Mohon tunggu...
Wawan
Wawan Mohon Tunggu...

Belajar jadi penulis

Selanjutnya

Tutup

Otomotif

Hati-hati dengan AC Mobil!

8 Februari 2015   21:19 Diperbarui: 17 Juni 2015   11:35 170 0 0 Mohon Tunggu...

lni pengalaman berkendaraan aku dengan si Om Tua Katana. Perjalanan Bandung-Majalengka 120 km dengan kelokan dan tanjakannya yang tajam membawa keasyikan tersendiri. Ditambah bunyi "cicit-cicit cuit" dipersendiannya karena ujur tambah meriah. Tapi bukan itu pokok bahasannya.... :)
Perjalanan Bandung-Majalengka sudah dua kali aku tapaki dengan si Om Katana. Pada parçalanan pertama.... Hebat dia punya nyali untuk mendaki dan bergoyang ria di jalanan yang nyaris seperti dasar sungai air deras berbatu. Ya... waktu itu aku ambil jalan pintas karena jalan biasa putus kena longsoran. Jalan pintas ini memiliki tanjakan tajam dan sempit, sehingga sulit ketika berpapasan dengan kendaraan besar. Namun alhamdulillah perjalanan lancar walaupun butiran buah tasbih tak terhitung bilangannya, sekedar menenangkan diri.... :) masih belajar, cuma modal nekad!
Perjalanan ke-dua... Saya menggunakan jalur normal, karena sudah tidak longsor. İni yang membuat aku setres berat! Ditanjakan yang tak setajam perjalanan pertama si Om ogah untuk naik. Di gigi satu pun tak mau. Rem tangan tak mau membantu lagi! Mundur perlahan dengan pandangan gelap karena sudah hampir jam 19.30.... Takut! Jelas karena itu tanjakan tajam dengan sisi kiri kanan tebing curam. Anakku nangis sejadinya... kertika ban belakang nginjak batas jalan yang menggunung. Mobil miring hampir terguling! Alhamdulillah semua selamat dan dapat dikendalikan...
Setelah sampai dijalanan yang sedikit rata. Si Om aku tenangkan, kelihatan ngos-ngosan. Kubukakan kap mesin biar agak adem.  Saya berpikir keras dan bertanya "apa sih masalahnya om?"
"Ehm...!" tiba-tiba ada suara batuk berdehem terdengar dari dalam mesin katana. Seperti manusia mesin itu mau menjawab. Wajahku pucat pasi ketakutan....
"Ya.... Ya ya, apa kira-kira masalahnya om? Karena om sudah tua atau ada yang lain?" aku memberanikan diri bertanya kembali mudah-mudahan ada solusi.
"Ya, om memang sudah tua itu salah satu penyebabnya.... dan penyebab lainnya adalah..."
"Apa itu om?" aku memotong pernyataannya karena penasaran..
"Kamu tuh orangnya nggak sabaran yah? Sedikit sabar kenapa sih?" si om sedikit jengkel...
"Ya maaf om. Maaf!"
"Begini... dengarkan! Karena om sudah tua... maka kerja mesin om sudah tak maksimum. Kenapa bulan kemarin om masih kuat ditanjakan berat? Karena om dulu lebih muda sebulan dari sekarang... dan sekarang tenaga makin berkurang! Canda itu mah.. hehehe... ! Yang lebih memberatkan kerja mesin adalah AC yang dinyalakan di level-3. İtu yang membuat mesin om ngga kuku!" Om Katana menjelaskan dan sedikit menarik nafas...
"Oooooh... begitu, masalahnya! Hanya karena AC nyala? Memang om bulan kemarin ac tidak saya nyalakan karena hari tidak hujan.... pantesan om sepertinya tangguh banget!" aku ketawa lega....
"Ya coba sekarang tolong ac nya matikan! Pasti om kuat, sekuat bulan kemarin.... hehehe!" si Om Katana terkehkeh....
"Siap Om!"
Alhamdulillah si Om Katana kuat lagi ditanjakan bahkan di gigi 2 dengan AC kondisi off. Akhirnya kami selamat ditujuan dengan segudang pengalaman berharga.... "Terimakasih Om... jangan rewel dan minta jajan terus ya?"
"Ya ya yaaaaaa.... hahaha" si Om katana tertawa....
Ac mobil harus hati-hati digunakan, karena mengurangi kinerja mesin. Khusus katana ya... mobil jenis lain belum tahu ... ):

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x