Mohon tunggu...
Umi KulsumNurQ
Umi KulsumNurQ Mohon Tunggu... Nama lengkap Umi Kulsum Nur Qomariah

Umi kulsum nur qomariah adalah seorang pengajar

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Pelatihan Budidaya dan Perawatan Tanaman Salak

11 September 2019   19:08 Diperbarui: 12 September 2019   12:57 0 0 0 Mohon Tunggu...
Pelatihan Budidaya dan Perawatan Tanaman Salak
dokpri

Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Unwaha telah menyelenggarakan pelatihan budidaya dan perawatan tanaman salak pada 31 Juli 2019 di desa Jatirejo kecamatan Diwek kabupaten Jombang.  

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari PKM DEWASAREJO (Desa Wisata Salak Jatirejo) yang disponsori oleh DRPM Kementerian Ristekdikti.

Pelatihan diikuti oleh 35 peserta, semua peserta merupakan penduduk desa Jatirejo. Tim PKM dari Unwaha yaitu Umi Kulsum Nur Qomariah, Moh. Faridl Darmawan dan Mochammad Syafiuddin Shobirin yang berperan sebagai penyelenggara pelatihan dengan dibantu oleh beberapa mahasiswa Fakultas Pertanian Unwaha.

dokpri
dokpri
Kegiatan pelatihan diawali dengan edukasi pemaparan materi teori tentang budidaya dan perawatan tanaman salak yang disampaikan oleh bapak Wulyoadi, seorang praktisi ahli di bidang persalakan sekaligus ketua Desa Pertanian Organik (DPO) Wonosalam Jombang. 

Bapak Wulyoadi menyampaikan satu hal yang cukup mengena bagi para pemilik salak Jatirejo yaitu, "Jika ingin tanaman salaknya rajin berbuah maka harus lebih sering terjun ke kebun salak". Selama ini pemilik tanaman salak jatirejo hanya mengandalkan hujan dari alam tanpa pengairan yang baik di kebun salaknya, dengan kata lain tanaman salak dibiarkan tumbuh begitu saja di alam.

dokpri
dokpri
Pelatihan budidaya dilanjutkan dengan praktek peremajaan tanaman salak. Secara umum, tanaman salak Jatirejo sudah berumur puluhan tahun dan produktivitas semakin menurun.

img-20190910-wa0162-5d79005b097f3669277461f2.jpg
img-20190910-wa0162-5d79005b097f3669277461f2.jpg
Ketua DPO Wonosalam ini menambahkan, "tanaman salak yang sudah tua pada dasarnya bisa diremajakan kembali dengan cara merundukkan batang tanaman salak ke tanah, dengan begitu maka produktivitas tanaman salak akan meningkat", ungkapnya sambil memperagakan teknik peremajaan tanaman salak. 

Peserta pelatihan yang sebagian besar tergabung dalam Kelompok Wanita Tani sangat antusias dengan praktek peremajaan salak yang dilakukan di kebun salak DEWASAREJO dengan didampingi bapak Wulyoadi

Kegiatan ditutup dengan evaluasi melalui pengisian angket untuk melihat sejauh mana manfaat dan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan. Ucapan terimakasih disampakan kepada DRPM Kementerian Ristekdikti sebagai pemberi dana hibah Pengabdian Masyarakat, dan LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah yang telah mendukung seluruh rangkaian pelaksanaan PKM. 

Terimakasih juga disampaikan kepada Desa Jatirejo Diwek Jombang sebagai mitra dan Dinas Pertanian Jombang sebagai pendamping dan pemberi rekomendasi pemateri yang mumpuni  dalam bidang persalakan.(Umiknq)