Mohon tunggu...
Edna Chiclana
Edna Chiclana Mohon Tunggu...

Penulis lahir dan dibesarkan di kota Bogor - kini berdomisili di Amrik hidup bersama suami dan kedua anak tercinta . Gemar baca,nulis, musik, photography dan kuliner. Guru bahasa Inggris & mantan pramugari

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Berkencan dengan Psikopat

11 Mei 2012   15:20 Diperbarui: 25 Juni 2015   05:26 0 3 6 Mohon Tunggu...

Hubungan yang romantis dengan sang kekasih emang terasa menyenangkan, membahagiakan--kalo sang kekasih merupakan orang yang tepat. Tetapi hubungan dengan orang yang salah bisa menimbulkan tahun-tahun kepedihan, kerusakan sosial dan emosional, dan cedera fisik.  Partner 'perusak' berarti dia sanggup merusak kamu, dan orang2 kamu kasihi; dan kemungkinan besar dapat pula merusak pandangan /cara berpikirmu tentang suatu hubungan 'cinta' di kemudian hari.  Kudunya hubungan kalian saling 'menyayangi', mendukung, dan saling pengertian--eh, sejalan dengan waktu bersama orang ini, semua tiba-tiba diputarbalikkan. Ingat film yg berjudul "Fatal Attraction'? (1987, Michael Douglas & Glenn Close), kalo belom, nonton ya.. Kita semua tau gimana menghindari orang yang keliatannya kurang waras atau penyiksa -- dan tentu nggak bakal memilih mereka sebagai dating partner kita. Tapi untuk beberapa individu tertentu, mereka amat cakap menyembunyikan kepribadian dan tingkah lakunya yang sebetulnya abnormal. Saya akan memberikan beberapa warning tentang orang2 semacam ini didalam hubungan berpacaran. Kita akan menamai si orang tersebut "The Loser" (PSYCHOPATH) "The Loser" merupakan tipe seorang partner yang intinya bisa menciptakan kehancuran dalam hubungan sosial, emosional dan psikologis kamu.  "The Loser"  menunjukkan karakteristik2 yang menciptakan kerusakan ini. Mereka pikir  "memang inilah kepribadian saya", padahal sesuatu yang sebenenarnya penyakit psikologis. Mereka selalu hidup dalam kepribadian & tingkah laku ini, seringkali juga kemungkinan terjadi karena mereka prilaku ini dari satu anggota keluarga mereka.  Para psikolog telah membantu korban "The LOSER" ini, baik wanita maupun pria yang muncul diruang konsultasi dalam keadaan depresi, dengan rasa pede dan harga diri yang hancur total. Tolong kamu simak karakteristik "THE LOSER" berikut ini, supaya secepatnya kamu dapat mengidentifikasi hubungan yang berpotensial merusakkan kamu daripada membangun kamu secara emosi, fisik, spiritual. Kalo pacar kamu memiliki setidaknya SATU dari yang saya sebutkan dibawah ini, akan ada RESIKO dalam hubungan kalian. Nemu lebih dari 3 karakteristik? hubungan kamu beresiko tinggi dan akan menghancurkan kamu. BIla angka lebih tinggi lagi, sudah bukan kemungkinan lagi. Kamu tentu akan terluka oleh si "LOSER" bila tetap bertahan .. 1. PERLAKUAN KASAR /Rough Treatment "The loser" akan melukai kamu dengan sengaja. Memukul, memiting tangan, menjambak rambut, menendang, atau merusak/memusnahkan/menghancurkan barang milik kamu pribadi dengan sengaja. Bila dia memukulmu, memiting lenganmu, menendang kamu, menghancurkan benda milikmu dengan sengaja dan melukai fisik dan perasaanmu, walau baru cuma sekali, TINGGALKAN DIA segera. LOSER PRIA: Ciri pertama kalinya biasanya dengan mendorongmu atau menghajar tembok. LOSER WANITA: Seringkali menampar, menendang, atau bahkan menjotos cowoknya ketika marah. 2. NEMBAK DAN JANJI TERBURU-BURU "The loser" punya koneksi dan emosi yang amat cetek. Salah satu yang mungkin membuatmu tertarik pada si LOSER ini ialah betapa cepatnya dia mengucapkan "I LOVE YOU" atau mau mengajakmu menikah atau, membuat komitmen denganmu. Pada umumnya kurang dari 3 minggu berpacaran kamu sudah bakal mendengar dari mulutnya atau dari smsnya bahwa kamu adalah LOVE OF MY LOVE dan ia ingin bersama dengan kamu FOREVER/selamanya. Dan dia ingin menikah denganmu. Kamu dihujani dengan kado2 kecil, beberapa janji2, dan perhatian yang manis. Ini merupakan 'tahap honeymoon'/bulan madu-- . Tahap dimana dia berhasil membuatmu masuk 'perangkapnya' dengan menciptakan keyakinan padamu bahwa belum kamu merasa sebahagia ini dalam hidupmu... Atau seperti ada ucapan 'TOO GOOD TO BE TRUE"! Tentu dengan cara ini  kamu juga akan bisa lalai untuk waspada dengan segalanya yg serba instan darinya, perhatian, komitmen, dan rencana masa depan indah yang serba terlalu cepat/instant---sampai kamu melupakan satu point paling penting kalau sebenarnya kan NGGAK MASUK DI AKAL LAYAW. Orang yang memakai akal sehat dan normal, membutuhkan proses panjang untuk membangun satu hubungan kasih. Manusia yang sehat luar dalam akan 'menunggu' banyak informasi untuk dicerna sebelum menawarkan komitmen- bukan dalam 3 minggu. Bener sih, bisa saja kita akan terlena dengan seseorang begitu cepat-- tapi sebaiknya tidak membuat janji2 atau rencana masa depan yang tidak realistis, sesudah baru 3 kali kencan doang. Proses warming up yang cepat ini merupakan tanda ' emosi yang cetek' yang menyebabkan si LOSER minggat secepat  ia membuat komitmennya sendiri. "THE LOSER" pada umumnya mau terus dekat, bahkan tinggal serumah denganmu, mau nikah denganmu hanya dalam waktu kurang dr 4 minggu atau dalam waktu yang terlalu dini. 3. TEMPERAMEN YANG MENAKUTKAN "The Loser" mempunyai temperamen yang menakutkan. Bila marah harus langsung melakukan hal-hal yang berbahaya seperti ngebut (dalam hal ini karena ngambek) ,  memecahkan atau melempar barang, berantem, mengancam, temperamen tersebut segera akan tertuju pada kamu. Kamu akan melihat dan jadi saksi akan temperamen seperti melempar barang, membentak, menyumpah, ngebut, memukul tembok, dan menendang sesuatu -semua dengan amarah. Dan menimbulkan rasa terintimidasi dalam diri kamu akan potensi 'kejahatan'. Walau secepatnya pula si LOSER akan meyakinkanmu, bahwa mereka itu marah pada orang lain/urusan lain, bukan ke kamu. Mula mula, kamu akan merasa yakin dia tidak akan pernah melakukan hal itu secara langsung padamu, tapi sebetulnya prilaku tersebut jelas- jelas memberi 'informasi' bahwa mereka sanggup dan punya kapasitas melakukan perbuatan tersebut-- yang kelak akan dia lakukan juga pada kamu. Kemudian yang selanjutnya terjadi ialah kamu takut untuk 'menantang' atau mengkonfrontasi orang ini- karena takut temperamen & sikap kejam yang terlihat akan ia arahkan kepada kamu. 4. PEMBUNUH RASA PERCAYA DIRI "The Loser" berulangkali merendahkan dirimu. Mengoreksi terus menerus, mengoreksi kesalahan2 kecil, membuatmu selalu merasa melakukan kesalahan. Mereka juga akan mengomentari terlalu kurus, terlalu gemuk, kurang pantas, nggak bisa bicara yang benar. Perbuatan ini sedikit sedikit mengikis rasa percara diri, dan harga diri kamu, dan mengijinkan mereka untuk memperlakukan kamu dengan buruk-seolah-olah memang selayaknya kamu digituin. Di depan publik, kamu akan merasa bagai berjalan didalam eggshells- selalu ketakutan kalau kamu melakukan atau mengucapkan sesuatu yang akan membuat dia mengamuk tiba-tiba. 5. MEM-PHK Untuk bisa pegang kontrol terhadap seseorang, biasanya si LOSER akan mulai memotong hubungan kamu dengan orang-orang yang suportif sama kamu seperti keluarga, sahabat dekat. Ia merasa teman-teman dan keluarga kemu memberi dampak buruk karena mereka bisa memberikan opini negatif mereka tentang dirinya. The LOSER akan mulai berkata bahwa mereka memperlakukanmu dengan tidak becus, mereka cuma mau ambil keuntungan dari kamu, dan "tidak mengerti soal kisah- kasih kita" dalam beberapa kasus, jika kamu berbicara dengan keluarga atau sobatmu, ia akan 'menghukum' mu dengan memberikan banyak pertanyaan dan tuduhan yang negatif. Pada akhirnya, bukan cuma menghadapi 'hukuman' verbal, interogasi dan abuse, kamu juga akan 'membangun' perasaan " Sebaiknya saya jangan cerita kepada keluarga/teman saya tentang si dia" . Kamu mulai menarik diri dari teman dan keluarga, yang malah membuat mereka jadi 'jengkel' terhadapmu. "THE LOSER" yang melihat gelagat ini akan menambah bumbu dengan mengatakan, "SEE? liat sendiri kan, mereka sentimen /perlakukan kamu seperti itu" dan menyarankan agar sebaiknya menghindari mereka. SETELAH KAMU mulai terisolasi dari mereka, tanpa support, IA KAN SEMAKIN MERAMBAHKAN KONTROL terhadap kamu. 6. The Mean and Sweet Cycle SIKLUS "The Loser" DIMULAI dari KEJAM- MANIS- LALU KEJAM LAGI. . Siklus ini mulai ketika mereka dengan sengaja dan punya keinginan untuk melukai dan berbuat jahat. Kamu mungkin disiksa' secara verbal (dengan ucapan/komentar2nya), lalu keesokan harinya dia menjadi amat manis, penyayang dan melaukan  hal-hal kecil buat kamu seperti ketika pertama kali kamu berkencan dengannya. Kamu terus bertahan, berharap bahwa siklus yang diakhiri sikap manis ini tetap akan seperti itu- manis terus. Tujuan lain dari siklus jahat ini ialah untuk mengijinkan dirinya sendiri untuk mengucapkan hal-hal yang buruk tentang kamu atau orang-orang yang kamu peduli/sayangi, yang lalu kemudian mengikis rasa percaya diri dan harga diri kamu. Lalu si LOSER akan bilang "SORRY ya" tapi pengrusakan kepada harga dirimu telah terbentuk- seperti yang telah direncanakannya.. 7. SEMUA(selalu) SALAH KAMU "The Loser" menyalahkan semua gara-gara kamu sebagai penyebab akan kemarahan dan perbuatannya yang salah. Ketika mereka ada affair, membentakmu, menghancurkan barang-barangmu, atau mempermalukanmu didepan publik, -- "semua (somehow) adalah salah kamu."  Kalau kamu terlambat 10 menit untuk berkencan, itu salah kamu kalo ia akhirnya harus menyetir 100 miles/hour. "The Loser" akan mengatakan kalo kemarahan dan perbuatan mereka yang keliru itu tidak akan terjadi bila seandainya saja kamu tidak melakukan kesalahan tersebut, atau kalau saja kamu mencintainya lebih sungguh lagi, atau kalau saja kamu tidak mempertanyakan soal tingkah-laku. "The Loser" TIDAK PERNAH merasa bertanggung jawab akan perbuatan mereka-- selalu itu merupakan kesalahan orang lain.  Bila mereka menngendarai mobil seperti maniak, dan mencoba menghentikan pengendara mobil lain yang tak bersalah untuk me'ngancam' mereka  -dan tiba-tiba menjadi salahnya orang lain tersebut dan bukan kesalahan si LOSER. Memberikan kesan pada kamu bahwa yang dipersalahkan emang sudah selayaknya menerima kemarahan, bentakan,  atau agresi dalam bentuk apapun. 8. PANIK PUTUS "The Loser" bakal PANIK akan ide "PUTUS".  kecuali kalau ini idenya sendiri, maka kamu yang akan dihempaskan buru-buru seperti batu yang kelewat panas. Pria yang abusive seringkali terpuruk dan menangis, mereka memohon, berjanji untuk berubah sikap, dan menawarkan pernikahan, hadiah, liburan, jika kamu mengancam mau PUTUS. Baik pria ataupun perempuan yang LOSER akan mengancam untuk BUNUH DIRI, ancam untuk KEMBALI ke pacar lama (yang sebenernya merasa beruntung karena telah bebas dari cengkramannya!) atau mengancam untuk berhenti dari pekerjaannya dan pindah dari daerah tersebut--seolah keputusan itu merupakan tanggung jawab kamu.. Ia akan menawarkan beberapa 'deal' seperti "Kita coba lagi kasih saya waktu satu bulan......"dst Mulai menelfon kamu mungkin setiap 5-10 menit, hujan sms, berharap kamu akan setuju atau mau ketemu dengannya. Dalam beberapa kasus mereka menghubungi keluargamu, teman/saudaramu, minta agar mereka menelfonmu dan menyampaikan pesan betapa ia mencintai kamu.  Loser yang kreatif akan menciptakan tekanan sosial agar si korban akhirnya setuju untuk kembali ke pelukannya daripada harus melewati tekanan sosial tersebut. Cara tekanan sosial yang ia lakukan misalnya ketika kamu kepengen PUTUS darinya kamu menerima telfon dari semua relasi atau teman2nya yang membujuk kamu, kemu menerima buket bunga setiap hari ditempat kerja dengan ucapan memohon untuk bisa together again...atau menawarkan CINCIN KAWIN (Tehnik loser pria )atau menginformasikan kamu bahwa mereka hamil didepan teman2 sekantormu (tehnik LOSER  wanita). Reaksi para loser amatlah intense secara emosional, perbuatan ini dipakai untuk menyimpan kamu sebagai orang yang terpenjara secara emosional/sosial. Jika kamu kembali kepadanya,  kamu akan merasa lebih takut lagi akan reaksinya ketika minta putus lagi dikemudian hari (ini yang menciptakan 'penjara' atas dirimu). Bukan hanya itu, insident kamu kembali kepadanya dipergunakan oleh orang ini untuk diingat-ingat terus sebagai 'bukti' bahwa kamu bukan orang yang baik. "Your prize dog jumps the fence and escapes, if you get him back you build a higher fence. Once back in the grasp of "The Loser" , the escape will be three times as difficult the next time. 9. No Outside Interests "The Loser" akan menarik dirimu dari hobi, kesukaan dan keterlibatan2mu dengan hal lain. Jika kamu punya aktifitas, mereka menuntut ikut menemani kamu  membuat kamu merasa 'miserable' sepanjang aktifitas tersebut. Ide dibalik ini ialah untuk mencegahmu bersenang senang atau tertarik lebih kepada yang lain daripada kepada dirinya yang sedang 'pegang kontrol terhadapmu. 10. Paranoid Control "The Loser" akan mengecek dimana kamu, dan dengan siapa kamu. Jika kamu berbicara dengan lawan jenis, kamu akan menerima setidaknya 10 pertanyaan tentang darimana bisa ketemu orang ini. Jika kamu tidak menjawab telfonnya, kamu akan ditanya kemana aja kamu, sedang apa emangnya, lagi bicara dengan siapa, dst. Bertanya kenapa kamu menelfon temanmu, kenapa temanmu menelfon kamu, mau apa dia, dst. Beberapa "LOSER" membuntuti kamu ke mall/supermarket, lalu kemudian keesokan bertanya apakah kamu pernah ke mall tsb hanya untuk membuktikan kamu berbohong. Dalam beberapa kasus yang cukup parah, mereka akan mengecek surat-surat yang masuk ke mailbox (email atau surat kotak pos), mengecek dompet atau tas, atau menekan tombol REDIAL ditelfon kamu, atau mencari-cari di tempat sampah barang 'bukti'.  Mereka mulai mengatur baju yang kamu kenakan, musik yang boleh kalian dengarkan, dan bagaimana berlaku di depan publik. Pada akhirnya mereka akan berkata bahwa sebaiknya kamu tidak berhubungan/bicara dengan orang2 tertentu seperti teman2 mu yang tertentu, tidak boleh ke tempat-tempat tertentu atau membicarakan issue2 tertentu dipublik. Kalau tidak ada kencan Jumat sore. Si LOSER akan memberi informasi pada kamu bahwa dia akan menelfonmu. -cukup untuk membuat kamu standby menunggu callnya, ketakutan bila kamu tidak menjawab telfonnya ia akan membentakmu atau menginterogasi kamu. Tehnik ini membuat mereka melakukan apapun yang ia inginkan secara sosial, dan diwaktu yang sama pula; mengontrol perbuatan, aktifitas kamu dari jarak jauh. 11.MEMPERMALUKAN  DI DEPAN UMUM Dalam rangka membuatmu "under control" di publik, Si LOSER kadang bisa mempermalukanmu di publik. Memanggil julukan negatif, mengucapkan hal2 yang mempermalukanmu secara 'private' namun dalam setting banyak orang sekitar. Ketika didepan banyak orang, kamu akan cepat belajar bahwa pendapat apapun yang kamu ekspresikan kepadanya akan membuat orang itu 'menyerang'mu secara verbal. Jika kamu tinggal terlalu lama dengan si LOSER ketika itu, biasanya kamu akan: tersenyum sopan, terdiam, atau memegang lengannya didepan publik; kamu juga akan jalan dengan kepala tertunduk, rasa takut bertemu dengan teman yang mungkin mengajakmu bicara dan kelak membuat reaksi sang pacar marah 12. TAK PERNAH CUKUP "The Loser" meyakinkan dirmu kalo kamu selalu kurang ......... . Ia akan bilang kamu kurang sering bilang  "I love you" ke saya, kurang deket berdiri dekat saya, kurang berbuat dan melihat saya telah banyak berkorban untuk kamu" Perbuatanmu selalu kurang dan gagal dimatanya. Ini salah satu cara/metode bagaimana dia merusak self esteem dan rasa percaya diri kamu.Sesudah beberapa bulan dengan tehnik ini, ia akan mulai berkata kamu itu beruntung memiliki dia, seseorang yang mau tolerate dan mengerti akan kekurangan dan kegagalan2 kamu! 13. Entitlement "The Loser" memiliki sense of entitlement yang besar, artinya, rasa dan tingkah laku dimana mereka punya hak yang logis dan sempurna untuk lakukan apapun yang mereka sukai/inginkan. Didalam kemacetan ia akan merasa punya hak untuk menyusul pengemudi lain, mengumpat atau melakukan hal2 yang mengancam keselamatan pengemudi lain dengan temperamennya tsb. Ingatlah bahwa perbuatan ini akan dilakukan terhadap kamu. Jika kamu tidak mematuhi keinginannya/tuntutannya, atau melanggar 'aturannya, maka mereka merasa punya hak untuk 'menghukum' kamu dengan cara apapun yang dianggapnya PAS. 14. SOBAT DAN KELUARGA Sobat dan keluarga akan mengetahui apa yang dilakukan LOSER ini terhadap kamu, mereka akan melihat perubahan dari kepribadian kamu dan bagaimana kamu telah menarik diri. Mereka akan protes. Lalu si LOSER akan mengatakan bahwa mereka CEMBURU atas CINTA kamu kepadanya lalu menggunakan protes mereka sebagai 'bukti' lebih lanjut bahwa mereka itu menentang kamu -bukan dia. Lalu mengungkit soal keluarga atau teman akan menambah bibit response kemarahan yang pada akhirnya menempatkan kamu dalam situasi dimana kamu mulai berhenti membicarakan tentang keluarga/teman yang kamu sayangi/peduli. Si LOSER yang sebenarnya CEMBURU dan TERANCAM oleh siapapun yang dekat denganmu bahkan anak2mu. 15. KISAH HIDUPNYA Dari cerita2 yang kita dengar disitulah kita mengenal seseorang itu seperti apa kepribadiannya. Melalui kisah-kisah hidup mereka. Kisah yang dilontarkan seseorang memberi informasi untuk kita yang mendengarnya mengenal orang tersebut dan apa saja yang menari untuk mereka. Orang humoris akan menceritakan kisah2 lucu tentang dirinya. Dan seorang LOSER  akan bercerita tentang kejahatan, agresi, tidak sensitif terhadap sesamanya, penolakkan. Mereka mungkin menceritakan tentang past relationshipnya dan menceritakan bagaimana mereka 'diperlakukan ' buruk dari mantannya tersebut. Ia juga merasa bangga akan temperamennya karena tidak bisa melihat sesuatu yang salah dari kejahatan yg dilakukan. Bangga akan "I don't talk nothing from nobody' attitude. Dengarkanlah cerita2nya- semua akan menjadi tanda bagaimana kelak kamu akan diperlakukan... 16. The Waitress Test Ketika 'berkencan' cara seseorang memperlakukan seorang pelayan atau orang netral yang lain sama dengan cara kamu akan diperlakukan dalam waktu 6 bulan. Selama masa 'honeymoon' dalam berpacaran dengannya kamu akan diperlakukan seperti raja atau ratu oleh orang ini. Bagaimanapun uga, selama itu si LOSER belum melupakan bagaimana ia pada dasarnya memandang seorang lawan jenis. Pelayan, clerk, customer service, atau siapapun akan diperlakukan buruk olehnya. Jika mereka juga pelit, kamu tidak akan menerima apapun sesudah masa honeymoon berlalu. Jika mereka sering mengeluh, mengkritik, dimasa awal berkencan dengannya--itulah yang menjadi caranya memperlakukanmu dalam jangka 6 bulan. Orang yang sehat secara mental itu konsisten, dan memperlakukan individu pada umumnya dengan perlakuan sama sepanjang waktu. Bila kamu jadian " sama seseorang yang memperlakukanmu bagai ratu dan diwaktu bersamaan memperlakukan wanita lain tanpa respek/ seperti kotoran... SEGERA MINGGAT. 17. REPUTASI MEREKA Jika orang sehat mental itu konsisten dalam kepribadian dan tingkah lakunya, THE LOSER kemungkinan memiliki 2 REPUTASI BERBEDA. Ada kelompok yang memberikan laporan yang cemerlang tentangnya. Dan grup lain yang memberikan satu peringatan kalau kamu ada dalam bahaya. Jika kamu bertanya pada 10 orang tentang satu restoran baru, 5 akan bilang, BAGUS , 5 lagi akan bilang PAYAH.-- berarti kamu mengerti, ada resiko kalau makan disana. Resiko nggak enak, tidak nyaman. THE LOSER  memamerkan dirinya sendiri padamu dengan mengatakan orang bilang saya 'hot temper',  atau 'crazy' , atau 'womanizer'... perhatikan reputasi... Reputasi merupakan persepsi publik akan tingkah laku seseorang.. Jika ada 2 sisi, baik dan jelek, resikomu tinggi. Kamu akan deal dengan kepribadian yang jeleknya ketika fase honeymoon berlalu. Dengan masalah kejiwaan yang parah, biasanya THE LOSER pada umumnya hampir tidak punya teman dekat, hanya 'relasi'..  Orang yang sehat secara emosional dan moral tidak akan mentolerir persahabatan dengan LOSERS yang suka memperlakukan orang lain dengan buruk.  Jika kamu mulai 'dislike' atau tak menyukai teman2 si LOSER, itu karena mereka beroperasi perbuatan /tingkah yang sama yang bisa kamu liat dari mereka. 18. Discounted Feelings/Opinions "The Loser"  amat memuja pandangan dan keterlibatannya sendiri sampai2 pendapat orang lain tidak berharga untuknya.  Ketika hubungan terus berlangsung, dan kamu mulai mempertanyakan kenapa ia seperti itu, ia akan memberitahu kepadamu, kira kira bunyinya "yang kamu liat /feeling itu tidak masuk diakal, konyol dan kamu terganggu secara emosional sampai harus memikirkan hal2 seperti itu". The loser tidak tertarik akan pendapatmu atau perasaanmu. tapi mereka akan merasa terganggu dan marah ketika kamu mulai mempertanyakan tindak tanduk mereka. Mereka amat anti kritik dan sering bereaksi dengan amarah ketika behaviornya dipertanyakan. 19. They Make You "Crazy" "The Loser" " beroperasi" dengan cara yang amat merusak hingga kamu pada akhirnya melakukan hal2 gila dalam pembelaan dirimu. Contoh, kalau si  Loser harusnya sampai jam 8 PM kamu akan menelpon penerangan/kantor listrik atau nomor apapun untuk menutupi redial numbers sebelumnya, kamu akan mewarning keluarga /teman untuk tidak membicarakan topik2 tertentu, kamu akan menghindari lokasi dimana kamu akan bertemu banyak kolega/saudara/teman untuk menghindari pertanyaan2 si LOSER nantinya. Nonviolent males find themselves in physical fights with female losers. Nonviolent females find themselves yelling and screaming when they can no longer take the verbal abuse or intimidation. Dalam pembelaan diri kita secara fisik dan emosional, kita akan bertingkah lain dan aneh. Sementara kita mulai berpikir 'kalo begini terus saya bisa jadi gila' amatlah penting bahwa tidak akan ada normal behavior menghadapi situasi dengan orang seperti ini. Perbuatan kamu akan jadi terasa 'normal' lagi ketika kamu sedapatnya melepaskan diri dari THE LOSER sebelum kehancuran psikologis yang berdampak permanen terjadi pada kamu...

KONTEN MENARIK LAINNYA
x