Karir

Perempuan, Doktor Termuda Itu, Kini Jadi Timsel KPU

10 September 2018   21:42 Diperbarui: 10 September 2018   21:57 332 0 0
Perempuan, Doktor Termuda Itu, Kini Jadi Timsel KPU
Dr Yesi Elfisa, M.Pd saat bersama sang suami

Perempuan kelahiran Bangko, 24 Juni 1986 tepatnya 32 tahun silam, pemilik nama lengkap Dr. Yesi Elfisa, M. Pd resmi dilantik oleh ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia sebagai anggota tim seleksi calon anggota KPU Kabupaten/Kota dalam Provinsi Jambi periode 2018-2023. Pelantikan berlangsung Sabtu, (9/9/2018) di Hotel Grand Mercure, Jakarta.

Ibunda Syahdu Widana Ikrori dan Syahda Wafa Hafizah ini sehari-hari berprofesi sebagai dosen tetap STKIP YPM Bangko, salah satu Perguruan Tinggi swasta ternama yang ada di kabupaten Merangin. Dosen yang mengajar Bahasa Inggris ini merupakan penyandang gelar Doktor termuda yang ada saat ini di bumi tali undang tambang teliti yang diraihnya pada umur 30 tahun.

Wanita yang mengawali pendidikan Strata 1 dan mengakhiri Strata 3 di IAIN STS Jambi yang kini berubah menjadi UIN ini ternyata mantan aktivis mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Yesi namanya kerab disapa telah mengikuti Latihan Kader (LK) I pada tahun 2005 di HMI Cabang Jambi.

Istri dari Saukani, SE., M. Ak yang tak lain wakil ketua II STKIP YPM Bangko ini mendapat amanah untuk menyeleksi calon anggota KPU periode 2018-2023 untuk Kota Jambi, KPU Kota Sungai Penuh, KPU Kabupaten Kerinci dan calon anggota KPU tanah kelahirnnya kabupaten Merangin bersama empat anggota timsel lainnya.

Timsel yang salah satu tugasnya menyeleksi Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota dengan memperhatikan keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen hingga menetapkan nama Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota sebanyak 2 (dua) kali jumlah anggota yang berakhir masa jabatannya, direkrut dari sosok yang berintegritas dan memiliki pengalaman kepemiluan.

Soal pengalaman kepemiluan, alumni UNP ini hanya mantan seorang Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL), dan saat ditanya apakah pengalaman ini akan menjadi kendala nantinya dalam menjalankan tugas sebagai anggota Timsel?, dia menegaskan tidak, bahwa ia akan berusaha untuk memberi hasil yang terbaik.

"Saya kira tidak akan menjadi halangan berarti, tentu kami akan saling mengisi, sebab ini kerja tim ditambah lagi para senior anggota timsel yang lain merupakan sosok yang bertahun-tahun aktif sebagai penyelenggara Pemilu," tegas Yesi.

Sementara itu, saat ditanya apa motivasinya sehingga ia ikut mendaftar sebagai calon anggota tim seleksi yang saat ini terpilih bahkan telah dilantik dan mengikuti bimbingan teknis.

"Saya ingin terlibat langsung dalam proses kepemiluan, melalui kerja Timsel kiranya dapat menghasilkan para calon -calon penyelenggara Pemilu di empat Kabupaten/Kota ini yang memiliki integritas dan etos kerja tinggi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pemilu nantinya," ujar Yesi yang berkali-kali menyebutkan keberhasilan yang didapatkan tak terlepas support penuh sang suami dan orang-orang terdekatnya.

Oleh : Himun Zuhri

Bangko, 10/9/2018