Mohon tunggu...
Nidya Utami
Nidya Utami Mohon Tunggu... Aku perempuan pemimpi dan santai

Punya cita-cita, berani mencoba

Selanjutnya

Tutup

Filsafat

Cukilan dari Buku Bertrand Russel dan Wittgenstein

12 September 2019   11:01 Diperbarui: 12 September 2019   11:07 0 1 1 Mohon Tunggu...

Dari buku 'The Basic Writing of Bertrand Russel',  bab favoritku adalah tentang bahasa dan metafisika , cukilan dari isinya :
"Struktur bahasa terkait dengan struktur dunia. Kecenderungan dari positivis logis adalah memperlakukan bahasa sebagai area independen, distudi tanpa mengaitkannya dengan peristiwa non linguistik seperti bahasa tubuh yang non verbal.  Dalam ranah terbatas, memisahkan bahasa dengan fakta lain cukup berguna, studi fokus pada sintaks logis telah menghasilkan sesuatu. 

Tapi berlebihan bila berpikir kalau bahasa cukup pada sintaks saja.  Struktur kalimat sangat terhubung dengan struktur peristiwa ketika kalimat disebut.  Bahkan struktur fakta non verbal ini cukup umum, dan saya percaya, dengan penelitian cermat, studi bahasa membantu kita memahami struktur dunia dan universal.  

Dengan menghubungkan kata dengan fakta non verbal,  ada tiga pemikiran untuk area ini : A. Yang  menyimpulkan kenyataan dunia dari bahasa ini dari Plato, Spinoza dan Hegel.
B.  Yang yakin ilmu hanyalah bahasa ini adalah para nominalis dan positivis logis

C. Yang percaya ada ilmu di hal-hal yang tak bisa diucapkan dengan kata-kata. Ini termasuk metafisis, yakni filsuf Wittgeinstein, Bergson dan Hegel."
at things.

Memang Wittgeinstein paling terkenal dengan teorinya tentang subteks dan menggunakan filosofi sebagai terapi untuk mengubah cara berpikir yang bagi Wittgeinstein sumber dari sakit jiwa adalah kesimpulan filosofis tentang kehidupan yang salah yang hanya mengikuti ekspresi perasaan jujur, dan memerlukan dialog internal yang memperbaiki kesalahan perspektif dan definisi kita akan peristiwa yang terjadi . Cukilan dari buku 'Wittgeinstein and The Philosophical Investigation'

"Hal pertama agar jelas mengenai teori Wittgeinstein tentang 'bahasa pribadi' adalah menilik penjelasannya 'kata individual yang hanya bisa dipahami oleh yang sedang bicara karena berasal dari reaksi rasa pribadinya maka orang lain tidak bisa paham'. Ide bahasa pribadi ini kontras dengan teori psikologi.

Maka dalam pencarian makna dan pemahaman, pemikiran gambar yang salah saat menggunakan kata itu terjadi karena cara memahami kata itu mengikhti sebuah ide dari mentalitas pribadi yang sering bertolak belakang dengan pemikiran individu lain akan kata tersebut, atau konteks yang sedang terjadi. Adapaun asosiasi pribadi tentang sebuah kata dan apa yang kita lakukan dengan kata itu sering kali berbeda. Konsep umum cara memahami sebuah fungsi biasanya berbeda dengan cara asli bagaimana cara kita masing-masing memahami sesuatu... Maka perlu investigasi tata bahasa"