Turab Agdam
Turab Agdam

INSPIRASI KERUHANIAN

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Multi Niat Multi Pahala

15 September 2018   07:58 Diperbarui: 15 September 2018   09:20 165 0 0

KATA PENGANTAR

".... jika kamu bersabar dan bertakwa

Maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan."

(QS. Ali Imron [3]: 186).

Setiap orang muslim diantara kita tentu menginginkan berumur panjang supaya bertambah kebaikannya. Seperti yang disabdakan oleh Rosululloh saw tatkala beliau ditanya:

Siapakah orang yang paling baik itu .?

Beliau saw menjawab:

"Yaitu orang yang panjang umurnya dan baik amalannya." (HR. Tirmidzi dan Ahmad).

Kehidupan di dunia ini merupakan tempat untuk menambah dan memperbanyak amalan-amalan yang baik agar manusia senang setelah kematian serta rela dengan apa yang ia kerjakan.

Rosululloh saw telah memberitahukan bahwa umur umatnya ini antara enam puluh sampai tujuh puluh tahun, tidak seperti umur-umur umat sebelumnya. Akan tetapi Beliau saw telah menunjukkan kepada perbuatan maupun ucapan yang dapat mengumpulkan pahala yang banyak dengan amalan yang sedikit lagi mudah, yang dapat menggantikan manusia dari tahun-tahun yang berlalu kalau dibandingkan dengan umat-umat sebelumnya.

Dan inilah yang dinamakan dengan "Al-'Amaal Al-Mudho'afah" (amalan-amalan yang pahalanya berlipat ganda) yang tentu saja tidak semua orang mengetahuinya.

Harapan kita agar setiap orang diantara kita menambah umurnya dengan amalan yang produktif dalam kehidupan dunia ini. Agar dimasukkan dalam golongan orang-orang yang dicintai-Nya.

Kita memilih dari amalan-amalan yang paling ringan dikerjakan oleh jiwa dan paling besar pahalanya. Orang seperti ini bagaikan orang yang mengumpulkan permata-permata yang berharga dari dasar laut sementara manusia yang lain -hanya- mendapatkan ombaknya saja.

"Tuhan kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah mendahului kami dengan iman, dan jangan engkau jadikan hati kami `mempunyai sifat` dengki kepada orang-orang yang beriman. Tuhan kami sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang."

(QS. Al-hasyr [59]:10).