Mohon tunggu...
Fajar Umarsandi
Fajar Umarsandi Mohon Tunggu...

Saya bukan penulis, bukan jurnalis tapi ingin mencoba untuk menulis, menuangkan apa yang ada di dalam pikiran. Saya tebuka akan masukan yang membangun. Thanks dan berkunjung ke blog saya. Salam

Selanjutnya

Tutup

Birokrasi Artikel Utama

Tolong Beri Lampu Merah di Perempatan RS Mediros - Komplek HII Kelapa Gading

6 Oktober 2016   11:49 Diperbarui: 6 Oktober 2016   15:04 114 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tolong Beri Lampu Merah di Perempatan RS Mediros - Komplek HII Kelapa Gading
Semua putaran balik ditutup dengan BETON

Sengaja saya menulis ini agar dapat dibaca oleh pembaca setia Kompasiana. Karena memang beberapa waktu lalu saya telah menyampaikan melalui Twitter tentang keluhan saya terhadap pengaturan jalur di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelapa Gading, Jakarta Utara (Depan RS Mediros). Melihat warga yang mulai mengeluhkan akses jalan yang merumitkan dan sangat tidak efisien, apalagi dengan ditambah lajur busway yang tak memperhitungkan hal lain.

Sejak diperbaiki (pengaspalan ulang) beberapa waktu lalu, memang tampak jalan semakin bagus dan nyaman untuk berkendara. Akan tetapi, permasalahan baru muncul ketika lajur tengah yang dahulu biasa digunakan untuk ke arah Pulogadung kini diubah sebaliknya. Parahnya aturan ini sepertinya tidak serta-merta mengubah warga untuk menaati lajur ini. Alasannya adalah arah putar balik yang keseluruhan ditutup, bahkan diberi beton untuk pembatasnya.

Putara balik sangat jauh
Putara balik sangat jauh
Sempat hanya diberi pembatas biasa, yang kemudian masih sempat dibongkar warga yang biasa melintas/menyeberang dari Mediros ke Komplek HII. Jalur ini memang sangat ramai, bahkan angkot 37 arah MOI pun melewati jalur ini. Kini angkot tersebut harus memutar sagat jauh.

Tahukah Bapak Polisi atau Bapak Dishub bahwa jika Anda menggunakan kendaraan dari arah Pulogadung dan akan menuju komplek HII, Anda harus memutar balik di daerah Cempaka Timur (hampir mencapai ITC Cempaka Mas). Saya yang biasanya tinggal menyeberang kini harus memutar setiap hari. 

Sebelumnya saya masih bisa memutar di depan Mediros dan melawan arus hingga dapat berbelok ke daerah Vespa. Tapi kini jalur yang sudah sempat dibongkar warga ini pun ditutup bahkan dengan pembatas busway (beton).

Ditutup dengan beton pembatas BusWAY
Ditutup dengan beton pembatas BusWAY
Satu lagi yang merasa dirugikan dengan pengaturan jalur ini adalah para pedagang menggunakan gerobak yang setiap hari melalui dan menyeberang di depan RS Mediros. Kini mereka harus memutar sangat jauh. Sadarkah jika ini sungguh bukan solusi yang benar. Bahkan, kini setiap pulang kerja (magrib) justru macet parah terjadi jika dibandingkan dengan sebelum jalan atau lajur diubah.

Rekomendasi saya tolong untuk perempatan depan RS Mediros - Komplek HII diberi lampu merah, mungkin itu lebih bijaksana. Sudah banyak kecelakaan akibat arus yang tidak jelas ini. Banyak pengendara berani melawan arus ketimbang memutar yang sangat jauh. Jika Anda tinggal di sekitar wilayah ini pasti akan merasakannya. Saya pun terpaksa memutar di lampu merah Tugu Summarecon (perempatan depan Swiss Bell Hotel yang terbakar). Meski dalam aturan lalu lintas yang terpasang dilarang putar balik, bagaimana lagi?

Tolong Bapak Ibu yang berwanang, berikan arah putar balik dari arah Pulogadung atau pasanglah rambu lampu lalu lintas agar tidak ada lagi kecelakaan yang terjadi. 

Thanks

FU

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x