Mohon tunggu...
Ve Aufara
Ve Aufara Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

saya tertarik dengan artikel seni.

Selanjutnya

Tutup

Bahasa

Bahasa Indonesia Bahasa Persatuan Bangsa

11 September 2022   23:58 Diperbarui: 12 September 2022   00:00 659
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bahasa. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Jcstudio

Manusia dikatakan sebagai makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri sehingga memerlukan adanya suatu interaksi. Salah satu alat untuk berinteraksi dan berkomunikasi adalah bahasa. 

Bahasa digunakan untuk mempermudah manusia dalam menyampaikan pikiran, gagasan, ataupun perasaan. Bahasa lahir berbeda-beda sesuai dengan daerahnya sehingga muncul bahasa yang beraneka ragam.

Indonesia merupakan negara yang memiliki lebih dari 300 bahasa daerah. Hal ini dikarenakan kondisi geografis Indonesia yang memiliki banyak pulau, sehingga terdiri atas banyak suku dan adat istiadat. Walaupun memiliki banyak bahasa daerah, Indonesia memiliki bahasa persatuan, yakni bahasa Indonesia. 

Bahasa Indonesia lahir sebagai identitas bangsa Indonesia.Namun, pada era Globalisasi ini menyebabkan masuknya bahasa asing dan bahasa pergaulan yang digunakan masyarakat Indonesia saat ini. Tentu hal ini menyimpang dari kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Masyarakat lebih memilih menggunakan bahasa pergaulan sebagai alat komunikasi sehari-hari. Dengan demikian lambat laun, penggunaan bahasa baku menjadi berkurang.Untuk itu, kita sebagai masyarakat Indonesia, wajib melestarikan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. Dalam melestarikan bahasa Indonesia, kita perlu mengetahui sejarah dan asal-usul terbentuknya bahasa Indonesia itu sendiri. 

Oleh karena itu, dalam tulisan ini dijelaskan lebih rinci mengenai sejarah terbentuknya bahasa Indonesia sampai perkembangannya saat ini, termasuk perkembangan ejaannya. Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi Negara Kesatuan Republik Indonesia dan bahasa persatuan bangsa Indonesia. Dari sudut pandang linguistik, bahasa Indonesia adalah sebuah variasi dari bahasa Melayu.

Dalam hal ini dasar yang dipakai adalah bahasa Melayu Riau, tetapi telahr mengalami perkembangan akibat penggunaanya sebagai bahasa kerja dan proses pembakuan pada awal abad ke-20. Bahasa Indonesia adalah hasil pertumbuhan dan perkembangan bahasa Melayu. 

Untuk mengetahui perkembangan bahasa Melayu itu diuraikan oleh S. Takdir Alisyahbana bahwa negeri kita yang terdiri dari beribu-ribu pulau ini selayaknya mempunyai bahasa dan dialog yang begitu banyak, namun bahasa dan dialog itu sebagian besar termasuk dalam satu rumpun bahasa bahasa Melayu. Sedangkan sebagian lagi termasuk dalam rumpun yang lebih besar, yaitu rumpun bahasa Austronesia dan bahasa Melayu Polinesia.

Sampai saat ini, bahasa Indonesia merupakan bahasa yang hidup dan terus berkembang dengan pengayaan kosakata baru, baik melalui penciptaan maupun melalui penyerapan dari bahasa daerah dan bahasa asing Pada zaman Kerajaan Sriwijaya (abad ke-7 Masehi), bahasa Melayu (bahasa Melayu Kuno) dipakai sebagai bahasa kenegaraan. 

itu dapat diketahui, dari empat prasasti berusia berdekatan yang ditemukan di Sumatra bagian selatan peninggalan kerajaan tersebut. Prasasti tersebut diantaranya adalah dengan ditemukannya prasasti di Kedukan Bukit berangka tahun 683 M (Palembang), Talang Tuwo berangka tahun 684 M (Palembang), Kota Kapur berangka tahun 686 M (Bangka Barat), dan Karang Brahi berangka tahun 688 M (Jambi). 

Prasasti itu bertuliskan huruf Pranagari berbahasa Melayu Kuno. Pada saat itu, bahasa Melayu yang digunakan bercampur kata-kata bahasa Sanskerta. Sebagai penguasa perdagangan, di Kepulauan Nusantara, para pedagangnya membuat orang-orang yang berniaga terpaksa menggunakan bahasa Melayu walaupun dengan cara kurang sempurna. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bahasa Selengkapnya
Lihat Bahasa Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun