Mohon tunggu...
Widi Admojo
Widi Admojo Mohon Tunggu... Widiadmojo adalah seorang guru, pemerhati masalah pendidikan, pengurus PGRI cabang di Pejagoan Kebumen

Memiliki ketertarikan dengan masalah pendidikan, humanisme, hak asasi dan pengentasan kemiskinan

Selanjutnya

Tutup

Hobi

Bikin Koran Pribadi Mengapa Tidak

17 September 2019   14:24 Diperbarui: 17 September 2019   17:39 0 0 0 Mohon Tunggu...
Bikin Koran Pribadi Mengapa Tidak
dokpri

Perkembangan IT yang super cepat dan luar biasa,  telah menciptakan dunia baru yang sama sekali tidak terbayangkan sebelumnya.  IT telah merubah seratus derajat pola kehidupan manusia dengan sangat pesat. 

Media masa pun tidak luput dari perubahan.  Bahkan media merupakan salah satu akselerator perubahan terdepan dalam dunia IT. Perkembangan IT yang cepat seperti itu membawa dampak berbagai hal dan menjadi pemicu perubahan khususnya dunia digital. 

Pehobi tulis menulis tentunya sangat menikmati perubahan luar biasa di bidang IT.  Dahulu untuk menulis sebuah karya pehobi tulis menulis cukup repot mulai  dari  menggotong mesin ketik menyiapkan kertas mengirim via pos  yang cukup ribet dan rumit. Untuk berekspresi melalui karya menulis membutuhkan energi sedemikian rupa. 

Saat ini pehobi tulis menulis seperti menemukan dunianya.  Berkarya menjadi sedemikian "smart" bahkan mengasyikkan.  Pehobi tulis menulis seperti bisa selalu berejakulasi dengan khayalan emaginasinya.  Luar biasa.  Pesatnya dunia IT menjadikan impian baru yang kadang tidak terjangkau akal biasa kita.  

Saat ini berkat perkembangan dunia digital yang cepat menulis menjadi semakin mudah dan cepat. Pehobi tulis menulis bisa berekspresi sebebas bebasnya,  kapan saja,  dimana saja dalam form seperti apa semua bisa dilakukan. 

Mengaktualisasikan diri dalam area tulis menulis telah pula memasuki babak baru.  Media kertas sudah terancam terbenam. Selain menjadi tampak sisi borosnya media kertas juga kelihatan menjadi terkungkung monoton dan mudah terasa baginya. 

Untuk membaca berita di koran dulu seseorang harus menunggu cetak terbit.  Membacanya butuh waktu dan tempat.  Habis terbaca media kertas kemudian tak bernilai kecuali berubah jadi rongsok kertas. 

Membuat koran sendiri pun sekarang bisa dilakukan. Dahulu untuk membuat majalah dinding pun pehobi tulis menulis betapa ribetnya.  Menempel kertas menulis dengan tinta lalu memasang dengan hasil yang kurang menarik.  Saat ini pehobi bisa membuat mading elektronik.  Bahkan membuat koran elektronik pun bisa.  Cukup dengan modal laptop dan internet pehobi tulis menulis sudah bisa menciptakan koran elektronik sebagai ekspresi aktualisasi diri pehobi. 

Selamat berkarya selamat berkinerja. 

KONTEN MENARIK LAINNYA
x