Energi

Peleburan Ore Nikel

8 Maret 2018   15:53 Diperbarui: 8 Maret 2018   16:03 333 0 0
Peleburan Ore Nikel
www.thepotteries.org

Tungku peleburan / Blast Furnace adalah alat yang terdiri dari beberapa bagian yang bertujuan untuk meleburkan ore secara kimiawi dan mengubah fisik material mentah menjadi logam cair panas.Bagian-bagian di blast furnace terbuat dari besi baja tahan api dan juga biasanya mengunakan lapisan material dari Fire brick dan Graphite.

Material mentah seperti Ore, Kapur dan Kokas di masukan melalui bagian atas tungku,sementara itu udara panas di hembuskan melalui tuyere-tuyere yang terletak di bagian bawah tungku ( Heart Area ), di ruangan/ bagian ini juga  nikel  dan slag  cair terkumpul. Kokas berfungsi untuk menghasilkan panas yang berguna untuk proses pencairan material mentah,sedangkan kapur diperlukan dalam proses ini untuk menetralisir kandungan oksida dalam ore, menurunkan temperatur titik cair dan juga meningkatkan kadar kecairan material. Udara panas diperlukan untuk pembakaran kokas dimana udara ini disuplai oleh Hot Stove. Setiap satu unit blast furnace memiliki 2- 3 Hot Stove ,dari Stove Udara panas di alirkan melalui pipa tahan panas lalu masuk menuju  tungku melalui tuyere. 

Material mentah yang sebelumnya  diproses di mesin sentering, dimana proses ini bertujuan untuk menggumpalkan partikel ore yang lembut dengan kadar porositas tinggi untuk mempermudah proses peleburan material di  tungku. Material  yang telah di sentering di masukan melalui bagian atas tungku dan secara otomatis berjalan turun karena pengaruh gaya grafitasi. Diperlukan 5-7 jam untuk memproses dari material mentah yg telah di sentering  menjadi logam cair. 

Tuyere- Tuyere menghembuskan udara panas dengan tekanan tertentu bersama dengan Pulverized coal (PCI).Tujuan di gunakan PCI adalah untuk mengurangi konsumsi Kokas. Temperature yang panas akan mereaksi kokas dan mengubahnya menjadi karbon monoksida ,dimana panas pada bagian atas blast furnace kurang dari 900C sementara di bagian bawah tungku antara 900C s/d 2000C.

Karbon Monoksida yang berasal dari bagian bawah berjalan naik melewati bagian Bosh,Belly dan Shaftdari blast Furnacemengakibatkan reaksi reduksi oksida sepanjang ruang pada tungku, dan saat material sampai dibagian bawah tungku ( Heart )dimana panas mencapai 1800C maka material mulai mencair, sementara dibagian atas tungku gas meninggalkan keluar dari tungku dengan temperature 300C ,gas ini disalurkan ke sintering plant dan ada juga yang di salurkan ke Hot Stove untuk di manfaatkan kembali sebagai bahan bakar.

Nikel oksida secara langsung dirubah menjadi Nikel Metal,tanpa melalui tahapan tahapan tertentu.Sementara kandungan besinya dirubah melalui beberapa tahap yaitu dari Hematite ke Magnetite lalu Besi metal.Nikel cair akan berada dibawah cairan slag.Melalui tap holeyang letaknya di bawah tuyere ,Slag dan besi Cair/Nikel cair akan di keluarkan dari tungku lalu dicetak menjadi NPI.