Mohon tunggu...
Widi Kurniawan
Widi Kurniawan Mohon Tunggu... Human Resources - Pegawai

Pengguna angkutan umum yang baik dan benar.

Selanjutnya

Tutup

Birokrasi Artikel Utama

PNS Harus Siap Lahir dan Batin Sebelum Pindah ke IKN

23 Januari 2022   17:31 Diperbarui: 25 Januari 2022   21:00 1339 33 8
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Disain final Istana Negara IKN baru (Sumber: Kompas.com/Instagram: Nyoman_Nuarta)

Rencana pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kalimantan Timur semakin santer dibicarakan. Terbaru, nama "Nusantara" telah resmi ditetapkan sebagai nama IKN.

Menanggapi hal itu, seorang kawan yang bekerja sebagai PNS di sebuah Kementerian sempat mencurahkan isi hatinya.

"Biar yang muda-muda aja lah, kita ini yang udah punya anak sekolah, istri kerja di sini, repot bakalan," ucapnya.

Memang patut dimaklumi alasannya. Bagi yang sudah berkeluarga dan sudah terlanjur nyaman tinggal di suatu daerah, pindah ke daerah baru yang jauh menjadi sebuah dilema tersendiri.

Meskipun ada aturan yang menyebutkan bahwa "PNS harus siap ditempatkan di mana saja". Tetapi sudah banyak terjadi jika faktor keluarga yang berjauhan bisa mengganggu kinerja seorang pegawai.

Tentunya pemerintah telah mengkaji hal itu. Terhadap aparatur sipil negara yang akan dipindahkan ke Nusantara, pemerintah saat ini mempunyai pekerjaan rumah yang besar untuk menyusun kriteria para abdi negara yang akan ditempatkan di sana.

"Pengennya sih pindah ke Pemda atau instansi yang nggak ikutan pindah ke sana," lanjut kawan tadi.

Sebelum semuanya jelas dan pasti, tak bisa dipungkiri bakal timbul berbagai bayangan di benak para PNS instansi pusat yang berkantor di Jakarta saat ini. Mereka adalah pegawai di Kementerian, Badan, Lembaga dan seterusnya.

Banyak yang harap-harap cemas. Ada yang pasrah. Ada pula yang sudah ancang-ancang minta pindah.

Namun, ada pula yang merasa optimis dan semangat dengan perpindahan ke IKN.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Birokrasi Selengkapnya
Lihat Birokrasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan