Mohon tunggu...
Umsida Menyapa
Umsida Menyapa Mohon Tunggu... Jurnalis - Humas

Humas Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Raih Gelar Doktor, Warek III Umsida Didapuk Sebagai Pakar Relasi Guru-Siswa

11 Oktober 2022   08:14 Diperbarui: 11 Oktober 2022   08:19 92
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Universitas  Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) kembali menambah jajaran dosennya yang bergelar Doktor. Eko Hardi Ansyah, Psi, MPsi, Psikolog, Wakil Rektor (Warek) bidang III Umsida pada hari  Senin (10/10/2022) menjalani Sidang Terbuka studi S3-nya untuk  meraih gelar Doktor di bidang Ilmu Psikologi.

Sidang yang berlangsung mulai pukul 10.00 -- 12.00 di Ruang Ujian Disertasi Fakultas Psikologi, Universitas Airlangga menguji disertasi Dr. Eko Hardi Ansyah, S.Psi., M.Psi, Psikolog yang berjudul "Model Relasi Guru Siswa di Sekolah Dasar Muhammadiyah dengan Religiusitas dan Iklim Sekolah Sebagai Prediktor serta Effortful Control Sebagai Mediator"

Dalam disertasinya sosok Warek bidang Kemahasiswaan Umsida ini berhasil mengembangkan sebuah model Relasi Guru dan Siswa yang menjadi kekhasan atau novelty penemuannya.

Dr. Eko Hardi Ansyah menjelaskan bahwa Effortful Control merupakan kapasistas kognitif guru untuk dapat mengendalikan diri dalam sikapnya terhadap siswa. Dalam konteks ini religiusitas menjadi pembeda dari penelitian sebelumnya. "Effortful control adalah kemampuan guru untuk menahan dorongan negatif seperti amarah. Dalam hal ini emosi dikendalikan oleh pikiran," ungkap Dr Eko dalam unian disertasinya.

"Religiusitas merupakan keyakinan atas ketuhanan yang mewujud dalam sikap hidup yang juga dari pemaknaan ilahiah yang dimiliki seseorang bahwa capaian saat ini adalah karunia ilahi sehingga kesadaran ini bisa mengontrol amarah," ujarnya menambahkan.

Sementara, iklim sekolah yang baik dalam mewujudkan relasi guru dan murid yang ideal, menurut penemuan Dr Eko Hardi Ansyah, berpusat pada figur kepala sekolah dan teman sebaya guru. "Kepala sekolah memiliki peran dalam menciptakan iklim yang baik. Kepala sekolah otoroter atau acuh tak acuh akan mendemotivasi guru," ungkap Dr. Eko

Demikain halnya dengan relasi satu guru dan yang lain membangun kedekatan sesama guru agar terjadi kohesivitas. "Rujakan, misalnya, kalau membaur satu sama lain, ini akan muncul perasaan kendali bersama," ungkapnya.

Karenanya sebuah sekolah perlu memilih kepala sekolah melalui rekrutment ketat karena menjadi sentral terbentuknya relasi guru dan murid yang ideal.

Dalam proses ujian yang berlangsung selama dua jam itu, Dr. Eko Hardi Ansyah, S.Psi., M.Psi, Psikolog pun disebut sebagai pakar Relasi Guru dan Murid. "Setelah Ujian Terbuka ke depannya, Dr. Eko Hardi Ansyah menjadi pakar Relasi Guru-Muri," ungkap penguji Prof Dr Seger Handoyo, Psikolog.

Rektor Umsida Dr. Hidayatulloh, M.Si. dan jajarannya turut hadir untuk memberikan dukungan kepada Pak Eko, panggilan akrab Dr. Eko Hardi Ansyah. "Atas nama pimpinan UMSIDA kami menyampaikan selamat kepada Sdr. Dr. Eko Hardi Ansyah S.Psi, M.Psi. Psikolog atas keberhasilannya dalam menyelesaikan studi Program Doktor Bidang ilmu Psikologi Pendidikan ," kata pak Hidayatulloh setelah berakhirnya ujian terbuka Dr Eko.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun