Mohon tunggu...
Universitas Ahmad Dahlan
Universitas Ahmad Dahlan Mohon Tunggu... Lainnya - Perguruan Tinggi Muhammadiyah

Perguruan Tinggi Muhammadiyah

Selanjutnya

Tutup

Joglosemar

Buat Alat Deteksi Gas Alam Berbasis IoT, Mahasiswa UAD Juara di T-Days #11

5 Desember 2022   09:10 Diperbarui: 5 Desember 2022   09:19 74
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Buat alat deteksi gas alam berbasis IoT, mahasiswa Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) juara I ajang Technology Days #11 (Foto: Istimewa)

Tim mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil menyabet juara pertama Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan Desain Poster Tingkat Nasional pada agenda Technology Days (T-Days) #11 yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Industri (FTI) UAD. Dilansir dari Instagram @tdays.uad, lomba yang mengusung tema "Build Quality Technology Synergy for Sustainable Future" ini berlangsung sejak Minggu, 23 Oktober 2022, hingga pengumuman pemenang pada Sabtu, 26 November 2022.

Empat mahasiswa yang semuanya dari Prodi Fisika angkatan 2020 itu yakni Muhamad Faishal Khairan selaku ketua tim, sementara Yuliana Safitri, Dhita Prarama Putra, dan Rini Suphia Nurhayati sebagai anggota. Faishal, sapaan akrabnya, bersama rekan timnya mengusung LKTI berjudul "Sistem Monitoring Level Gas Alam pada Kawah Gunung Berapi Berbasis Internet of Things (IoT) dengan PV dan Berdaya Rendah".

Ia menjelaskan konsep IoT tersebut untuk mendeteksi gas alam yang muncul ke permukaan dan sekiranya membahayakan manusia yang tengah beraktivitas atau tinggal di area gunung aktif. "Dengan adanya alat ini, masyarakat mudah untuk mendeteksi keberadaan gas alam dan tingkat bahayanya. Terlebih lagi, alat ini sudah terhubung dengan aplikasi yang kami desain sehingga akan mempermudah pengoperasiannya."

Lebih lanjut, dengan dibantu Umi Salamah, S.Si., M.Sc. selaku dosen pembimbing, Faishal menyampaikan proses riset sebelum pembuatan LKTI cukup panjang. "Kami membuatnya mulai dari awal dan memang menjadi tantangan tersendiri. Sedangkan penyusunan LKTI kami selesaikan kurang lebih 5 hari mendekati batas akhir pengumpulan karya," jelas Faishal saat diwawancara pada Rabu, 30 November 2022.

Dengan usaha berbuah keberhasilan ini, Faisal berharap dapat merealisasikan alat yang telah dirancang bersama timnya. "Selanjutnya, semoga kami dapat meningkatkan prestasi dengan mengikuti lebih banyak ajang perlombaan lainnya," tutupnya. (guf)

uad.ac.id

Mohon tunggu...

Lihat Konten Joglosemar Selengkapnya
Lihat Joglosemar Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun