Mohon tunggu...
Weinata Sairin
Weinata Sairin Mohon Tunggu... Pemuka Agama - Teologi dan Aktivis Dialog Kerukunan

Belajar Teologia secara mendalam dan menjadi Pendeta, serta sangat intens menjadi aktivis dialog kerukunan umat beragama

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Di Ruang Tunggu Ku Menunggu

25 November 2022   00:02 Diperbarui: 25 November 2022   00:08 39 3 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana Adalah Platform Blog. Konten Ini Menjadi Tanggung Jawab Bloger Dan Tidak Mewakili Pandangan Redaksi Kompas.
Lihat foto
Rumah sakit | sumber: tanjungpinangkota.go.id

DI RUANG TUNGGU
KU MENUNGGU

sepagi itu
aku dan istriku
telah hadir
di ruang tunggu
sebuah rumah sakit
semua nakes sibuk
pasien masih berderet menunggu
nomor antrian
banyak pasien
berusia lanjut
datang dengan
kursi roda
pada wajah-wajah mereka tergurat
seberkas harapan
bahwa mereka
akan sembuh
pulih
dan mampu hidup lagi secara normal
dan standar
meneruskan
perjalanan ziarah panjang
yang takdiketahui
kapan berakhir
dan dimana
terminal penghabisan
berada

sekitar empat jam
kami melakukan
konsultasi dengan para dokter ahli
kami didampingi
anak-anak kami
menempuh prosedur standar
dalam rangka
proses pemeriksaan kesehatan

para dokter memeriksa kami
cepat dan profesional
melakukan tindakan medik
menetapkan diagnosis
dan memberikan resep
merekomendasi
untuk melakukan tindakan lanjutan
beberapa waktu mendatang

menjaga dan memelihara kesehatan
memang harus menjadi agenda penting dalam
perjalanan kehidupan

mereka yang workaholik
yang nyaris terpenjara pada kerja
sehingga menafikan
dan melupakan
segalanya
acap mengalami gangguan kesehatan yang amat berat
di masa tua

masa tua
seharusnya bisa
dinikmati penuh sukacita
bukan didera sakit penyakit
yang membuat
hidup taklagi indah
mari menjaga kesehatan
lebih serius
kontinyu
dan terstandar.

Jakarta, 23 November 2022/pk.17.07
Weinata Sairin

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan