Mohon tunggu...
Dr. Ir. Vina Serevina
Dr. Ir. Vina Serevina Mohon Tunggu... Dosen - Doktor Pendidikan Fisika
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

S1 Teknik Fisika ITB S2 Magister Manajemen UPI Jakarta S3 Manajemen Pendidikan UNJ

Selanjutnya

Tutup

Bisnis Pilihan

Strategi Berbisnis di Era Pandemi Covid-19

14 November 2021   15:20 Diperbarui: 14 November 2021   15:30 379 7 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Bisnis. Sumber ilustrasi: PEXELS/Nappy

Oleh: Dr. Ir. Vina Serevina, MM., Aimena Salma Khumaira ㅡ Pendidikan Fisika, Universitas Negeri Jakarta (2021)

Wirausahawan adalah orang-orang yang mengenali dan bertindak berdasarkan peluang untuk mempromosikan perubahan sosial yang positif. Pandemi Covid-19 memfasilitasi kategori bisnis yang baru, sehingga mengharuskan mereka untuk mengubah pendekatan bisnis mereka selama beberapa dekade mendatang. Meskipun beberapa sektor bisnis mungkin anjlok, elemen lain yang timbul akibat dari pandemi akan membangun generasi wirausahawan berikutnya.

Covid-19 telah menumbuhkan berbagai gelombang inovasi, baik secara positif maupun negatif, di dalam dunia kewirausahaan. Hal ini menjadi tidak terelakkan karena masa pandemi telah menyebabkan perubahan yang tidak terprediksi sebelumnya oleh para wirausahawan, khususnya perubahan pada perilaku konsumen, kondisi keuangan serta prioritas belanja masyarakat. Bersama dengan risiko besar yang diambil wirausahawan, sangat penting untuk mengakhiri krisis akibat Covid-19 yaitu dengan merancang strategi baru untuk beradaptasi dengan dunia pasca-pandemi.

Inovasi dan kreatifitas dalam berwirausaha perlu dikembangkan dengan tujuan untuk beradaptasi dengan era normal yang baru pasca-pandemi. Oleh karena itu, para wirausahawan harus dapat menganalisis jenis usaha apa saja yang berpotensi dan menjanjikan di era pandemi, dan kemudian menentukan strategi apa yang cocok untuk diterapkan dalam usaha mereka. Artikel ini bermanfaat untuk mengetahui bagaimana strategi untuk mempertahankan bisnis di era pandemi.


Elemen Usaha Baru di Era Pandemi

COVID-19 telah mengubah hampir setiap aspek dalam kehidupan sehari-hari, dan perilaku belanja konsumen tidak terkecuali. Secara umum, pengeluaran turun di semua industri, terlebih lagi lockdown telah membatasi apa saja yang dapat kita belanjakan, karena restoran dan toko tutup dan perjalanan udara ditangguhkan. Pandemi virus corona membuat konsumen cenderung tidak membelanjakan lebih banyak, karena memperkirakan pendapatan rumah tangga mereka akan terus turun dalam beberapa bulan mendatang.

Namun, waktu yang dihabiskan di dalam ruangan, telah menyebabkan kita menghabiskan lebih  banyak untuk hiburan rumah dan bahan makanan. Kedua aspek ini dapat menjadi peluang bisnis baru di era pandemi.

Contoh elemen lain yang timbul akibat dari adanya pandemi adalah adanya kebutuhan orang-orang untuk tetap terhubung sangat penting selama masa pandemi. Dengan pola komunikasi yang berbeda dengan sebelumnya, banyak usaha pada bidang jasa yang dialihkan secara online seperti Bimbel Online, Ahli Kebugaran Online, dan lain-lain. 

Pekerjaan jarak jauh telah menjadi normal yang baru, memungkinkan orang untuk bekerja dari rumah mereka sendiri secara virtual. Dorongan dalam teknologi juga telah menyediakan cara untuk menjaga konektivitas sosial. Rapat telah diganti dengan bentuk komunikasi virtual, seperti Skype dan Zoom.

Pada bidang produksi, contoh inovasi yang terjadi akibat adanya Pandemi Covid-19 adalah pabrik penyulingan telah memproduksi pembersih (disinfektan) untuk petugas kesehatan. Perancang busana telah menciptakan alat pelindung diri (APD), seperti hazmat dan masker, dan lain-lain.

Saat konsumen bergulat dengan ketidakpastian, perilaku membeli menjadi lebih tidak menentu. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis terhadap sektor bisnis apa yang paling menjamin untuk dijalankan pada era pandemi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bisnis Selengkapnya
Lihat Bisnis Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan