Mohon tunggu...
Universitas Ahmad Dahlan
Universitas Ahmad Dahlan Mohon Tunggu... Lainnya - Perguruan Tinggi Muhammadiyah

Perguruan Tinggi Muhammadiyah

Selanjutnya

Tutup

Seni

Pembukaan P2K UAD Dimeriahkan Tari Golek Ayun-ayun

14 September 2022   16:24 Diperbarui: 14 September 2022   16:36 96 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Tari Golek Ayun-ayun pada opening ceremony Program Pengenalan Kampus (P2K) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Humas UAD)

Tari golek ayun-ayun berhasil memeriahkan Opening Ceremony Program Pengenalan Kampus (P2K) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 2022 yang berlangsung pada Selasa, 13 September 2022 di GOR Among Raga, Yogyakarta. Berdurasi selama 12 menit, tari tersebut didapuk untuk menyambut mahasiswa baru. Gerakan khas tarian yang lembut dan gemulai, memberikan kesan anggun dalam setiap langkahnya.

Bukan sekadar tarian biasa, tari golek ayun-ayun memiliki makna tersendiri. Kata golek pada nama tarian ini memiliki arti mencari. Arti ini merujuk pada makna tari tersebut yaitu seorang remaja perempuan yang tengah mencari jati diri. Pencarian jati diri itu adalah langkah awal masuk ke fase dewasa. Pada masa sekarang pula, seorang remaja putri sedang gemar merias diri atau berdandan. Kemudian kata ayun-ayun berasal dari gending Jawa Ladrang Ayun-Ayun yang biasa dibawakan untuk menyambut tamu istimewa.

Tarian apik tersebut ditampilkan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Tari Kirana Bhaskara yang berjumlah sembilan orang. Mereka adalah Akhyana Arham, Ulinnuha Nur, Sinta Lailatul, Fa'izah Nurul, Elsa Maudy, Fiarriescha Marra, Endang Yuliana, Lutfia Citra, dan Raflesia Rini.

Dianita Titis Puspita Ningrum, Ketua Umum UKM Seni Tari tersebut mengungkapkan bahwa persiapan untuk pembukaan P2K ini berlangsung selama satu bulan. "Dari mulai pukul enam sore sampai pukul sembilan malam, kami konsisten berlatih setiap hari."

Ia mengaku bangga timnya bisa tampil dan menyukseskan pembukaan P2K 2022. "Saya berharap ke depannya kami bisa terus menampilkan yang terbaik." (eka)

uad.ac.id

Mohon tunggu...

Lihat Konten Seni Selengkapnya
Lihat Seni Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan