Mohon tunggu...
vemas mahendra putra
vemas mahendra putra Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa perikanan universitas Airlangga

Saya seorang mahasiswa dari program studi Akuakultur universitas Airlangga.

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas Pilihan

Jurusan Perikanan, Potensi Besar tapi Sering Diremehkan

4 Juni 2024   21:30 Diperbarui: 4 Juni 2024   21:34 164
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ruang Kelas. Sumber Ilustrasi: PAXELS

Indonesia dikenal sebagai negara maritim dengan sekitar 62% luas wilayahnya terdiri dari laut dan perairan. Ironisnya, jurusan perikanan sering kali dianggap sebelah mata dalam dunia pendidikan tinggi. Padahal, prospek kerja bagi lulusan perikanan sangat besar dan beragam. Sebagai mahasiswa perikanan Universitas Airlangga, saya ingin berbagi pandangan mengenai pentingnya jurusan ini dan peluang yang ditawarkannya.

Sebagai mahasiswa program studi akuakultur di Universitas Airlangga, saya sering diremehkan oleh orang di sekitar saya. Banyak yang beranggapan, “Buat apa kuliah jika hanya untuk budidaya ikan saja?” Pernyataan seperti ini sering saya dengar ketika pulang ke kampung halaman. Terkadang, hal tersebut membuat saya merasa malu untuk menyebutkan jurusan kuliah saya.

Sebagian besar orang menganggap jurusan perikanan hanya tentang budidaya ikan atau menangkap ikan. Namun, kenyataannya, jurusan ini jauh lebih luas dan kompleks. 

Di sini, kami mempelajari berbagai disiplin ilmu seperti biokimia, oseanografi, parasitologi, dan kewirausahaan. Sangat disayangkan jika banyak orang masih memandang sebelah mata jurusan perikanan, padahal potensi dan prospek kerjanya sangat menjanjikan.

Hingga saat ini, minat pelajar untuk melanjutkan studi di bidang perikanan masih rendah. Banyak pelajar menjadikan jurusan perikanan sebagai pilihan terakhir mereka. Bahkan, passing grade nilai UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) untuk jurusan akuakultur termasuk salah satu yang terendah di antara program studi lainnya dan juga banyak mahasiswa yang merasa salah jurusan setelah diterima di program studi ini.

Sektor perikanan juga mempunyai peran dalam menunjang perkembangan perekonomian nasional. Salah satu manfaat nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat adalah tersedianya lapangan pekerjaan di bidang ini, yang membantu mengurangi tingkat pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan.

Salah satu aspek menarik dari jurusan perikanan adalah berbagai pilihan karier yang dapat diambil oleh lulusannya. Tidak hanya terbatas pada budidaya atau pekerjaan di laut, lulusan jurusan ini memiliki peluang bekerja di berbagai sektor terkait, Penelitian dan Pengembangan, Manajemen Sumber Daya Perikanan, Akuakultur, Industri Makanan Laut, dan masih banyak lagi. Karena di jurusan akuakultur kita mempelajari banyak hal dan bukan hanya tentang budidaya ikan saja.

Saat ini potensi perikanan Indonesia adalah satu satu yang terbesar di dunia, baik perikanan tangkap maupun budidaya. Kekayaan sumber perikanan Indonesia disebabkan karena wilayah laut Indonesia yang dilalui oleh samudra Pasifik yang banyak mengandung zat-zat yang diperlukan oleh biota laut. Kondisi iklim tropis juga berpengaruh terhadap intensitas cahaya yang diperlukan oleh biota laut.

Tantangan dan Peluang di Indonesia

Indonesia, sebagai negara maritim, sangat membutuhkan banyak lulusan di bidang perikanan. Ada berbagai tantangan yang dihadapi sektor perikanan Indonesia saat ini antara lain seperti, Minimnya Teknologi Perikanan, Nelayan yang Belum Sejahtera, Pencurian ikan, dan Hasil Perikanan yang Belum Diolah Secara Maksimal. Oleh karena itu Indonesia membutuhkan banyak sarjana atau peneliti di bidang perikanan.

Jika jurusan perikanan tetap diremehkan, bagaimana mungkin sektor perikanan Indonesia bisa maju? Dukungan dan pemahaman dari masyarakat sangat diperlukan agar lebih banyak generasi muda tertarik untuk mendalami bidang ini dan berkontribusi dalam pengembangan perikanan Indonesia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ruang Kelas Selengkapnya
Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun