Mohon tunggu...
Vina Dinuha Choliso
Vina Dinuha Choliso Mohon Tunggu... Mahasiswa - KKN Undip

Student Diponegoro University

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Teknologi

Mahasiswa KKN Undip 2021 Ajarkan Pembuatan Hand Sanitizer untuk Mengisi Waktu Luang Remaja Desa Kalitengah, Demak

29 Juli 2021   10:30 Diperbarui: 29 Juli 2021   10:43 49 2 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Mahasiswa KKN Undip 2021 Ajarkan Pembuatan Hand Sanitizer untuk Mengisi Waktu Luang Remaja Desa Kalitengah, Demak
Dok. pribadi

Demak -- (16/7), mahasiswa KKN TIM II UNDIP 2021 pada minggu ke-3 di Desa Kalitengah, Demak melakukan sebuha perkumpulan kecil yang tetap menerapkan protokol kesehatan untuk membahas pembuatan handsanitizer. Kegiatan tersebut dilakukan oleh mahasiswa KKN Undip, Vina Dinuha Choliso Asyharia (21) pada hari Jumat, 16 Juli 2021.

Ketua RT 05 RW 01 Desa Kalitengah, Bapak Ahmad Sodiqin, pada hari Sabtu (3/7) di kediamannya menyampaikan bahwa selama masa pandemi ini remaja RT 05 RW 01 yang memiliki banyak waktu luang disebabkan karena melakukan pembelajaran secara daring. Mahasiswa Undip dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengajak remaja desa Kalitengah dalam pembuatan handsanitizer. Pada masa pandemi Covid-19 ini masyarakat Desa Kalitengah banyak yang berfokus untuk menjaga imunitas tubuh agar dapat tetap bekerja, sehingga handsanitizer snagat dibutuhkan oleh masyarakat.

Oleh sebab itu, Ketua RT 05 RW 01 menilai bahwa mahasiswa KKN dapat memasukkan program untuk memanfaatkan waktu luang remaja menjadi bermanfaat, salah satunya dengan membuat handsanitizer. Beliau menambahkan agar mahasiswa dapat melaksanakan program KKN pada salah satu rumah warga yang memiliki halaman atau ruangan luas agar tetap menerapkan jaga jarak sehingga dapat meminimalisir juga penyebaran Covid-19 di Desa Kalitengah.

Proses Pembuatan Handsanitizer Bersama Remaja Desa Kalitengah Dok. pribadi
Proses Pembuatan Handsanitizer Bersama Remaja Desa Kalitengah Dok. pribadi

Kader posyandu RT 05 RW 01 Desa Kalitengah pada hari Jumat (9/7) juga menyampaikan hal serupa saat mahasiswa melakukan diskusi pemilihan program sesuai kebutuhan remaja dan anak-anak setempat. Pada masa pandemi ini banyak anak-anak dan remaja yang tidak dapat memanfaatkan waktu luang dengan baik, sehingga tidak sedikit orangtua yang khawatir anak-anaknya tidak dapat bermanfaat dimasa depan. Hal tersebut mengharuskan mahasiswa dalam pelaksanaan program dilakukan secara offline atau langsung namun terjadwal sehingga tidak menimbulkan kerumunan yang besar dan dapat menerapkan jaga jarak.

Pelaksanaan program yang dilakukan secara langsung bertujuan untuk memaksimalkan interaksi dengan remaja yang dapat merubah pola pikirnya agar lebih terbuka dan perpandangan luas. Selain itu, pembuatan handsanitizer dapat dilakukan secara efektif dengan tetap mentaati protokol kesehatan yang ketat sesuai aturan pemerintah. Mahasiswa Undip disambut dengan hangat dan terbuka saat melakukan perkumpulan dengan remaja. Remaja merespon baik penyampaian program dari mahasiswa undip tanpa ada rasa tertekan. Mahasiswa juga melakukan pembagian handsanitizer dan masker bersama remaja, sehingga remaja lebih antusias melakukannya dan masyarakat juga merasa senang.

Pembagian Handsanitizer dan Masker Pada Masyarakat Desa Kalitengah Dok. pribadi
Pembagian Handsanitizer dan Masker Pada Masyarakat Desa Kalitengah Dok. pribadi

Terdapat masyarakat yang tidak dapat ditemui secara langsung. Dalam menangani hal tersebut mahasiswa dan remaja memilih menaruh handsanitizer dan masker didepan rumah warga Desa Kalitengah. Respon masyarakat sangatlah baik dan remaja juga antusias membantu mahasiswa Undip dalam pembuatan handsanitizer. Remaja bergantian untuk datang kerumah yang telah ditentukan dalam melakukan pembuatan handsanitizer.

Masyarakat terutama remaja Desa Kalitengah berharap agar program pembuatan handsanitizer ini tetap dilanjutkan sehingga mereka dapat memanfaatkan waktu luang dengan baik walaupun dimasa pandemi Covid-19. "Terimakasih mbak Vina, sekarang saya tau bagaimana pembuatan handsanitizer yang mudah dan aman. Saya juga tidak gabut lagi dirumah karena kegiatan ini. Terimakasih mbak", kata Sania (15), Senin (19/7/2021) setelah mengetahui bahan dan cara pembuatan handsanitizer.

Penulis : Vina Dinuha Choliso Asyharia (Keperawatan -- FK UNDIP)

Dosen KKN: Dr.Naniek Utami Handayni, S.Si.,MT

Mohon tunggu...
Lihat Konten Ilmu Alam & Teknologi Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Teknologi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan