Mohon tunggu...
Tuslikhah
Tuslikhah Mohon Tunggu... Guru - Guru

Sebagai seorang guru saya akan terus belajar....

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Meningkatkan Sikap Percaya Diri Siswa dengan Teknik Mini Show

13 Agustus 2022   15:02 Diperbarui: 13 Agustus 2022   15:09 169
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pendidikan. Sumber ilustrasi: PEXELS/McElspeth

Kepercayaan diri merupakan salah satu modal dasar bagi individu untuk meraih kesuksesan. Sebab, orang yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi akan mampu menghargai dan membawa dirinya melalui sikap dan perilaku untuk dapat mencapai tujuan hidupnya.  

Hal ini sejalan dengan pendapat Anita Lie (2003: 4) yang mengatakan bahwa percaya diri akan membuat seseorang merasa dirinya berharga dan mempunyai kemampuan menjalani kehidupan, mempertimbangkan berbagai pilihan dan membuat keputusan sendiri. 

Sehingga dengan rasa percaya diri yang tinggi, sesorang akan lebih optimis dan yakin dalam menjalani kehidupannya. Maka dari itu, sikap percaya diri perlu ditanamkan kepada anak sedini mungkin.

Dalam kurikulum 2013, pada aspek percaya diri, catatan perilaku siswa dilakukan sesuai indikator pada aspek percaya diri. Indikator aspek percaya diri antara lain (kemdikbud, 2015: 64): a. Berani tampil di depan kelas; b. Berani mengemukakan pendapat; c. Berani mencoba hal baru; d. Mengemukakan pendapat terhadap suatu masalah atau topik; e. Mengajukan diri sebagai ketua kelas atau pengurus kelas lain; f. Mengajukan diri untuk mengerjakan tugas atau soal di papan tulis; g. Mencoba hal-hal baru yang bermanfaat; h. Mengungkapkan kritikan membangun terhadap karya orang lain; i. Memberikan argumen yang kuat untuk mempertahankan pendapat.

Meskipun pada dasarnya setiap individu memiliki rasa percaya diri. Hanya saja antara individu satu dengan lainnya memiliki tingkat rasa percaya diri yang berbeda. Hal ini sesuai dengan kondisi yang dialami peserta didik di SMP Satu Atap Windurojo Kesesi, Kabupaten Pekalongan. 

Dari hasil pengamatan dan observasi yang dilakukan, terutama di kelas VIIIB, ditemukan permasalahan tentang rendahnya sikap percaya diri siswa. 

Seperti; masih banyak siswa yang malu atau tidak berani ketika diminta maju di depan kelas, malu untuk bertanya atau mengungkapkan pendapat, enggan untuk mengajukan diri mengerkan soal di papan tulis, enggan ketika diminta menjadi pemimpin kelompok, serta kurang aktif dalam mengikuti kegiatan layanan ataupun pembelajaran, dan sebagainya.

Untuk menghadapi permasalahan di atas, maka diperlukan peran guru di sekolah, termasuk guru Bimbingan dan Konseling. Salah satunya melalui layanan Bimbingan dan Konseling yaitu dengan melalui pemberian layanan Penguasaan Konten. 

Menurut Prayitno (2012: 89) layanan penguasaan konten merupakan layanan bantuan kepada individu (sendiri -- sendiri ataupun dalam kelompok) untuk menguasai kemampuan atau kompetensi tertentu melalui kegiatan belajar. 

Dengan layanan penguasaan konten ini diharapkan siswa mampu menguasai konten atau kompetensi terkait materi (sikap percaya diri) yang diberikan melalui proses belajar sehingga dapat berguna diberbagai segi kehidupan.

Untuk membantu siswa menguasai konten atau isi materi (sikap percaya diri) yang diberikan, maka perlu adanya teknik atau metode pembelajaran yang sesuai, kreatif dan juga inovatif. Di dalam tulisan ini, penulis ingin memunculkan suatu teknik baru untuk dapat meningkatkan sikap percaya diri siswa yaitu dengan teknik Mini Show

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun