Mohon tunggu...
vincentius EkaPutra
vincentius EkaPutra Mohon Tunggu... Lainnya - penulis

selamat datang, terimakasih telah berkunjung

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Pandangan Filosofis dari Rumah Adat Batak Toba

19 Oktober 2021   13:45 Diperbarui: 19 Oktober 2021   13:46 387
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sosbud. Sumber ilustrasi: KOMPAS.com/Pesona Indonesia

  • Pengantar 

Kebudayaan adalah pikiran, karya dan hasil dari manusia yang dimana kebudayaan tersebut tidak berasal dari dalam dirinya , dan kebudayaan itu dicetuskan hanya melalui proses belajar. 

Kebudayaan pada dasarnya adalah alat untuk memenuhi kebutuhan. Jika kebudayaan sudah tidak lagi memenuhi kebutuhan maka dengan sendirinya kebudayaan tersebut akan hilang atau punah. Indonesia terdiri dari banyak pulau, dan setiap pulau memiliki berbagai macam suku bangsa, tak heran Indonesia menjadi Negara yang kaya akan budaya. 

Perbedaan budaya di Indonesia memiliki fungsi yaitu memepertahankan dasar identitas diri dan integritas sosial dalam masayarakat. Keragaman budaya di Indonesia adalah sesutau kekayaan bangsa.

Salah satu kebudayaan yang ada di Indonesia Khusus nya di Sumatra Utara adalah rumah adat Batak. Suku Batak merupakan suku yang terbesar di Indonesia, suku Batak sangat di kenal dengan berbagai macam kebudayaan seperti, Rumah adat, tari Tor-tor, Marga atau silsilahAdalah bagian dari salah satu unsur kebudayaan yaitu system perlatan perlengkapan hidup masyarakat Batak. Tradisi masyarakat Batak terhadap rumah Bolon ini menunjukkan sebuah hubungan atau relasi yang baik dan mereka saling melengkapi satu dengan yang lain.

Bagi masyarakat Batak, rumah adat sangat lah penting, rumah adat ini bukan hanya untuk bertempat tinggal, namun memiliki nilai-nilai yang sangat luhur. Nilai tersebut adalah pedoman hidup orang Batak dan pergaulan antar sesama. 

Hal ini juga sebagai cagar budaya bangsa Indonesia yang dimana bangsa Indonesia memiliki banyak keanekaragaman suku dan bangsa. 

Dalam pembangunan rumah Bolon disitu nampaklah kekeluargaan atau relasi yang sangat baik antar sesama yang dimana pembangunan rumah ini dilakukan secara bergotong royong.

Para tukang yang akan membangun rumah adat ini akan memilih kayu yang paling baik dari antara pohon kayu yang ada, biasanya kayu yang dipilih dalam poembangunan rumah adat ini adalah kayu yang jika dipukul memiliki suara yang sangat nyaring. Pondasi rumah yang dibuat berbentuk segi empat yang dipadukan dengan dinding dan tiang yang kuat. 

Hal ini memiliki nilai yang sangat baik bagi orang Batak harus bekerja sama saat ada orang memiliki beban yang berat, hal ini sangat tampak ketika ada upacara kematian, mereka bersama-sama untuk membantu orang yang mengalami kedukaan, mereka menghibur dengan apa adanya dan tanpa meminta imbalan sepeser pun dari orang yang mengalami kedukaan tersebut.

Pada bagian atap dalam rumah Bolon mempunyai tiang yang lurus dan tinggi, tiang tersebut memiliki makna yaitu kejujuan, berarti kejujuran sangat di utamakan bagi bangsa Batak, karna kejujuran berarti terbuka, mungkin kalau orang Batak terbuka terhadap sesama mereka akan mudah untuk saling membantu. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun