Humaniora Pilihan

Kalau Masih Bisa Dibimbing, Kenapa Harus Dihukum Dulu?

13 Oktober 2017   18:11 Diperbarui: 13 Oktober 2017   18:18 652 1 0
Kalau Masih Bisa Dibimbing, Kenapa Harus Dihukum Dulu?
Bidanku.com

Kita pasti mengetahui banyak sekali berbagai macam cara agar bisa membuat orang yang nakal menjadi jera, tapi apakah hal itu membuat kondusif suasana? Pastinya ada yang bisa atau malah semakin memperkeruh keadaan,tergantung bagaimana mereka menyikapinya dengan bijak. 

Bayangkan saja jika anak nakal itu ketika mendapat hukuman akan semakin menjadi-jadi nakalnya? Bukannya yang semakin susah itu kita sendiri? Apakah mereka memikirkan nasib kita yang memikirkan dia agar menjadi anak good boy? Pasti jawaban kita "iya", kenapa? Karena mereka sebenarnya ingin berkreasi dengan lebih, tapi perpektif kita yang beda terhadap mereka.

https://www.ummi-online.com
https://www.ummi-online.com

Kenakalan disebabkan oleh banyak factor, baik dari keluarga, teman sekolah, maupun lingkungan masyarakat. Hal yang paling mendasar untuk membimbing anak yang nakal adalah agar bisa merubah sikapnya yakni melalui lingkungan yang ada dikeluarganya, jika suasana keluarga tidak kondusif, misalnya hal mendasar adalah seperti hubungan orang tua dan anak. Jika hal seperti itu saja sudah tidak kondusif, bagaimana bisa orang tua membimbing anaknya.

Kemudian hal selanjutnya yakni teman sekolah, hidup ber-sosial memang sangat perlu untuk ditanamkan pada anak, tetapi yang harus diwaspadai adalah teman yang mereka pergauli, baik apa tidak, bermasalah apa tidak. jika hidup mereka dinilai buruk, maka sebagai orang tua harus membimbing mereka agar bisa mengetahui mana yang baik bagi anak. 

Kemudian dari segi masyarakat, inilah peranan yang sangat besar untuk membimbing agar anak-anak yang ada di lingkungan kita memiliki sikap yang baik, jika sikap mereka baik maka tidak dengan omongan pun, lingkungan kita akan mendapatkan label baik.

Kabar Intens - blogger
Kabar Intens - blogger

Mendidik tidak harus dengan kekerasan, tidak dengan bentak-bentakan, tidak harus dengan main fisik. Tetapi dengan pendekatan yang baik, dengan bimbingan yang baik, dengan tutur kata yang halus, bisa menjadi jalan merubah sikap anak yang bandel menjadi baik, apalagi kita memberikan teladan yang baik, ketika kita melarang untuk merokok, sebaiknya kita juga tidak merokok. 

Jangan melarang sesuatu tapi kita melakukannya demi kepentingan kita sendiri, inilah yang secara tidak langsung merubah sikap anak yang baik menjadi nakal.