Mohon tunggu...
Vanezha Putranto
Vanezha Putranto Mohon Tunggu... Editor - profil ini hanya digunakan untuk memposting kegiatan KKN UNTAG 2020 Surabaya

profil ini hanya digunakan untuk memposting kegiatan KKN UNTAG 2020 Surabaya

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Penerapan New Normal dalam Menghadapi Masa Pandemi dan Pembagian Hand Sanitizer Alami oleh KKN UNTAG

6 Januari 2021   22:50 Diperbarui: 6 Januari 2021   23:15 118 1 0 Mohon Tunggu...

Sejak wabah pandemi mulai mewabah di seluruh Indonesia, pemerintah melakukan kebijakan untuk memulihkan perekonomian masyarakat Indonesia dengan menerapkan New Normal, dalam menyesuaikan kehidupan New Normal dengan mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak saat berada di keramaian, memakai masker saat berada di luar rumah, dan selalu membawa tisu atau hand sanitizer saat berada di luar rumah.

Dalam penerapan tersebut di harapankan masyarakat dapat menyesuaikan diri saat berada di luar rumah, dengan adanya kegiatan KKN yang di lakukan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya yang di selenggarakan pada 7 Desember 2020 sampai dengan 22 Desember 2020, diharapkan mampu membantu masyarakat dalam menyesuaikan diri saat masa New Normal yang diterapkan sekarang ini.

Kegiatan KKN UNTAG 2020 di Surabaya pada RT 03 RW 05 Kalisari Timur Surabaya diselenggarakan oleh Vanezha Putranto atau yang biasa di panggil Vanezha ini memakai judul kegiatan  “Pengenalan Aktivitas di Era New Normal di RT 03 RW 05 Kalisari Timur Kota Surabaya”, pada acara KKN UNTAG 2020 Surabaya yang diselenggarakan dengan menggunakan protokol New Normal yang sudah di terapkan oleh pemerintahan, dengan mengadakan edukasi kepada setiap masyarakat yang berada di RT 03 dengan membagikan masker, sabun cuci tangan dan hand sanitizer alami dengan menerapkan sistem dari pintu ke pintu agar mengurangi banyaknya interaksi yang akan di lakukan kepada warga.

dokpri
dokpri
Dalam kegiatan dari pintu ke pintu tersebut Vanezha juga dapat mengedukasi betapa penting nya pemakaian masker saat berada di luar rumah, tata cara mencuci tangan sesuai dengan yang di anjurkan oleh WHO dengan waktu cuci tangan selama 20 detik, dan jaga jarak terhadap antar warga sejauh 1,5 meter untuk menghindari kontak fisik, dan selalu membawa hand sanitizer dan tisu saat berada di luar rumah, dengan menyampaikan edukasi kepada warga setempat, dan juga pak RT diharapkan dapat mengurangi kegiatan berkerumun agar mengurangi dampak dari COVID -19.

dokpri
dokpri
Edukasi yang di adakan oleh Vanezha antara lain menjelaskan tata cara pembuatan untuk hand sanitizer alami, menggunakan bahan – bahan yang ada di dapur yaitu batang serai dan kemangi, pertama – tama cuci bersih batang serai dan daun kemangi masing – masing sebanyak satu ikat atau untuk batang serai sebanyak 10 batang sedangkan untuk daun kemangi sebanyak 4 batang daun, lalu potong – potong batang serai dan pisahkan daun – daun kemangi, lalu rebus semua bahan menggunakan 1 liter air bersih, lalu tunggu hingga 30 menit air rebusan tersebut, setelah itu tunggu hingga dingin air rebusan tersebut dan saring air rebusan tersebut dari potongan batang serai dan daun kemangi, kemudian masukkan kedalam wadah botol semprot lalu siap untuk di pakai, untuk penyimpanan nya sendiri dapat bertahan selama 1 bulan jika di simpan di lemari pendingin atau suhu udara dengan waktu simpan 1 minggu, dengan penjelasan tersebut di harapkan warga mendapatkan ilmu yang bermanfaat dengan menggunakan bahan dapur yang tersedia untuk membuat hand sanitizer secara alami.

dokpri
dokpri
Dalam kegiatan ini banyak sekali warga yang antusias menanyakan beberapa pertanyaan khususnya ibu – ibu yang menjadi target untuk bisa membuat hand sanitizer secara alami dengan bahan yang berada di dalam rumah mereka, tanggapan oleh ibu RT yang mewakili warga setempat “Berterima kasih kepada adek – adek yang telah mengadakan pembagian masker, sabun cuci tangan dan hand sanitizer kami sangat terbantu dengan adanya pembagian tersebut”, dan tanggapan lain nya dari pak RT selaku RT 03 yang mewakili RT tersebut mengucapkan rasa terima kasih karena sudah melaksanakan kegiatan KKN di tempat beliau.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN