Mohon tunggu...
Qy
Qy Mohon Tunggu... Mahasiswi

Masih belajar dalam hal apapun

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Evaluasi dan Tindak Lanjut Program BK

8 Mei 2019   00:04 Diperbarui: 8 Mei 2019   01:35 0 0 0 Mohon Tunggu...

Setelah kita melaksanakan program bimbingan konseling, penilaian merupakan langkah penting agar kita dapat mengetahui dan mengidentifikasi keberhasilan pelaksanaan program bimbingan yang telah dilaksanakan. Artinya keberhasilan program dalam pencapaian tujuan merupakan suatu kondisi yang hendak dilihat lewat kegiatan penilaian.

Evaluasi program adalah suatu unit atau kesatuan kegiatan yang bertujuan mengumpulkan informasi tentang realisasi atau implementasi dari suatu kebijakan, berlangsung dalam proses yang berkesinambungan, dan terjadi dalam suatu organisasi yang melibatkan sekelompok orang guna pengambilan keputusan. Ralph Tyler (2010: 67) mengatakan bahwa evaluasi program adalah proses untuk mengetahui apakah tujuan pendidikan sudah dapat terealisasikan.

Evaluasi program bertujuan untuk mengetahui pencapaian tujuan program . Selanjutnya, hasil evaluasi program digunakan pada program sebelumnya menjadi acuan dasar untuk melaksanakan kegiatan tindak lanjut atau untuk melakukan pengambilan keputusan berikutnya. Evaluasi sama artinya dengan yang telah dilaksanakan kegiatan supervisi. Kegiatan evaluasi/supervisi dimaksudkan untuk mengambil keputusan atau melakukan tindak lanjut dari program yang telah dilaksanakan. Manfaat dari evaluasi program dapat berupa penghentian program, merevisi program, melanjutkan program, dan menyebarluaskan program.

Hendaknya pelaksana evaluasi (evaluator) mengetahui letak kekurangan dan ketercapaian program. Kemudian Hasilnya digunakan untuk menentukan tindak lanjut atau keputusan yang akan diambil. Dalam kegiatan evaluasi program, indikator merupakan petunjuk untuk mengetahui keberhasilan atau ketidakberhasilan suatu kegiatan. 

Dalam melakukan evaluasi, perlu dipertimbangkan model evaluasi yang akan dibuat. Biasanya model evaluasi ini dibuat berdasarkan kepentingan seseorang, lembaga atau instansi yang ingin mengetahui apakah program yang telah dilaksanakan dapat mencapai hasil yang diharapkan evaluasi program dibutuhkan kriteria. Istilah "kriteria" dalam penilaian sering juga dikenal dengan kata "tolak ukur" atau "standar". Dari nama-nama yang digunakan tersebut dapat segera dipahami bahwa kriteria, tolak ukur, atau standar, adalah sesuatu yang digunakan sebagai patokan atau batas minimal untuk sesuatu yang diukur. 

Prosedur penelitian evaluasi adalah sebagai berikut:

  1. Evaluator menggali informasi tentang masalah yang akan diteliti.
  2. Peneliti merumuskan problematika penelitian dalm bentuk pertanyaan penelitian setelah terlebih dahulu 
  3. Peneliti menyusun proposal penelitian dengan mencantumkan latar belakang masalah, alasan mengadakan penelitian, problematika, tujuan, hipotesis, instrumen pengumpulan data dan teknik analisis data.
  4. Peneliti mengatur perencanaan penelitian, menyusun instrumen, menyiapkan kancah penelitian dan melaksanakn uji coba instrumen.
  5. Pelaksanan penelitian dalam bentuk yang disesuaikan dengan model penelitian yang telah dipilih. 
  6. Peneliti mengumpulkan data.
  7. Menganalisis data yang terkumpul.
  8. Menyimpulkan hasil penelitian berdasarkan atas gambaran sejauh mana data sesuai dengan tolok ukur.
  9. Informasi mengenai hasil penelitian evaluasi disampaikan kepada pengelola program atau pihak yang minta bantuan kepada peneliti evaluasi. 

Demikian ada dua tujuan evaluasi yaitu tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan umum diarahkan kepada program secara keseluruhan sedangkan tujuan khusus lebih difokuskan pada masingmasing komponen. Evaluasi program bertujuan untuk menyediakan data dan informasi serta rekomendasi bagi pengambil kebijakan (decision maker) untuk memutuskan apakah akan melanjutkan, memperbaiki atau menghentikan sebuah program.

Secara umum penelitian evaluasi program diperlukan untuk merancang, menyempurnakan dan menguji pelaksanaan suatu praktik program yang dilakukan oleh calon peneiti. Dalam suatu rancangan program baru, kegiatan memerlukan data hasil evaluasi program yang lalu untuk membantu perencanaan hingga proses kegiatan program yang baru.