Mohon tunggu...
Wahyu Purnomo
Wahyu Purnomo Mohon Tunggu... Mahasiswa tingkat akhir prodi Sastra Indonesia. nyambi skripsi: kerja!

Belajar Menulis

Selanjutnya

Tutup

Bola

Persebaya Imbang Lagi

19 Juni 2019   20:37 Diperbarui: 19 Juni 2019   20:45 28 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Persebaya Imbang Lagi
Bolasport.com

Persebaya menuai hasil yang kurang memuaskan kembali. Rabu(19/6) di hadapan pendukungnya sendiri Persebaya harus rela berbagi angka dengan Madura United di perempat final Piala Indonesia 18/19. Hasil ini tentunya menambah catatan buruk Persebaya di musim ini. Tercatat sudah 6 hasil minor semenjak kekalahan dari Arema Fc di Piala Presiden, Bali United di pekan pertama Liga 1 dan pekan ke-2 dan 3 memetik hasil imbang masing-masing dari PSIS, Kalteng Putra, dan terakhir Madura di Piala Indonesia.

Hasil ini tentu saja membuat kecewa beberapa Bonek yang hadir di Gelora Bung Tomo Surabaya. Sebelum pertandingan berakhir beberapa Bonek mulai menyalakan suar yang mengakibatkan pertandingan dihentikan. Hal ini tentu merugikan Persebaya, sebab dengan sisa waktu tambahan Persebaya terus mencoba untuk menggempur pertahanan Madura. Namun, Bonek yang kadung kecewa sudah tidak bisa menunggu hingga peluit panjang ditiupkan oleh wasit yang memimpin pertandingan.

Kekecewaan Bonek kali ini tentu bukan tanpa alasan. Sebab disadari atau tidak oleh manajemen Persebaya, selain dari sponsor tentu Bonek juga yang menghidupi tim sebesar Persebaya atau tim-tim lain ketika Persebaya bermain tandang dari segi tiket maupun aksesori yang dikeluarkan oleh manajemen. Hal inilah yang beberapa waktu terakhir selalu dikritisi oleh Bonek untuk manajemen Persebaya. Bonek melihat manajemen terlalu mementingkan sektor bisnis demi Persebaya yang stabil secara ekonomi tapi manajemen luput dalam rangka membangun prestasi yang diharapkan oleh pendukungnya.

**
Manajemen Persebaya sendiri untuk musim kompetisi 2019 ini memang belum memasang target juara. Namun, dari manajemen menargetkan untuk Persebaya bisa mengakhiri musim di dua besar. Jika melihat enam hasil terakhir pertandingan Persebaya, rasanya target tersebut menjadi sesuatu yang akan berat diraih. Memang seharusnya sebagai pendukung Bonek haruslah optimis namun dari segi permainan sendiri dari enam pertandingan yang sudah dilakukan Persebaya, Persebaya seperti kehilangan jiwa khasnya yang bermain ngeyel dan tak mau kalah.

Dalam pertandingan terakhir melawan Madura sebetulnya tren positif sudah mulai ditunjukkan oleh anak asuh Djanur, namun masalah yang dihadapi oleh Persebaya ternyata masihlah sama yaitu permasalahan lini depan yang dinilai masih perlu menjadi sorotan. Juga taktik dari pelatih yang terkesan masih monoton, sehingga mudah untuk lawan membaca gaya permainan Persebaya.

Selain itu, dalam pertandingan melawan Madura ini hal yang mesti disoroti adalah konsentrasi pemain di babak pertama. Pada babak pertama para pemain seperti tidak dalam satu visi yang sama sehingga terjadi beberapa kesalahan yang dikatakan cukup fatal, salah satunya menjadi gol dari Rakic di awal laga.

Meskipun sempat membalas gol di awal babak kedua lewat Osvaldo Haay, dan meningkatkan intensitas serangannya tetap saja Persebaya kesulitan untuk menambah jumlah golnya dan sesekali tetap membuat kesalahan yang sebetulnya tidak perlu dilakukan. Sampai pertandingan dihentikan oleh wasit Persebaya hanya mampu memberikan hasil seri bagi pendukungnya. Tentu hasil yang tidak bagus mengingat leg kedua nantinya akan diselenggarakan di Madura dan kualitas tim yang bisa dikatakan cukup jauh berbeda. Meski tidak menutup kemungkinan untuk Persebaya membalikkan keadaan di Madura tapi langkah tersebut menjadi agak berat mengingat Madura hanya butuh hasil seri untuk lolos ke babak berikutnya.

VIDEO PILIHAN