Mohon tunggu...
Mayor Ahmadi
Mayor Ahmadi Mohon Tunggu... Editor - Penyunting buku dan pemerhati sosial

Saat ini bekerja sebagai layouter buku

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Kesamaan antara Ir. Sukarno dan Ir. Joko Widodo

28 Oktober 2021   14:36 Diperbarui: 28 Oktober 2021   14:40 215
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sosbud. Sumber ilustrasi: KOMPAS.com/Pesona Indonesia

Bapak Ir. Sukarno dan Bapak Ir. Jokowi sebagai presiden yang telah tercatat di dalam lembaran sejarah Indonesia yang mempunyai visi, misi dan pandangan hidup yang hampir sama di dalam menyusun negara dan masyarakat Indonesia. Optimis menatap masa depan untuk mengisi kemerdekaan RI yang bermartabat, beradab, berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

1. Bapak Ir. Sukarno di dalam memimpin RI selalu memperjuangkan kepentingan "Ampera."
Bapak Ir. Jokowi telah mengikuti rekam jejak Ir. Sukarno selalu fokus demi mengemban amanat penderitaan rakyat dengan nawacita, kerja...kerja...kerja.... Tiada hari tanpa kerja, sepi ing pamrih rame ing gawe. Di awal pemerintahannya yang pertama, Bapak Jokowi telah mencanangkan "Program Revolusi Mental" untuk bisa membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang beriman, beradab, bermartabat, berbudaya dan berakhlak mulia.

Bapak Jokowi juga telah membuktikan dan mewujudkan cita-cita luhur Bapak Ir. Sukarno yang telah terlupakan dan terabaikan tentang "Sarinah", kewajiban wanita dalam perdjoangan Republik Indonesia.

Bapak Jokowi untuk mengangkat harkat, derajat, pangkat, martabat kaum wanita Indonesia di dalam Kabinet Kerja telah melantik 9 menterinya dari kaum wanita yang benar-benar wanita-wanita yang handal, tangguh, ampuh dan mumpuni. Wanita sebagai tulang punggung negara. Wanita pasti bisa. Wanita = wani nata supaya tumata.

2. Bapak Ir. Sukarno telah mengadakan Konferensi Asia-Afrika pada 18-24 April 1955 di kota Bandung.
Bapak Jokowi di awal pemerintahannya juga telah mengadakan Konferensi Asia-Afrika pada 24 April 2015 di Bandung.

3. Bapak Ir. Sukarno telah mengadakan pesta olahraga Asian Games di Indonesia pada 24 Agustus 1962.
Bapak Jokowi juga telah mengadakan Asian Games di Indonesia pada 18 Agustus 2018.

4. Bapak Ir. Sukarno telah merebut Irian Barat kembali ke pangkuan RI pada 15 Agustus 1962.
Bapak Jokowi juga telah bisa merebut kembali gunung emas Jayawijaya yang dimiliki PT. Freeport McMoran sejak September 2018.

5. Bapak Ir. Sukarno
Indonesia adalah negara besar, Indonesia adalah negara agraris. Bapak Ir. Sukarno bercita-cita memindahkan ibukota negara ke Palangkaraya, Kalteng. Karena Kalteng tanahnya masih luas dan subur, cocok untuk dijadikan lahan pertanian yang nanti bisa dijadikan "lumbung pangan" sebagai ketahanan pangan bagi Indonesia.

Bapak Jokowi setelah menimbang-nimbang, diambil keputusan memindahkan ibukota di kabupaten Panajam Passer Utara dan sebagian kabupaten Kutai Kartanegara, Kaltim. Posisinya di tengah-tengah antara Indonesia barat dan Indonesia timur. Kabupaten Panajam Passer Utara berada di teluk Balikpapan dan selat Makassar. 

Indonesia adalah negara bahari yang luas lautnya lebih luas daripada daratan. Bapak Jokowi akan memadukan kekayaan alam daratan dan kekayaan alam kelautan dan perikanan dengan berbasis Iptek supaya bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi anak bangsa dan memajukan perekonomian Indonesia di mata dunia. Untuk mewujudkan cita-cita luhur Bapak Ir. Sukarno yang kandas di tengah jalan, Bapak Jokowi sekarang telah membuka lahan pertanian yang berbasis Iptek di Kalteng untuk dijadikan lumbung pangan yang nantinya bisa menjadi ketahanan pangan bagi NKRI.

6. Bapak Presiden Ir. Sukarno sebagai bapak pendiri, penggali Pancasila.
Bapak Jokowi juga telah menetapkan 1 juni 2016 menjadi hari lahirnya Pancasila. Dan Bapak Jokowi akan terus mencari sila pertama dan sila kelima Pancasila yang telah tergerus oleh derasnya arus penghidupan sesama titah yang berambisi akan kedudukan dan kekuasaan, serta menghalalkan berbagai cara dan rekayasa.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun