Mohon tunggu...
Widi Kurniawan
Widi Kurniawan Mohon Tunggu... Human Resources - Pegawai

Pengguna angkutan umum yang baik dan benar | Best in Citizen Journalism Kompasiana Award 2022

Selanjutnya

Tutup

Diary Artikel Utama

Begitu Sulit Melupakan Stasiun Solo Balapan

28 September 2022   21:12 Diperbarui: 29 September 2022   19:10 2059
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
KRL Jogja-Solo ngetem di Stasiun Balapan, kereta inilah pengganti KA Pramex yang legendaris (foto by widikurniawan)

Bicara soal stasiun kereta api paling berkesan, saya harus akui bahwa Stasiun Balapan di Kota Solo, Jawa Tengah menjadi paling membekas dalam memori.

Stasiun Solo Balapan atau lebih dikenal dengan Stasiun Balapan, bahkan kondang berkat lagu legendaris milik almarhum Didi Kempot.

Ning Stasiun Balapan

Kuto Solo sing dadi kenangan

Kowe karo aku

Naliko ngeterke lungamu

Bagi orang yang paham dengan lirik berbahasa Jawa itu, lagunya memang menyayat hati. Terlebih bagi yang memiliki banyak kenangan di tempat itu, seperti saya (ehem...).

Stasiun Balapan, sekitar tahun 2002 hingga 2006, menjadi saksi bisu ketika saya mengantarkan kepergian kekasih (ciee...) berangkat untuk balik ke Jakarta menggunakan Senja Utama. Setelah itu beberapa hari kemudian menjemput kedatangannya kembali di tempat yang sama.

Romantisme ala mahasiswa yang sama-sama merantau. Bedanya dia merantau dari Jakarta untuk kuliah di Solo, sedangkan saya merantau dari Temanggung, yang bisa ditempuh sekira 4 jam naik motor Astrea waktu itu.

Belajar menulis reportase di Stasiun Balapan

Selain kenangan yang bisa bikin "haha-hihi" sendiri, Stasiun Balapan menyimpan memori yang cukup berarti bagi saya. Di tempat itulah, sekitar 2005 silam, saya pertama kalinya belajar menulis dan reportase.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun