Mohon tunggu...
Trustha Yulia N Adinda
Trustha Yulia N Adinda Mohon Tunggu... Penulis - Quotes Creator | Mahasiswi

Blogger | Instagram / Twitter ( trusthaadinda )

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Gimana sih Supaya Pikiran Gak ke Mana-Mana Ketika Shalat?

9 Oktober 2020   07:18 Diperbarui: 9 Oktober 2020   07:32 290
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kamu pernah gak, ketika kamu sedang mengerjakan shalat pikiranmu kemana-mana? Maksudnya itu, apa saja dipikirin, bahkan yang sudah kelupaan pun jadi teringat kembali. Pernah gak?

Pasti pernah lah ya. Bahkan sering malah, hehehe...

Aku punya beberapa tips supaya kita selalu khusyuk dalam mengerjakan shalat (ibadah). Semoga bermanfaat bagi kita semua.

Pertama, Sempurnakan wudhu kita terlebih dahulu. Ingat ya teman-temanku sekalian, jangan terlalu buru-buru ketika berwudhu, biar nanti ketika shalat gak ada perasaan yang was-was.

Kedua, Niat shalat (tekankan dalam hati kita). Maksudnya, bersungguh-sungguhlah dalam berniat (niatkan hanya untuk Allah swt. dan sebelum berniat jangan lupa baca doa taawudz terlebih dahulu.

Ketiga, Menghadap tempat sujud. Ingat, ini juga penting ya teman-temanku sekalian. Kalau kita ngadepnya kedepan yang kita lihat bisa apa saja. Masih mending kalau yang dilihat itu mukena polos, coba kalau tulisan-tulisan kan jadinya kebaca dalam hati.

Keempat, Maknai setiap bacaan dan gerakan shalat. Kalian gak harus tahu artinya kok, tapi harus dimaknai. Misalnya, kalian sedang membaca surah Al-Ikhlas, maka dalam hati kalian juga harus memaknai bahwa Allah swt. itu Ahad, esa dan tunggal.

Kelima, Sempurnakan gerakan shalat. Harus sempurnakan dulu gerakannya teman-teman, baru deh kita baca doanya. Misalnya, gerakan ruku' maka harus sempurnakan dulu punggung kita harus lurus, setelah itu baru baca doanya.

Keenam, Rileks dan tidak usah terburu-buru. Rileks aja ya teman-teman, pundak di lemesin gak usah tegang-tegang dan santai menjalaninya, dinikmatin dan gak usah terburu-buru.

Nah, untuk point keempat.

Memang memaknai sebuah bacaan itu lebih enak kalau kita sudah tahu akan artinya. Tapi kalau memang gatau artinya pun usahakan tau arti surahnya. Kayak surah Al-Fatihah misalnya, ini surah yang mengawali semua kebaikan, terus bacaan takbir, Allah itu Maha Besar dari apapun dan seterusnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun