Mohon tunggu...
Achmad Suwefi
Achmad Suwefi Mohon Tunggu... Administrasi - pekerja swasta penggemar Liverpool, Timnas dan Argentina

You will never walk alone

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Bangga Punya Teman Seangkatan SMA Jadi Ajudan RI-1 dan RI-2

14 Agustus 2020   19:01 Diperbarui: 14 Agustus 2020   19:19 1489
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
(Kolonel Abdul Haris saat Sidang Istimewa MPR/ sumber foto dilansir dari live TV One Capture)

Sebuah kebanggaan tentunya bisa bertemu dengan orang nomor 1 dinegeri, bisa langsung bertatap muka serta salaman tanpa halangan (untuk yang ini ucapan terima kasih untuk Kompasiana sehingga bisa makan siang bersama Presiden Joko Widodo di Istana Negara). Apalagi yang bisa menjaga RI1 atau RI2 sebutan untuk Presiden Joko Widodo dan Wapres KH. Ma'ruf Amin tentu menjadi sebuah kebanggaan dan tanggung jawab yang luar biasa.

Itu yang kini diemban oleh kedua teman angkatan penulis yakni Fisika SMA 34 Jakarta Selatan Angkatan 95 yakni Kolonel Abdul Haris (Ajudan Pribadi Presiden) dan Kolonel Sigit Gatot Prasetyo (Ajudan Pribadi Wapres). Sebuah kebanggaan tersendiri sebagai teman angkatan di SMA 34 yang juga dikenal dengan beberapa lulusannya sukses menjadi penyanyi seperti Raisa dan Afgan.

(Momen Ndan Abdul Haris saat menemani Presiden di Istana Negara/sumber foto dilansir dari pikiran rakyat.com)
(Momen Ndan Abdul Haris saat menemani Presiden di Istana Negara/sumber foto dilansir dari pikiran rakyat.com)
(Momen Ndan Sigit Gatot bersama ajudan Wapres KH. Ma'ruf Amin/ sumber foto dilansir dari detiknews.com)
(Momen Ndan Sigit Gatot bersama ajudan Wapres KH. Ma'ruf Amin/ sumber foto dilansir dari detiknews.com)
Penulis sendiri terakhir berhubungan by WA phone dengan Ndan Abdul Haris, biasa penulis memanggil atau saat menulis dipercakapan via WA. Hampir sejam ngobrol tentang banyak hal termasuk tentang bagaimana dan apa yang dilakukan Ndan Haris selaku ajudan pribadi Presiden Joko Widodo dikesehariannya saat bertugas menjaga Presiden.

Presiden Joko Widodo selalu update situasi terkini dan bisa langsung meminta ajudannya untuk menghubungi menteri terkait agar tahu perkembangan terhadap isu yang sedang terjadi

"Tolong hubungi Bu Menteri Keuangan," pinta pak presiden Jokowi

"Selamat Pagi Bu Menteri, bapak ingin bicara," dengan cepat handphone pun berpindah tangan ke pak presiden.

Kemudian apakah Ajudan Pribadi harus mencatat setiap perkataan ataupun permintaan Pak Presiden

"Harus dicatat, Wef" ungkap Ndan Haris karena terkadang Pak Presiden suka menanyakan serta sebagai bahan laporan kerja.

Lalu mengenari sistem kerja sebagai Ajudan Pribadi

"Ada pengaturan karena ada total empat ajudan perwakilan setiap angkatan, dua untuk tugas utama serta cadangan, satu standby di kantor dan satu off tapi tetap harus siap jika dipanggil,"terang Ndan Haris.

"Wah asyik dan sebuah tanggung jawab yang luar biasa pastinya menjaga orang nomor satu dinegeri ini, kapan-kapan bisa kumpul ndan bareng teman SMA lainnya,"pinta penulis pada Ndan Haris

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun