Ekonomi

Bisakah Negara Keluar dari "Jebakan Utang"?

16 Mei 2018   13:43 Diperbarui: 16 Mei 2018   14:52 129 0 1

Salah satu beban berat Pemerintah saat ini adalah memenuhi kewajibannya dalam hal membayar cicilan pokok hutang berikut bunganya. Upaya RENEGOSIASI hutang termasuk didalamnya "pemangkasan hutang termasuk jadi opsi yang sedang diusahakan oleh Pemerintah.

Upaya berikutnya adalah meningkatkan tabungan masyarakat kedalam rekening bank milik Pemerintah. Saat ini bisa dikatakan Indonesia mengalami "darurat"ekonomi,kebutuhan  devisa untuk membiayai import,bayar hutang berikut bunganya dan kebutuhan devisa lainnya tidak bisa diimbangi oleh devisa yang masuk.

Untuk meningkatkan tabungan masyarakat,sehingga tabungan tersebut bisa dikonversi menjadi hutang "NEGARA"kepada masyarakat dan hutang tersebut bisa digunakan untuk menutupi hutang luar negri,ada baiknya Pemerintah bikin "REGULASI" terkait BANK yang boleh beroperasi di Indonesia.

Isinya adalah HANYA BANK MILIK NEGARA  saja yang boleh beroperasi di Indonesia,Bank Swasta nasional ditutup,Bank Asing boleh beroperasi di Ibukota Negara tapi dilarang menghimpun dana masyarakat dalam bentuk tabungan,deposito.

Dengan demikian tabungan masyarakat yang berhasil dihimpun negara meningkat, uangnya bisa diarahkan sesuai kebijakan pemerintah.