Mohon tunggu...
Khoerul umam
Khoerul umam Mohon Tunggu... Mahasiswa Syari'ah IAIN Purwokerto

Seorang mahasiswa semester 4 fakultas syariah IAIN Purwokerto dan pegiat literasi.

Selanjutnya

Tutup

Filsafat

Merasa Membodohi Tuhan

7 Juli 2020   18:43 Diperbarui: 7 Juli 2020   18:40 20 3 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Merasa Membodohi Tuhan
Kitab fathul qorib

Enaknya Jadi Koruptor; Katanya Rakyat dan Tuhan-pun Bisa Dibodohi

Ah.,,busyet dah, kalau dipikir-pikir enak juga yah jadi koruptor. Ambil uang Negara nikmati hasilnya, sisakan sedikit untuk naik haji itung-itung menghapus dosa korupsi.

Korupsi di Negara kita tercinta seperti sudah menjadi perayaan ulang tahun, setiap tahun di ulang-ulang terus termasuk bacaan tentang korupsi juga diulang-ulang. Penyakit pejabat publik yang satu ini memang bisa dikatakan sulit untuk di hilangkan, mengingat memang cobaan bagi manusia ada tiga; harta, tahta, dan wanita. Sebenarnya elemen pemerintah sendiri yang kelihatannya bersih dari korupsi sudah membentuk Komisi Pemberantas Korupsi untuk membantu tugas dari kejaksaan dan kepolisian, akan tetapi gerak KPK diperlambat dengan adanya revisi UU KPK yang baru saja disahkan hal ini berdampak pada efektivitas kerja KPK, dan boom., imbasnya bisa dirasakan kemarin tepatnya pada tanggal 8 januari KPK telah melakukan OTT terhadap 8 orang dan ternyata penggeledahan terjadi 4 hari setelahnya, ya ampuun. Di sisi lain jika KUHP yang baru disahkan pula, maka hukuman untuk koruptor pun dikurangi, sebenarnya ini menjadi motivasi tersendiri bagi para calon koruptor untuk giat belajar menggerus uang rakyat, karena gambaran sederhananya seperti ini kalau gue jadi koruptor; hari ini gue nyolong duit para mojokers yang sudah dititipkan ke Negara(semoga kalian ndak terpojok gara-gara kata-kata gue wk wk) gak usah besar-besar 100 M aja, lalu gue cuci tuh 80 M biar bersih dari jejak-jejak syetan, jadi kalau gue ketahuan oleh malaikat izroil-nya KPK gue cuma ketahuan 20 M, setelah   di hukum 2 tahun penjara eh, kan di kasih remisi atau pegurangan masa kurungan ups,, 

Setelah gue bebas lumayan masih punya 80 M bisa gue gunain buat menikmati hidup di dunia karena gue tahu hidup di dunia Cuma sementara jadi bener-bener harus gue nikmatin hidup. Setelahnya gue bisa ambil 1% dari uang colongan untuk pergi haji menghapus dosa yang sudah dilakukan dan dosa gue di ampuni bersih seperti bayi yang baru lahir. Busyet dah, enak bener yah tuh mulut bilang gitu.

Memang taubat itu dilakukan ketika seseorang telah berbuat dosa baik yang disengaja atau agak disengaja, Tuhan memang mempunyai sifat Al-ghofur  yaitu maha pengampun, akan tetapi etika dan moralitas kita mau ditaruh dimana sebagai manusia yang katanya mengamalkan pancasila butir ke 2? Setelah korupsi minta ampunan, tidak lupa embel-embel surga firdaus, ente siapa? nabi bukan, sahabat nabi bukan, ulama bukan tapi mintanya surga paling tinggi. 

Terlepas dari hal itu, jika manusia mempunyai pemikiran seperti itu, mungkin terkesan membodohi Tuhan, mula-mula maksiat, eh Tuhan murka lalu taubat buat nenangin Tuhan biar murkanya nggak jadi. Hal seperti  Seolah-olah Tuhan yang membutuhkan manusia supaya ada yang menyembah Tuhan, akan tetapi pada hakikatnya manusia-lah yang tidak bisa hidup tanpa Tuhan  

VIDEO PILIHAN