Mohon tunggu...
Utami Budiasih
Utami Budiasih Mohon Tunggu... Relawan - Suka membaca, menulis, dan berteman dengan siapa saja

@utamibudiasih

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Program Sosial BI: Bahagiakan Warga

13 Juli 2021   15:41 Diperbarui: 13 Juli 2021   21:01 178
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Suasana Kurban Warga yang membutuhkan bersama Bank Indonesia Cabang Semarang, Agustus, 2020 (Sumber Gambar : dokumentasi penulis)

Kami, tim komunitas pengajian sekolah Ibu pun menginformasikan kepada tokoh masyarakat setempat agar tidak terlalu berharap dengan pengajuan proposal tersebut, karena kawatir proposal ditolak dan tidak memenuhi syarat. Tokoh masyarakat di wilayah tersebut, mengangguk menyetujui dan memilih fokus bagaimana mendistribusikan kambing yang ada walaupun jumlahnya sedikit.

" Kami pengurus masjid nanti tidak dapat daging, ya nggak apa-apa, yang penting warga dapat daging semua walaupun sedikit," ujar seorang tokoh.

"Bagaimana hanya warga prioritas saja yang dapat daging, ya, Pak. Mengingat jumlah daging sedikit." Kami pun mencoba memberi solusi.

"Waduhh,...kalo di kampung,tuh suka iri-irian. Biasanya warga yang tidak dapat daging iri dengan yang dapat."

******

Dua pekan kemudian, tepatnya satu hari menjelang hari raya idhul adha, telpon berdering. Salah satu personil lembaga kemanusiaan HI mengabarkan bahwa proposal pengajuan di terima oleh pihak Bank Indonesia Cabang Semarang dan mendapatkan 2 ekor sapi.

Para tokoh masyarakat dan tokoh masjid setempat pun menyiapkan penyembelihan sapi di hari H nya. Namanya juga di kampung, berita mendapatkan sapi pun menyebar seantero wilayah kampung. Bapak-bapak bergotong-royong menyiapkan jagal, tempat, dan sebagainya. Ibu-ibu warga masyarakat menyiapkan masak-masak untuk warga yang bekerja menyembelih hewan kurban.

Di hari raya idhul adha pasca sholat ied warga mulai menyembelih hewan sapi disaksikan perwakilan pihak bank. Warga antusias menyaksikan pemotongan hewan kurban. Walaupun panitia harus mengusir warga karena alasan tidak diperbolehkan berkerumunan, mengingat kasus covid 19 per Agustus tahun 2020, yang lumayan tinggi di Kota Semarang.

Setelah semua warga mendapatkan daging sapi dan wilayah perkampungan lain pun juga sudah terdistribusi, panitia bapak-bapak dan ibu-ibu warga lokasi penyembelihan makan siang bersama. masakan asem-asem kambing, empal daging sapi, dan sop iga sapi terasa nikmat. Guyup, rukun, dan gotong royong menjadi ciri khas keindahan tersendiri di wilayah perkampungan menjadikan kebahagiaan yang terpancar.

"Biasanya, suasana hari raya kurban tidak seperti ini, tahun ini istimewa, terima kasih Bank Indonesia, kawan-kawan lembaga kemanusiaan Human Initiative Jawa Tengah, dan ibu-ibu pengajian  sekalian, semoga program sosial seperti saat bermanfaat dan bisa seterusnya untuk warga yang kurang mampu," demikian sambutan penutup seorang tokoh masyarakat.

*****

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun