Mohon tunggu...
Vanessa Everly
Vanessa Everly Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Prodi Teknologi Pangan Fakultas Teknobiologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Mahasiswa Prodi Teknologi Pangan Fakultas Teknobiologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Selanjutnya

Tutup

Foodie Pilihan

Roti Sourdough: Roti Besar Eropa dengan Aroma Khas

11 Januari 2022   22:31 Diperbarui: 11 Januari 2022   22:39 1412
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Roti sourdough. Sumber: tinyurl.com

Jika ada sebuah pertanyaan 'Dari manakah asal roti?' apa jawaban yang muncul di benak Anda? Sebagian besar dari kita masih belum tahu bahwa roti ditemukan pertama kali oleh siapa dan di mana. Namun, pasti kita akan mengingat roti itu menjadi ciri khas dari negara-negara di benua Eropa. 

Hal ini sama seperti 'Dari manakah asal nasi?' maka sebagian dari kita juga pasti bingung dan selalu mengingat bahwa nasi itu menjadi ciri khas orang Asia. Hal ini karena setiap orang Asia akan menganggap 'Belum kenyang kalau belum makan nasi' dan kemungkinan besar sama seperti orang Eropa. Roti seperti nasi bagi orang Eropa. Oleh karena itu, roti cukup identik dan erat dengan orang-orang di Eropa.

Nah, pada kesempatan kali ini, saya akan membahas tentang roti sourdough yang cukup populer di Eropa, terutama bagian Timur dan negara Polandia.

ROTI SOURDOUGH

Roti Sourdough merupakan roti yang berasal dari Eropa, terutama bagian timur dan negara Polandia. Uniknya, roti ini berukuran cukup besar dan mengembang. 

Roti sourdough sendiri terbuat dari adonan bernama sourdough yang cukup baik untuk kesehatan karena memiliki nutrisi yang cukup tinggi. Selain baik untuk kesehatan, sourdough sendiri bisa meningkatkan volume roti, jadi terlihat besar dan mengembang. 

Tak hanya itu saja, flavor dari roti juga akan semakin meningkat karena sourdough memberikan aroma yang sangat khas. Oleh karena itu, sourdough sendiri sering digunakan untuk proses pembuatan jenis roti lainnya. 

Aroma-aroma tersebut dapat terbentuk karena adanya senyawa volatil (senyawa yang mudah menguap) berupa aldehida, alkohol, ester, keton, dan senyawa volatil lainnya dengan total 192 senyawa. Anda bisa bayangkan bukan, seberapa uniknya aroma dari produk ini? Bahkan hanya membayangkannya saja sudah membuat saya merasa lapar.

PERAN BIOTEKNOLOGI 

Perlu Anda ketahui bahwa roti merupakan produk pangan fermentasi yang terbilang sederhana atau konvensional karena bisa Anda lakukan di rumah. 

Lalu apa yang dimaksud dengan bioteknologi? Bagi Anda yang baru mengenal dunia bioteknologi, bioteknologi adalah ilmu yang mempelajari dengan memanfaatkan suatu organisme untuk keberlangsungan hidup manusia, contohnya proses fermentasi. Nah, roti ini merupakan proses fermentasi, sama halnya dengan pembuatan tempe.

Pada roti sourdough, digunakan organisme berupa bakteri dan khamir atau yang biasa kita kenal dengan ragi. Bakteri yang digunakan adalah Lactobacillus brevis, sedangkan khamir atau ragi yang digunakan berupa Saccharomyces cerevisiae. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Foodie Selengkapnya
Lihat Foodie Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun