Mohon tunggu...
Wahyu NurBarokah
Wahyu NurBarokah Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswi UIN Raden Mas Said Surakarta

Hobi menulis, menyanyi, menari dan menggambar

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Self Love Menuju Bahagia Abadi

12 Juni 2024   13:00 Diperbarui: 12 Juni 2024   15:33 65
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Lyfe. Sumber ilustrasi: FREEPIK/8photo

Hai sobat semua, salam dan jumpa lagi dengan saya dalam pembahasan yang berbeda yaa. Senang sekali rasanya bisa menuangkan sedikit ilmu untuk kita pelajari bersama. Pembahasan kali ini cukup menarik nih sobat, karena menyangkut diri sendiri

Oke langsung saja saya kasih tau tema kita yaa yakni tentang self love. Sebelum membahas lebih dalam, saya mau bertanya dulu dengan teman-teman, pernah tidak kalian menjumpai orang-orang yang fokus utamanya yaitu membahagiakan orang lain bukan dirinya sendiri? Pasti pernah ya, saya sendiri juga pernah dan mungkin diantara kita ada yang berada dalam posisi demikian. Pasti rasanya tidak enak dan melelahkan.

Baiklah lanjut masuk ke pembahasan yaa
Dilansir dari laman Kemdikbud, Self love dimaknai sebagai perasaan mencintai diri sendiri, tetapi bukan berarti memenuhi diri dengan segala keinginan. Self love mengharuskan kita untuk memperlakukan dan menerima diri sendiri dengan baik dan apa adanya. 

Lalu mengapa self love ini begitu penting? Jawabannya self love sangatlah penting karena tanpa adanya self love maka tidak akan ada yang bisa selalu peduli, selalu ada dan memberi kebahagiaan pada diri kita, hanya diri kitalah yang akan selalu ada untuk diri sendiri. Hanya diri yang akan selalu memberi dorongan, semangat untuk bangkit kembali dan melanjutkan kehidupan menuju arah yang lebih baik.

Teman-teman semua, mungkin ada beberapa dari kita yang belum tau bagaimana cara mencapai self love atau mungkin sudah tau namun masih ragu untuk menerapkannya. Oke saya  kasih tau caranya yaa

Self love bisa kita capai dengan langkah kenali diri. Mengenali diri bisa kita lakukan dengan mencari tau apa yang menjadi kesukaan atau ketidaksukaan seperti barang, hobi, makanan, minuman, kegiatan, pakaian dan lain sebagainya. 

Dengan kita mengenali diri, maka besar kemungkinan kita akan mampu menerima segala hal tentang diri kita, bahkan untuk kondisi buruk sekalipun. Ia tidak menyalahkan diri namun memberi semangat untuk tetap melanjutkan hidup dengan cara yang lebih baik kedepannya.

Penerimaan kondisi apapun diri, akan membuat kita kemudian mencintai diri sendiri secara perlahan-lahan. Memang tidak mudah mungkin, karena banyak faktor yang sering mengganggu pemikiran kita. 

Seperti kata-kata yang sering terdengar dari dalam diri maupun orang lain "kamu lemah banget nggak bisa bantuin orang lain" "kamu egois banget sampai nggk mau bantuin orang lain" " kamu harus bantuin orang lain, karena kalau tidak maka kamu tidak akan punya teman" "kamu bodoh sekali tidak bisa ini itu" stop teman-teman semua, hindari pemikiran dan kata-kata yang menggangu seperti yang sudah saya paparkan. Remember, kesehatan mental itu penting. 

Jiwa kita juga butuh ketenangan. Memang tidak ada salahnya membantu orang lain, bahkan dalam Islam pun kita dianjurkan untuk bermanfaat bagi orang lain. Karena kita hidup untuk bisa bermanfaat. 

Namun sobat, tidak semua harus kita lakukan, perlulah kita membuat batasan dan porsi yang sesuai dengan diri kita. Tengok kembali, kira-kira sampai sejauh mana tubuh kuat. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun