Mohon tunggu...
Franchise Indonesia
Franchise Indonesia Mohon Tunggu... Administrasi - Pusat Artikel Waralaba dan Lisensi

One Stop Franchise Servise

Selanjutnya

Tutup

Money

Franchisor dan Franchisee Bukanlah Mitra

13 Desember 2018   13:55 Diperbarui: 13 Desember 2018   14:00 383
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Franchisee dan Franchisor Bukanlah Mitra

Dalam suatu kemitraan (Partnership) & joint venture pihak mitra berbagi laba dan atau kerugian dalam suatu usaha. Dalam franchising, pihak Franchisor berharap untuk mendapatkan pembayarakn untuk pemakaian dari merek dagang dan support, terlepas apakah Franchisee membuat untung atau tidak.

Franchise fee pada hakikatnya adalah pengganti kerugian yang dibayar (franchisee) pada franchisor karena keberhasilan telah mengembangkan usaha. Perhitungan franchise fee ini adalah hasil bagi dari biaya-biaya awal dengan -- perkembangan ditambah margin dibagi dengan jumlah gerai yang telah dikembangkan selama sepuluh tahun.

Penghasilan franchisor yang diperoleh dari franchisee didasarkan pada persentase kalkulasi dari penjualan kotor Franchisee, yang memberi dorongan/insentive pada Franchisor untuk membantu Franchisee meningkatkan penjualannya.

 Adakalanya Franchisor menentukan suatu angka manual, yang dapat lebih tinggi dari persentase Fee sekiranya Franchisee membuat keuntungan yang besar, Royalty Fee dihitung atas dasar persentase yang sama dari penjualan kotor dari volume penjualan yang rendah.

Jadi daripada menjadikan franchisor sebagai partner/mitra adalah lebih tepat untuk melihari franchisor sebagai seorang lisensor dari merk dagang dan system bisnis serta pihak yang memberi assisestensi berkelanjutan, yang ingin mendasarkan penghasilan dari pendapatan yang naik maupun turun dari penjualan franchisee dan tidak didasarkan pada penarikan fee tetap untuk assistensinya.

    Setiap organisasi franchise yang sukses, memiliki cara melakukan Sistem- atau konsep bisnis tersebut meliputi:

  • Produk yang sudah baku/standar

  • Proses produksi yang sudah teruji dan standar

  • System operasi yang sudah mapan dan baku

  • Tanda-tanda dan signage yang standar

  • HALAMAN :
    1. 1
    2. 2
    3. 3
    4. 4
    Mohon tunggu...

    Lihat Konten Money Selengkapnya
    Lihat Money Selengkapnya
    Beri Komentar
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun