Ofi Sofyan Gumelar
Ofi Sofyan Gumelar ASN

Fans berat gehu, lotek & Kicimpring Bisa Dihubungi di ofi.gumelar@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Wisata Pilihan

Sensasi Menginap di Best Western Premier The Hive

7 Maret 2016   02:56 Diperbarui: 7 Maret 2016   09:15 549 1 2

Kriteria apa yang anda pertimbangkan ketika harus menginap di sebuah hotel? Kenyamanan? Lokasi yang strategis? Kelezatan makanannya? Atau Kelengkapan fasilitasnya? Best Western Premier The Hive bisa menjadi pilihan anda. Rekomendasi ini bisa saya berikan setelah merasakan sendiri pengalaman menginap semalam disana.

[caption caption="Best Western Premier The Hive"][/caption]

The power of Silaturahmi. Setidaknya itulah yang menjadi alasan bagaimana saya bisa menginap di hotel Best Western Premier The Hive hari Jum’at, 4 Maret 2016, kemarin. Tak sengaja, tak direncanakan sebelumnya.

Hari sabtu kemarin, saya memang memiliki jadwal untuk ikut acara Kompasiana Nangkring, iB Blogger Meet Up, di bilangan kuningan, Jakarta Selatan. Setiap ada acara kompasiana nangkring atau visit, biasanya saya berangkat pada hari H,  tentu harus dari shubuh mula, mengingat jarak yang jauh dari kota saya, Purwakarta. Khusus untuk acara kali ini, saya bisa lebih leluasa, karena bisa menginap terlebih dahulu sehari sebelumnya.

Adalah Bang Aswi, kompasianer Bandung yang tiba-tiba mengirimkan pesan singkat ke Whatsapp saya pada hari kamis, menawarkan untuk menginap di hotel Best Western The Hive, Cawang sehari sebelum acara kompasiana nangkring itu. “Daripada harus capek berangkat nyubuh dari Purwakarta, Kang” demikian bujuknya. Tawaran yang menyenangkan, tentu saja saya cepat mengiyakan.

Ini yang saya sebut efek dari silaturahmi. Benar apa yang dikatakan guru ngaji saya bahwa silaturahmi itu melapangkan rezeki. Bagi saya, rezeki bisa berupa apa saja, bukan melulu soal materi. Kemudahan dan kesempatan untuk menjalani suatu aktifitas adalah salah satu dari kriteria rezeki tersebut. Dari perkenalan  dengan Bang Aswi, saya mendapat kemudahan untuk mengikuti kompasiana nangkring hari Sabtu itu, dan tentu mendapat kesempatan gratis menikmati menginap di hotel berlogo sarang lebah tersebut.

Pada akhirnya, sesuai janji yang disepakati, hari Jum’at sore saya sudah sampai di hotel Best Western The Hive ini. Lokasinya ternyata sangat strategis, terutama untuk anda yang masuk Jakarta dari arah timur. Anda yang membawa mobil melalui Tol Cikampek, cukup keluar tol arah Halim/Cawang. Dari perempatan Cawang, lokasi Best Western Hotel ini sudah terlihat jelas. Tepatnya berada di Jl. D.I Pandjaitan Kav 3-4, Cawang Jakarta Timur. Saya yang menggunakan travel, segera turun di bilangan UKI. Hotel ini bisa dicapai dengan cukup berjalan kaki selama 5 menit saja. Jadi, saya sarankan untuk anda yang berasal dari luar kota dan perlu menginap di Jakarta tanpa mau terjebak kemacetan ibukota, kenapa tak milih hotel ini saja? lokasinya strategis banget deh…

Hotel ini sendiri ternyata ada di gedung Tamansari The Hive. Saya sedikit kebingungan mencari lobi hotel ini, mengingat pada bagian depan gedung di lantai dasarnya hanya terlihat gerai restoran dan foodcort Wiki Wiki Wok saja. Mana lobi hotelnya? Setelah celingak celinguk dan bertanya pada petugas disana, ditunjukanlah entrance hotel tersebut. Kita perlu memutar ke bagian belakang gedung untuk menuju bagian hotel Best Western Premier ini. Lobinya sendiri ada di lantai 5 gedung ini. So, kita perlu naik lift dulu deh.

Interior aksen Sarang Lebah

Keluar dari lift lantai 5, saya disambut dengan area lobi hotel yang ciamik. Desainnya simple dengan interior bertema sarang lebah, dengan motif-motif heksagonal menjadi vocal point dari desain ruangan ini. Rupanya motif ini menjadi logo dari hotel Best Western Premier The Hive. Ini saya ketahui kemudian dari obrolan dengan Bang Aswi yang sebelumnya sempat ikut Kompasiana Visit Best Western Premier yang ada di Bandung. Kelak saya melihat di berbagai sudut hotel lainnya pun aksen heksagonal ini selalu hadir.    

[caption caption="Resepsionis Sedang Melayani Tamu Hotel"]

[/caption]

Saat tiba di lobi hotel, terlihat beberapa tamu ekspatriat sedang check in. Saya memutuskan menunggu giliran chek ini sambil melihat-lihat area lobi ini. Oh ya, sambil menunggu kita bisa melepas dahaga atau sedikit pengganjal perut dengan welcome drink dan cemilan yang disediakan disini. Saya memilih mengambil segelas lemon tea dingin untuk mengusir panasnya udara Jakarta. Asyiknya, kalau kurang yaa tinggal nambah lagi…

[caption caption="Sudut Ruang Lobi Hotel BWP The Hive"]

[/caption]

Area lantai 5 ini sepertinya menjadi area service utama bagi hotel ini. selain lobi, ada Heather Resto, Miele Bar and Lounge serta area kolam renang. Kolam ini rupanya menjadi titik utama dari area ini. Dari sudut lobi, bar dan resto bisa melihat jelas ke arah kolam renang. Rupanya pengelola hotel ingin memberikan kesan kesejukan disegala sisi dari efek kejernihan air kolam ini.

[caption caption="Salah Satu Sudut Miele Bar & Lounge"]

[/caption]

[caption caption="Salah Satu Sudut Heather Resto "]

[/caption]

Check ini selesai, kami kebagian kamar nomor 1012.

Kamar yang kami tempati termasuk kamar Deluxe, dengan pilihan 2 bed. Oh ya, di hotel ini sendiri terdapat beberapa kelas kamar, yaitu Superior, Deluxe, Super Deluxe, Corner Suite, Junior Suite dan Premier. Total kamarnya sendiri ada 191 ruangan. Rating hotel ini sendiri termasuk kategori bintang 5, jadi silahkan interpretasikan sendiri kualitas kamarnya yaa…hehehe.

[caption caption="Interior Kamar Deluxe Best Western Premier The Hive"]

[/caption]

Satu hal yang penting bagi seorang blogger adalah tersedianya meja kerja di sudut ruangan yang memungkinkan kita untuk mengetik update blog. Tentu ini perlu didukung dengan koneksi wi fi yang mumpuni. Saya sendiri sempat mencoba bagaimana layanan wi fi hotel ini. hasilnya memenuhi ekspektasi saya untuk membantu kita beraktifitas di dunia maya. Asyiknya lagi, hari itu untuk mengakses wi fi hotel tak perlu ribet pakai username dan password. Apakah ini persiapan pihak hotel karena ada blogger keren mau nginep? Hehehe…entahlah.

[caption caption="Sudut Kerja dan Tes Koneksi Wi Fi "]

[/caption]

[caption caption="Sudut Kamar Mandi yang Memanjakan"]

[/caption]

[caption caption="View dari Kamar Hotel Langsung Menghadap Area Kolam Renang"]

[/caption]

Wisata Kuliner di Heather Resto

Mendapat kesempatan untuk dinner di Heather Resto menjadi ajang untuk wisata kuliner di hotel ini. kebetulan malam itu, Pak Adriantomo, Marcom Coordinator hotel ini mengajak kami untuk mencicipi hidangan khas resto di hotel ini. saya yang memang selalu kebingungan kalau disodori menu makanan yang komplet bin lezat semua, menyerahkan pilihan pada beliau. Paling praktis sih, apa menu andalan hotel ini?

Sajian unggulan malam itu adalah Dapoer ‘Buntut”. Dari menunya, ada 4 menu andalal serba buntuk goreng, fried oxtail. Buntut goreng rica-rica, Buntut goreng cabe ijo, buntut goreng sambal matah, dan buntut goreng saos mentega. Saya memilih buntut goreng saos mentega. Minumnya? Saya gak pilih yang aneh-aneh, cukup jus strawberry. Sekalian untuk menurunkan kadar kolesterol dari buntut, hehehe…

[caption caption="Buntut Goreng Saus Mentega"]

[/caption]

[caption caption="Cheese Cake Sebagai Hidangan Penutup yang Sempurna"]

[/caption]

Gimana rasanya? Alamak,…kalau boleh meminjam istilah Pak Bondan Winarno mah, Top Markotop! Dagingnya empuk banget, bumbunya meresap terasa hingga ke daging, dan yang bikin surprise porsinya itu lho,…5 slice buntut yang gede-gede tersaji dalam satu piring. Puas pisan laah.

Pilihan menyajikan menu andalah berupa hidangan khas nusantara membuat saya terkesan. Hotel ini dari namanya saja jelas-jelas beraroma bule, pun demikian nama restonya. Apalagi aslinya hotel ini memang berasal dari Amerika Serikat sana. Apalagi saya lihat ada banyak juga tamu dari luar negeri berseliweran. Tapi khusus sajian restonya, mereka lebih mengedepankan kuliner khas nusantara. Ini perlu diapresiasi. Bukankah ini bisa mempromosikan kuliner kita pada tamu mancanegara?

Kepuasan tak berhenti disini. Sebagai desert, ada cheese cake super lembut yang melengkapi santap malam di Heather Resto ini. Plus secangkir capucino pelengkap obrolan kami selepas santap malam menjadikan wisata kuliner malam itu jadi sempurna.

[caption caption="Capucino Teman Ngobrol Malam itu"]

[/caption]

Tunggu dulu, kepuasan mencicipi hidangan Heather Resto tak berhenti malam itu, keesokan harinya pun kami sempat menjajal aneka hidangan untuk sarapan pagi. Variasi makanannya lebih banyak. Tapi sebagai orang konvensional, saya selalu memilih menu nasi sebagai pilihan, tapi bertopping variasi yang banyak, hehehe... 

[caption caption="Menu Pilihan Sarapan Pagi"]

[/caption]

[caption caption="Pilihan Aneka Jus yang Menyegarkan"]

[/caption]

[caption caption="Pilihan Variasi Hidangan Santap Pagi"]

[/caption]

[caption caption="Menu Buah yang Menyegarkan"]

[/caption]

Selepas santap malam, kami sempat berkeliling menengok fasilitas spa dan meeting room hotel ini. Bhuvana Spa, demikian layanan spa hotel ini, letaknya berdekatan dengan fasilitas fitness. Entah sengaja atau tidak, tapi rasanya ini akan pas jika sehabis fitness kemudian melakukan terapi spa. Sementara itu, Fasilitis meeting room terdiri dari beberapa ruangan dengan kapasitas mulai dari 15 hingga 200 orang. Saat kami menginap sendiri, ada beberapa instansi pemerintah yang sedang melaksanakan kegiatannya di hotel ini. Dihitung-hitung, ada 7 meeting room dengan kapasitas berbeda tersedia di hotel ini untuk melayani kebutuhan berbagai acara, mulai acara resmi seperti seminar atau konferensi hingga event weeding.

[caption caption="Sudut Ruang Bhuvana Spa"]

[/caption]

Sambil jalan, saya sempat berkelakar ke Pak Adri, gimana kalau saya betah dan mau menginap lama di hotel ini. Marketing Manajer ini kemudian menjawab bahwa saat ini pihaknya punya paket promosi berupa Long Stay Promo berupa harga special 800 ribu/malam untuk menginap selama 14 hari, dan 750 ribu/malam untuk menginap selama sebulan penuh. Katanya ini termasuk paket full service, termasuk layanan laundry.

Yap, rasanya selalu saja menyenangkan mendapat pengalaman stay di sebuah hotel, apalagi sampai diajak mengetahui semua fasilitas yang disediakan hotel tersebut. Yakin deh, kalau saya ada perlu menginap lagi di Jakarta, Best Western Premier Hotel ini akan menjadi pilihan pertama saya.