua musim terakhir sangat tidak bersahabat bagi tim sang juara bertahan. Premier League musim 2015-2016 seolah tak ingin dikenang oleh Chelsea, yang terdampar di peringkat ke-10 setelah menjadi kampiun pada musim 2014-2015. Kemerosotan prestasi yang diikuti dengan dipecatnya Jose Mourinho yang kini menangani Manchester United. Musim berikutnya menjadi lebih tidak ramah lagi karena Leicester City yang sangat fenomenal dan merajai kompetisi musim 2015-2016, harus terperosok ke peringkat ke-12, yang berujung dipecatnya Claudio Ranieri yang kini melatih FC Nantes di Ligue 1, Prancis.

Menarik ditunggu apakah Chelsea juga akan tertular nasib buruk dua jawara sebelumnya, yang berujung pada dipecatnya Antonio Conte? Jauh sebelum musim dimulai, Conte sudah memahami akan fenomena aneh ini dan tentu ia akan berupaya "menangkalnya" sekuat tenaga. Ia tentu tak ingin mencoreng reputasinya yang sangat bagus setelah membawa Chelsea menjuarai Premier League pada musim perdananya melatih di ranah Inggris.

****

Bagaimana prediksi Anda? Apakah Anda juga memprediksi tiga cerita musim lalu akan terulang lagi? Atau, apakah ada cerita baru dari ketiga fakta di atas, ditambah bumbu-bumbu lainnya yang membuat Premier League kali ini layak dinanti-nantikan setiap pekannya? Kita tunggu bersama!

Salam olahraga