Mohon tunggu...
Ega Wahyu P
Ega Wahyu P Mohon Tunggu... Guru - Pendidik

Seorang pengelana dari negeri Khatulistiwa

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Mengapa Gaji Guru Honor Kecil?

16 Mei 2022   11:24 Diperbarui: 16 Mei 2022   11:45 3028
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Life hack. Sumber ilustrasi: PEXELS/SeaReeds

Beberapa waktu berlalu terdengar kabar yang cukup mengagetkan, bahwa telah viral berita tentang gaji guru yang berkisar empat ribu rupiah per jam pelajaran. 

Terus terang saja, ini sangat-sangat mengagetkan. Saya pikir, pengalaman mendapat gaji 300an ribu adalah paling kecil yang diterima oleh guru honorer. Ternyata malah ada yang lebih kecil lagi. Mungkin nanti viral lagi gaji guru seribu per jam, sudah seperti harga permen 3 biji.

Atas beberapa pertimbangan, sepertinya menarik juga membahas gaji orang yang tanpa tanda jasa ini mendedikasikan hidupnya untuk hajat hidup orang banyak. Mengapa gaji guru drastis seperti itu? Siapa pula yang bertanggung jawab atas hal tersebut?

Kalau mau ambil jalan pintas, tentu banyak orang menyalahkan pemerintah atas kasus ini. Karena program pemerintah yang mewajibkan belajar 12 tahun, maka seluruh komponen pembelajaran harus difasilitasi oleh pemerintah. 

Tetapi problematika di lapangan tidak semudah mengetik di laman online. Banyak hal yang sulit dicover, termasuk gaji guru. Setidaknya ada beberapa alasan mengapa gaji guru itu kecil, diantaranya sebagai berikut:

Pertama, gaji guru honor swasta dibayarkan menggunakan anggaran SPP. Sedangkan biaya SPP setiap sekolah berbeda-beda. Ada yang tinggi, adapula yang rendah. Semakin banyak siswanya, maka semakin besar pula SPP yang diperoleh. 

Peluang naik gaji masih ada. Kemungkinan guru honor yang gajinya kecil, dia bertugas di sekolah yang kecil pula, dalam artian sedikit siswanya, pelosok tempatnya, dan terbatas anggarannya. 

Sedangkan guru honor di sekolah negeri dibayarkan menggunakan anggaran BOS, terlepas itu BOSNAS atau BOSDA,  besarannya menyesuaikan kebijakan sekolah dan dibayarkan 3-4 bulan sekali mengikuti pencairan dana BOS tersebut.

Kedua, anggaran pendidikan tidak serta merta untuk gaji guru. Setidaknya sekian dana BOS tersebut, pembayaran honor guru hanya dapat digunakan 1/12 dari total anggaran yang diterima. Honor tersebut harus dibagi untuk petugas kebersihan, penjaga sekolah dan honorarium yang dibenarkan. 

Selain itu, guru juga harus tervalidasi di sistem dapodik untuk dapat menerima honor dari dana BOS. Sehingga bagi guru-guru baru yang belum masuk ke sistem, akan sulit menerimanya. Bisa saja tetap menerima, tergantung kebijakan sekolah yang mengelola dana.

Ketiga, jam mengajar sedikit. Guru honor dibayarkan gajinya sesuai jam mengajar. Sehingga, semakin banyak jam mengajar yang diampu seorang guru maka semakin bertambah pula gajinya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun