Mohon tunggu...
Chaca Nugraha Zaid
Chaca Nugraha Zaid Mohon Tunggu... Mahasiswa Bioteknologi, Universitas Brawijaya

Penikmat Sains, Teknologi, Filsafat, dan Pemikiran Islam

Selanjutnya

Tutup

Finansial Artikel Utama

Tips Penghasilan Keuangan untuk Anak Rantau yang Jauh dari Rumah

22 Februari 2021   17:15 Diperbarui: 24 Februari 2021   11:33 364 13 4 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tips Penghasilan Keuangan untuk Anak Rantau yang Jauh dari Rumah
ilustrasi manajemen keuangan (sumber: pfimegalife.co.id)

Jika kamu berencana pergi dari kampung halaman untuk melanjutkan studi ataupun kehidupan jauh dari orang tua. Maka tulisan ini penting untuk kamu perhatikan. 

Menjadi anak rantau tidaklah seindah yang kamu bayangkan. Kamu dituntut untuk mandiri secara pribadi maupun secara finansial. Bagaimana kamu merencanakan kehidupanmu satu, dua, atau empat bahkan sepuluh tahun ke depan, serta bagaimana caranya agar kamu dapat memenuhi kebutuhan rencana hidup tersebut. 

Pada umumnya orang-orang yang merantau bertekad untuk tidak bergantung dengan orang tuanya, terutama dikarenakan orang tua di kampung halaman masih membiayai kebutuhan sekolah adik dan kakak dalam melanjutkan studinya. Sehingga akan semakin merepotkan orang tua, jika harus memikirkan hidup dan studinya di perantauan. 

Sebagai anak rantau tentunya ada kekhawatiran antara menjalankan studi secara baik dengan mencukupi kebutuhan hidup sendiri yang dianggap bisa mengganggu proses studi. Oleh karena itu, berikut beberapa tips untuk anak rantau dalam mencukupi kebutuhan finansialnya. 

1. Mencari Beasiswa

beasiswa (sumber: www.suara.com)
beasiswa (sumber: www.suara.com)

Banyak sekali bentuk beasiswa yang akan kamu temukan jika kamu benar-benar punya niat untuk mencarinya, di antaranya yaitu beasiswa studi. Beasiswa ini mencukupi kebutuhan studimu tiap semester, tiap tahun, atau hingga lulus studi, bahkan pada beberapa penyedia beasiswa juga mencukupi kebutuhan hidup, biaya buku, dll. 

Selanjutnya beasiswa kepemimpinan atau aktivis, beasiswa ini menyediakan kebutuhanmu untuk pengembangan diri dengan beberapa pelatihan-pelatihan character building, biaya hidup tambahan tiap bulannya, ataupun fasilitas lainnya. Silakan disimak tulisan saya berikut yang lebih lengkap dalam membahas beasiswa:

2. Mengikuti Kompetisi

ilustrasi kompetisi (sumber: id.techinasia.com)
ilustrasi kompetisi (sumber: id.techinasia.com)
Sama hal nya dengan beasiswa, kompetisi ini sangat banyak sekali diadakan mulai dari pihak dalam negeri seperti universitas, pemerintah, perusahaan swasta ataupun dari pihak luar negeri yang mana selain membuatmu menuangkan ide-ide pada kompetisi tersebut, ada juga hadiah yang cukup besar menanti ketika berhasil menjadi juara. 

Semua kembali pada dirimu sendiri, jika kamu benar-benar punya niat kamu akan menemukan banyak informasi kompetisi. Bahkan di zaman yang serba digital ini, tinggal mengetikkan keyword yang tepat di browser ataupun sosial mediamu semuanya akan muncul, tinggal kamu memilih mana yang sesuai dengan minat ataupun kemampuanmu. 

Jika kamu beralasan "saya gak punya bakat ataupun keahlian tertentu", itu sudah bukan alasan lagi di zaman sekarang, karena semuanya bisa kamu pelajari dengan internet. 

Belajarlah untuk mengembangkan dirimu. Saat ini adalah era disruptif, jika kamu tidak bisa melakukan inovasi dan terus belajar untuk mengembangkan diri, maka kamu akan kalah dan tertinggal oleh zaman. 

3. Menjadi Asisten Dosen

ilustrasi asisten dosen (sumber: idntimes.com)
ilustrasi asisten dosen (sumber: idntimes.com)
Jika di tempat kamu melanjutkan studi ada praktikum-terutama bagi anak sains. Pada umumnya akan dibutuhkan asisten laboratorium untuk mengajarkan skill pada materi tertentu untuk dipelajari oleh adik tingkat. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x