Mohon tunggu...
Vincentius Baskoro Edwin S.
Vincentius Baskoro Edwin S. Mohon Tunggu... Mahasiswa Teknik Sipil UNS

-

Selanjutnya

Tutup

Entrepreneur

Pengembangan UMKM, Supporting Pemahaman Covid-19 Dusun Tegal Kwoso, Gergunung, Klaten Utara, Klaten

6 Maret 2021   15:28 Diperbarui: 6 Maret 2021   16:10 99 1 0 Mohon Tunggu...

Pandemi covid-19 saat ini masih menghantui di seluruh dunia, terutama di Indonesia sendiri. Pandemi covid-19 di Indonesia telah berlangsung setahun lebih, sejak pertama dilaporkan Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020 Lalu. Masa awal pandemi, grafik perkembangan kasus covid di Indonesia meningkat tajam. 

Upaya pemerintah dalam menangani covid-19 di Indonesia selalu mengalami penurun diikuti oleh perkembangan kesembuhan dari penderita covid. Dari peningkatan perkembangan gejala covid-19 ini, lingkungan desa masih kerap meremehkan aturan-aturan yang telah dianjurkan oleh pemerintah.

Kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta periode Januari-Ferbruari 2021 dari kelompok 50 dilaksanakan selama 45 hari berlokasi di Tegal Kwoso, Gergunung, Klaten Utara, Klaten, Provinsi Jawa Tengah terkhusus untuk RW 04, RT01/02 yang mengusung tema tentang Supporting Pemahaman Covid-19. 

Kegiatan yang kami lakukan menggunakan sistem daring dan luring. Program yang kami lakukan dibagi menjadi dua, yaitu program utama dan penunjang. 

Program utama terdiri dari pembuatan alat cuci tangan dan hand sanitizer injak, penyuluhan membangun lingkungan belajar yang nyaman dan aman di rumah, dan budidaya tanaman. Lalu untuk program penunjang terdiri dari edukasi berita hoax kepada masyarakat, aquaponik, pembuatan nugget dan pisang lumer, pembuatan hand sanitizer, pembuatan pupuk, belajar bersama KKN UNS meliputi mengambar dan mewarnai bersama anak TK, pembuatan majalah dinding anak SD, pembuatan hastakarya untuk anak SMP, sharing belajar untuk anak SMA, diikuti oleh pembuatan konektor masker, dan pengembangan UMKM.

Dokpri
Dokpri
Pengembangan UMKM, program ini kami laksanakan untuk meningkatkan produksi penjualan pemilik UMKM dikarenakan mengalamani penurunan penjualan disaat pandemi covid-19 ini. UMKM yang kami coba yaitu usaha keripik belut, cakar, dan paru. 

Program kerja yang dilakukan pada hari Minggu (14/02/2021) sampai dengan hari Kamis (25/02/2021) dibagi menjadi tiga penyelenggaran. Yang pertama, kami melakukan survey terhadap masing-masing UMKM mengenai proses pembuatan hingga penjualan. Yang kedua, dengan data survey kami melakukan inovasi-inovasi yang akan kami tawarkan terhadap pemilik UMKM. Yang terakhir kami melakukan sosialisasi mengenai hasil inovasi yang telah kami lakukan.

Dari pihak UMKM itu sendiri menerima inovasi yang kami berikan, inovasi yang kami berikan berupa pengemasan, variasi rasa, dan juga metode penjualan. Dengan menggunakan pengemasan yang menarik dan desain stiker yang bisa dibilang mencolok dapat membuat pelanggan menarik untuk dibaca. Lalu untuk variasi rasa yang kami berikan berupa rasa yang disukai masyarakat umum, dari survey yang kami lakukan sebelumnya. Rasa yang dijual dari UMKM tersebut hanya gurih saja, lalu kami coba memberikan variasi rasa seperti BBQ, sapi panggan, dan keju. Lalu yang terakhir metode penjualan, pemilik UMKM hanya melakukan penjualan melalui toko saja, belum pernah mencoba melalui media online. Kami mengusulkan untuk mencoba melakukan penjualan melalui online, karena di masa pandemi ini banyak orang-orang yang jarang keluar rumah dikarenakan takut bersosialisasi langsung dengan orang lain.

“Kami berterimakasih karena adanya inovasi yang diberikan oleh mahasiswa KKN ini, kami dapat mencoba melakukan penjualan dengan inovasi yang menarik dan mungkin saja membuat penjualan yang sebelumnya menurun, akan mengalami kenaikan lagi dengan adanya inovasi baru yang diberikan,” Kata ibu Harsini selaku salah satu pemilik UMKM di RW 04 RT01 Tegal Kwoso, Gergunung, Klaten Utara, Klaten.

Diharapkan dengan adanya program kerja pengembangan UMKM ini, pemilik UMKM RW 04 RT01/02 Gergunung, Klaten Utara, Klaten dapat mengalami peningkatan penjualan lagi dikarenakan di masa pandemi ini mengalami penurunan yang cukup besar.

VIDEO PILIHAN