Mohon tunggu...
Tulus Santoso
Tulus Santoso Mohon Tunggu... Warga Tangerang Selatan

Kicau mania tingkat dasar yang mendambakan tuanya di kampung dengan 50 ekor sapi, 10 kolam ikan lele, dan beberapa ayam kate

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan Pilihan

Tong Sampah Pemkot Tangsel

27 September 2019   11:40 Diperbarui: 27 September 2019   12:31 142 3 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tong Sampah Pemkot Tangsel
Tong Sampah di Jalan Ciater Raya/dokumentasi pribadi

Bila kalian sering melewati Jalan Ciater Raya di Tangerang Selatan (Tangsel), coba perhatikan di kanan dan kiri jalan, persis di trotoar. Di sana berjejer tong sampah baru yang disediakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel. 

Menariknya, tong sampah ini sangat "unik", tidak sebagaimana lazimnya tong sampah publik yang disediakan oleh pemerintah selama ini. Bentuknya bolong dan untuk menampung sampahnya dibutuhkan plastik. 

Jadi idealnya, plastik akan digantung sebagai tempat menampung sampah, kemudian Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Tangsel akan mengangkut sampah tersebut dan memasang plastik baru untuk menampung sampah. 

Sayangnya, ini tidak terjadi sebagaimana mestinya. Tong sampah di trotoar jalan Ciater raya tersebut sebagian besar tidak dapat digunakan karena tidak ada plastik penampungan sampahnya. Pertanyaannya kemudian "Kok Pemkot terpikir untuk menyediakan tempat sampah seperti ini?"

Menurut penulis, hal ini merupakan wujud nyata buruknya kebijakan pengelolaan sampah di Tangsel.  Penyediaan tempat sampah dengan bentuk sebagaimana penulis gambarkan sangat tidak efisien dan bahkan tidak berguna dalam upaya memfasilitasi warga agar tidak membuang sampah sembarangan. 

Sehingga, terkesan penyediaan tempat sampah tersebut hanya sebatas proyek untuk menghamburkan APBD. Maka, menjadi lumrah bila hingga kini, pengelolaan sampah di Tangsel terus  bermasalah. 

Tong Sampah di Jalan Ciater Raya/dokumentasi pribadi
Tong Sampah di Jalan Ciater Raya/dokumentasi pribadi

Upaya ambisius Walikota untuk membangun pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang guna mendayagunakan sampah seharusnya diikuti dengan kebijakan pendukung lainnya dalam upaya penanggulangan sampah dan menjadikan Tangsel Kota yang bersih. 

Sarana dan prasarana tentunya wajib,seperti ketersediaan TPA yang representatif, tempat-tempat sampah di area publik, membentuk bank sampah, kendaraan pengangkut, SDM, dan tentunya yang terpenting adalah bagaimana membangun budaya masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. 

Karena tanpa kesadaran warga, niscaya kebijakan yang dibuat akan sia-sia. Selain itu, politik anggaran terhadap pengelolaan sampah dan regulasi penanganan sampah juga penting demi mewujudkan ketertiban dan keselarasan pengelolaan sampah di Tangsel.

Kebijakan penanganan sampah ini tentunya harus melibatkan dinas lain, tidak hanya dinas kebersihan dan lingkungan hidup. Sehingga koordinasi mutlak dilakukan agar tidak ada lagi saling lepas tanggungjawab. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN