Mohon tunggu...
Mas Webe
Mas Webe Mohon Tunggu... Penulis - yesterday afternoon writer, working for my country, a reader, any views of my kompasiana are personal

"There is so much weariness and disappointment in travel that people have to open up – in railway trains, over a fire, on the decks of steamers, and in the palm courts of hotels on a rainy day. They have to pass the time somehow, and they can pass it only with themselves. Like the characters in Chekhov they have no reserves – you learn the most intimate secrets. You get an impression of a world peopled by eccentrics, of odd professions, almost incredible stupidities, and, to balance them, amazing endurances." — Graham Greene, The Lawless Roads (1939)

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Usai Gempa Bumi, Lebih Baik Membangun Kembali atau Mundur?

14 Januari 2022   20:36 Diperbarui: 14 Januari 2022   20:54 73 6 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Rumah rusak di Pandeglang akibat gempa M 6,7 yang mengguncang Sumur, Pandeglang, Banten pada pukul 16.05 WIB.(PUSDALOPS BNPB via kompas.com)

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang terjadi di Sumur, Banten pukul 16.05 WIB, Jumat (14/1/2022). "Gempa Magnitudo: 6.7, 14-Jan-22 16:05:41 WIB," tulis akun twitter BMKG @infobmkg . 

Lokasi gempa berada di koordinat 7,01 Lintang Selatan dan 105,26 Bujur Timur. Pusat gempa berada di laut pada kedalaman 10 km. Sejumlah lokasi yang terjadi gempa yaitu di 52 km Barat Daya Sumur-Banten; 71 km Barat Daya Muara Binuangeun-Banten; 95 km Barat Daya Labuan-Banten; 141 km Barat Daya Serang-banten; dan 197 km Barat Daya Jakarta-Indonesia. Getaran terasa kuat sampai ke daerah Jakarta dan sekitarnya.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episentrum dan kedalaman hiposentrumnya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi. 

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik thrust fault," kata Prayitno melalui keterangan tertulisnya. 

Akibat gempa tersebut, guncangan terasa hingga daerah Cikeusik dan Panimbang; Labuan dan Sumur; Tangerang Selatan, Lembang, Kota bogor, Pelabuhan Ratu, Kalianda, bandar Lampung; Anyer; Jakarta, Kota Tangerang, Ciracas, Bekasi, Kota Bandung, Kab.Bogor, Kotabumi. 

Hingga sejak pukul 17.29 WIB, sudah ada laporan dampak kerusakan di Kecamatan Munjul dan Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Jawa Barat yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. "Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ucapnya. 

Berdasarkan hasil monitoring BMKG, menunjukkan adanya dua aktivitas gempa bumi susulan aftershock dengan magnitudo M3,7 dan M3,5 pada pukul 16.40 WIB. Atas kondisi tersebut, BMKG mengimbau kepada masyarakat di lokasi terdampak agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Gempa dengan magnitudo 6,7 yang berpusat di selatan Banten, Jumat (14/1/2022) dirasakan kuat selama 4-5 detik di Kecamatan Sumur dan Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten. "Warga sempat berhamburan keluar rumah saat merasakan kuatnya guncangan," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, melalui keterangan tertulisnya, Jumat (14/1/2022).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mengatakan Gempabumi tektonik Magnitudo 6,7 di Selatan Banten mengakibatkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kalideres dan Kantor Wali Kota Jakarta Timur terdampak. 

RSUD Kalideres mengalami keretakan pada bagian dinding. Sementara Kantor Walikota Jakarta Timur terjadi kerusakan pada dinding toilet dan keramik terlepas. 

"RSUD Kalideres retak sebagian dinding. Kantor Walikota Jakarta Timur, kerusakan pada dinding toilet kondisi keramik terlepas," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan (Kapusdatin) BPBD Jakarta M Insaf melalui keterangan tertulisnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan