Mohon tunggu...
umsofficialid
umsofficialid Mohon Tunggu... Penulis - Dikelola oleh Bidang Humas Universitas Muhammadiyah Surakarta

UMS Unggul Mencerahkan Semesta

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Workshop Action Lab, Wakil Rektor V UMS: Targetkan Pencapaian Posisi Riset

1 Oktober 2022   14:49 Diperbarui: 1 Oktober 2022   14:47 56 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Wakil Rektor V UMS, Prof Supriyono saat memberikan sambutan saat penutupan Workshop Action Lab. Foto Humas UMS

ums.ac.id, SOLO - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerjasama dengan Universiti Teknologi PETRONAS (UTP) Malaysia menggelar Workshop Action Lab. Setelah sekitar 10 hari workshop tersebut berakhir dan ditandai penutupan, Jum'at (30/9) secara virtual menggunakan aplikasi Microsoft Teams.

Penutupan workshop diawali dengan laporan hasil pelaksanaan dari Kabid Pengembangan Kerjasama Akademik Biro Kerjasama dan Urusan Internasional (BKUI). Dalam laporan yang diwakili oleh Denny Vitasari Ph.D M.Eng.Sc S.T yakni indikator-indikator yang akan mengambarkan pencapaian posisi riset pada tahun 2029, ada publikasi ada perbandingan antara rasio internasional dan nasional 30-70 sangat merefleksikan kualitas riset yang akan naik pada tahun 2029.

Wakil Rektor V Bidang Kerjasama dan Urusan Internasional UMS, Supriyono, S.T., M.,T., Ph.D., pada kesempatan itu menyampaikan bahwa dia berjanji akan mengawal hasil workshop ini hingga terimplementasikan dan mengapresiasi kepada tim fasilitator dalam membantu menyusun serta menentukan fokus-fokus riset yang ada di UMS dalam mentransformasi universitas, dari teaching menjadi riset universiti.

"Saya siap mengawal untuk kemudian terimplementasikan, saya juga berkomitmen dan meminta dukungan semua pihak dalam mengawal dan mengimplementasikan hasil workshop action lab yang telah berjalan selama 10 hari, dan kemudian saya akan membentuk tim untuk mencoba mengimplementasikan secara smooth," ujar Supriyono

Dia juga menambahkan bahwa antara tahun 2021-2025 harus ada transisi, serta workshop tersebut merupakan kunci transisi untuk bisa mengimplementasikan hasil workshop yang kemudian tata kelola tersebut memungkinkan dalam melaksanakan pada masa transisi sampai dengan tahun 2025. (Al/Humas)

Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan