Mohon tunggu...
Nidya Utami
Nidya Utami Mohon Tunggu... Aku perempuan pemimpi dan santai

Punya cita-cita, berani mencoba

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Melihat Kematian Sulli dari Perspektif Berbeda

16 Oktober 2019   09:40 Diperbarui: 16 Oktober 2019   09:38 0 1 1 Mohon Tunggu...

Selebritis dengan kulit putih ini memiliki kecintaan pada kucing sphinx tanpa bulu. Saya pikir beberapa fans pasti menganggap kematiannya indah. Ini memang sudah persepsi zaman bahula hingga ada banyak lukisan renesains menunjukkan adegan gadis cantik yang mati muda. Yang sebenarnya simbolis berarti gadis cantik yang 'mati mudanya' alias cepat dewasa hatinya.  

Saya sebenarnya kurang suka pilihannya untuk menyerah dan menghabisi nyawanya... Walaupun muda atau tua, jelek atau cantik kita tetap harus berjuang...Saya harap investigasi selanjutnya berkata lain, harus ditunggu hasil autopsinya. 

Ada teori yang disebut ideasi bunuh diri. Ini adalah perasaan korban yang menganggap indah bunuh diri(karena stres dengan hidupnya sendiri). Ini tahap awal dari, remah-remah menuju percobaan bunuh diri. Jadi depiksi kegilaan tak boleh diromantisasi, karena memudahkan impian orang-orang ingin bunuh diri untuk mendorongnya melakukannya. Memang kasihan orang ini rapuh, tapi kita harus mengkritik mereka juga agar mereka sehat. 

Saya penggemar girlband Fx dari saat Sulli masih di grup itu , jadi saya cukup shok Sulli meninggal. Saya jadi bertanya-tanya, apakah karena SM Entertainment lebih menekan pegawainya sebab tidak melejit seperti BTS ? 

Juga ada isu Sulli banyak dapat netizem yang benci sama dia karena Sulli sering foto tanpa menggunakan bra(sebagai bentuk gerakan feminis nya), Sulli sering mengumbar sudut pandang politiknya dan tak malu mengakui fobia sosial dan depresinya ke publik, Sulli masuk acara tv diskusi tentang Haters internet dan berani melakukan adegan bercinta bugil di film layar lebar. Ucapan dan sikap Sulli adalah hal-hal sangat tabu di sosial Korea Selatan (yang motonya 'work work work' dan imej inosen).

Sulli bahkan sudah meminta bantuan SM Entertainment untuk menghalau komen penggencet siber nya, tapi memang kelewat banyak...Sulli menjadi target empuk penggencetan karena berusaha melawan status quo tanpa pertimbangan matang seperti anggota BTS(yang juga feminis dan pro kesehatan mental). 

Beberapa artikel mengatakan Sulli bunuh diri karena gantung diri, tapi hasil autopsinya belum keluar... Tapi bila mengaitkan beberapa hal seperti meninggal di apartemen, korban penggencetan dan depresi, jadi polisi condong berpikir Sulli bunuh diri. Dia baru saja selesai dari pemotretan untuk brand Stretch Angels sehari sebelumnya. 

Lalu ada kasus peniruan bunuh diri biasanya karena melihat bombardir isu dari media, seperti kasus fans Jonghyun berusaha bunuh diri karena Jonghyun oppa bunuh diri. Jadi diharapkan media waspada dan bijak dalam memberitakan kematian Sulli. Jangan di besar-besarkan. Karena orang-orang muda ingin bunuh diri itu suka berpikir bunuh diri untuk dendam(seperti film 13 reasons why), jadi dia bakal diingat orang terus, bikin orang yang dibencinya menderita rasa bersalah, dendam kesumat. Jadi konstruksi berita harus informatif saja.

Saya jadi curiga bisa jadi ada hubungannya dengan bunuh diri kluster, ini fenomena karena melihat orang terdekatnya bunuh diri, dia jadi ikutan bunuh diri..

Biasanya dalam kasus bunuh diri, keluarga yang merawat kita dari kecil akan paling terguncang dan bisa meniru akhirnya. Jadi hindarilah dorongan-dorongan bunuh diri dengan mawas terhadap keseimbangan mental kita. Belajar lebih pemaaf dengan orang lain dan fokus pada cari solusi serta memaklumi keadaan. Memang sulit, tapi hanya neraka yang menanti saat kita bunuh diri...Mending kita berpikir bagaimana kita bisa berguna untuk orang banyak... 

KONTEN MENARIK LAINNYA
x