S Aji
S Aji Tukang Keliling

Udik. Pinggiran. Kadang-kadang!

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Serie A Sesudah "Derby della Mole"

17 Desember 2018   09:27 Diperbarui: 17 Desember 2018   10:04 1245 9 4
Serie A Sesudah "Derby della Mole"
Torino Vs. Juventus | Tempo Foto - Tempo.co

Menjelang berakhirnya putaran pertama, Juventus telah menyelesaikan 8 pertandingan tandang dengan sapu bersih kemenangan. 

Kemarin, Torino yang mengalaminya dalam perhelatan derby yang telah dimulai sejak tahun 1906. Tidak menang besar, hanya 0:1 dan golnya datang dari penalti Ronaldo. Di kandang sendiri.

Penalti yang diperoleh karena sepakan terlambat kiper Torino ke kaki Mandzukic di dalam kotak 16, yang berguling-guling walau tak sedramatik Neymar.  

Dalam riwayat kemajuan seperti itu, hanya Genoa yang mampu memberikan "satu cacat" pada 8 pertandingan kandang. Dengan berhasil menahan imbang. 

Sisanya adalah tim-tim yang dihadapi dengan hasil akhir memberi tiga poin, termasuk Inter, Milan dan Napoli yang disebut-sebut, terus disebut-sebut: para pemburu jatah liga Champions Eropa. 

Menuju liburan akhir tahun, tersisa AS Roma yang belum merasakan nasib sebagai lumbung tiga poin. 

Mereka baru akan berjumpa pada pekan ke-17, dua hari sebelum Natal tiba. 

Sisanya, Juventus akan menghadapi Atalanta (tandang) dan Sampdoria (kandang) di partai pamungkas putaran pertama. 

Juara paruh musim jelas sudah di tangan. Asal tidak jemawa atau mengukur diri sebatas sang juara di depan kumpulan medioker Serie A.  

Dengan maksud lain, La Vecchia Signora harus menjaga statistik yang menjelaskan konsistensi mereka sepanjang setengah musim. 

Statistik di balik Konsistensi

Mengutip laman who.scored.com, Juventus dihitung sebagai tim dengan prosentase penguasaan bola 56,8%, unggul tipis dibanding 56, 1% dari Inter. 

Pun dalam takaran melepaskan tembakan per pertandingan, Nyonya Tua ini juga berada di atas. 

Unggul 18,8%, kali ini dari Napoli yang 18,7%. 

Sama halnya dalam ketepatan mengumpan (pass accuracy), unggul 87,5% berbanding 86,5%. 

Ini seperti mengatakan jika Juventus memiliki karakteristik yang unggul dalam aspek menguasai bola, mengumpan dan melepas tembakan; tiga indikasi yang cenderung mendekatkan sebuah tim pada kemenangan. 

Asal konsisten dalam menjaga karakteristik, merawat daya juang #FinoAllaFine serta selalu menemukan formula yang tepat dalam menghadapi terpaan cedera dan ambisi, tak ada yang menghalangi Juventus selain diri mereka sendiri.

Sudah, gitu aja. 

***