Mohon tunggu...
Wawan Prasetyo
Wawan Prasetyo Mohon Tunggu... Mahasiswa S1 Pendidikan Ekonomi, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung

Sedang memperjuangkan gerakan koperasi melalui KOPMA Bumi Siliwangi UPI. Segera memulai pencarian makna hidup dan berkarya di Pemuda Bakti Banua dan Global Islamic Boarding School.

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

Anak Muda Indonesia, Berkoperasilah!

20 April 2021   12:19 Diperbarui: 20 April 2021   12:42 101 3 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Anak Muda Indonesia, Berkoperasilah!
https://kinaryacoop.com/

"Hanya ada satu negara yang pantas menjadi negaraku, ia tumbuh dengan perbuatan dan perbuatan itu adalah perbuatanku"---Bung Hatta

Tinta sejarah tercatat dengan rapih bahwa anak muda turut serta dalam upaya memerdekaan bangsa Indonesia. Salah satu titik terbaiknya saat golongan muda "mendesak" Bung Karno untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

Indonesia dianugerahi bonus demografi pada 2030--2040 dengan komposisi penduduk usia produktif diprediksi mencapai 64% dari total proyeksi penduduk sebesar 297 juta jiwa (Bappenas). Anugerah tersebut menjadi pintu gerbang yang luas bagi anak muda untuk mengaktualisasikan energi agar lebih produktif dan kontributif.

Anak muda hampir selalu mengubah sesuatu yang usang menjadi kebaruan. Tengoklah Nadiem Makarim yang mengubah wajah baru dunia perojekan. Bahkan hari ini Gojek menjelma menjadi salah satu super apps dengan status decacorn. Alamanda Shantika juga berhasil mendirikan sekolah coding pertama di Indonesia untuk "memproduksi" ahli teknologi Indonesia di masa depan.

Koperasi merupakan contoh benda "usang" yang jarang mendapat sentuhan tangan dan energi anak muda. Koperasi dikenal lekat dengan golongan "kolotnial", usahanya konvensional simpan pinjam, stigma investasi bodong, dan berbagai kacamata yang cenderung memojokkan nilai koperasi.

Keusangan tersebut akhirnya mendapat angin segar setelah pembentukan lembaga inovasi koperasi pertama di Indonesia, Indonesian Consortium for Cooperatives Innovation (ICCI). Kehadiran lembaga ini menjadi titik tolak munculnya ekosistem koperasi kreatif. Mari kita menengok InnoCircle Initiative di Purwokerto dan Siger Innovation Hub di Lampung sebagai inkubator bisnis bagi pelaku koperasi maupun ekonomi kreatif.

Kinarya Coop merupakan salah satu koperasi kreatif kekinian yang digarap para anak muda secara gotong royong untuk memproduksi film. Startup Coop maupun Platform Coop mulai tumbuh subur di Indonesia (kunjungi warko.id, Beceer, Ustreet, Pitoo Coop)

http://startupcoop.net/
http://startupcoop.net/
Hidup di abundance era, banyak pengetahuan tersedia di berbagai meja-meja digital. Anak muda yang ingin memulai pdkt dengan model koperasi kekinian hingga mempertajam pengetahuannya dapat mengakses knowledge hub diatas (Silakan akses di startupcoop.net dan saudaranya platformcoop.id)

Startup Coop dan Platform Coop merupakan model koperasi yang fit in dengan anak muda Indonesia. Kementerian Koperasi dan UKM bersama pemangku kebijakan lainnya mempermudah akses perizinan pendirian koperasi menjadi cukup dengan 9 orang. Persyaratan tersebut memungkinkan anak muda yang membuat startup berinisiatif mendirikan koperasi model kekinian.

Ekosistem koperasi kekinian mulai hidup dan didukung untuk terus berkelanjutan oleh pemangku kebijakan, lembaga inovasi koperasi, praktisi koperasi hingga akademisi.

Anak muda, bonus demografi dan koperasi kekinian adalah racikan paling maknyus abad ini di Indonesia. Tidak perlu menunggu kesempatan emas hadir, anak muda lah yang harus mengambil kesempatan itu. Anak muda harus paham bahwa kesempatan seperti dua sisi koin, berhasil atau gagal. "Dont let the fear of failure stop us from growing"

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x