Mohon tunggu...
Try Raharjo
Try Raharjo Mohon Tunggu... Orang republik

Bukan pejabat dan bukan teknokrat. Berusaha lebih baik 🇮🇩 www.youtube.com/c/indonesiabagus

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Negara Merdeka Bukan Tanpa Cela

14 Agustus 2020   08:26 Diperbarui: 15 Agustus 2020   18:00 72 6 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Negara Merdeka Bukan Tanpa Cela
Penulis. | Dokpri

Ada yang berpendapat bahwa negara merdeka adalah negara yang keadaan rakyatnya adil, makmur, dan sejahtera. Dalam pandangannya negara merdeka adalah negara yang murah sandang dan pangan, tidak ada kemiskinan, mudah cari pekerjaan, mudah bikin usaha, bahkan pengangguran pun dijamin hidupnya. Pokoknya semua serba berkecukupan.

Menurutnya, negara yang rakyatnya masih ada yang belum berkecukupan, berarti belum merdeka.

Baginya, hidup di negara merdeka adalah terbebas dari segala kesulitan hidup, tidak ada persoalan sosial ekonomi, dan berbagai gambaran lain yang sungguh ideal dan menjadi harapan semua umat manusia.

Dalam kerangka berpikirnya, selama masih ada kemiskinan dan penderitaan maka itu artinya bahwa kemerdekaan belum tercapai.

Baiklah.

Siapapun boleh mengungkapkan pendapat karena ini negara yang merdeka.

Setiap warga negara berhak memberikan opini apapun, selama opini diberikan sesuai dengan kode etik dan norma hukum yang berlaku di negara merdeka.

Tapi aku tidak bisa membayangkan bagaimana nasib orang yang menggugat dan mempertanyakan mana kemerdekaan bila hidup di masa penjajahan.

Aku juga tidak tahu bagaimana nasib keluarga orang karena mempertanyakan nasib rakyat kecil, dan mempersoalkan berbagai kesulitan hidup bila hidup pada masa penindasan.

Kemerdekaan sudah diraih, tapi perjuangan tak kenal usai, Bung!


Kemerdekaan bukan tujuan akhir dari negara ini didirikan. Bung Karno dan Bung Hatta atas nama bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaan bangsa Indonesia untuk menaikkan harkat martabat bangsa Indonesia, dari negara terjajah hingga sejajar dengan bangsa-bangsa lain di muka bumi.

Tapi setelah kemerdekaan bangsa Indonesia diproklamasikan tidak kemudian kesejahteraan sosial ekonomi begitu saja terwujud.

Kemerdekaan bukan akhir dari perjuangan, Bung!

Kamu kira setelah diproklamasikan sebagai negara merdeka kemudian kita bebas dari segala persoalan?

Negara merdeka bukan berarti negara tanpa cela.

Tidak juga seusai proklamasi kemerdekaan maka tidak perlu lagi dibutuhkan kerja keras.

Selama bumi berputar, persoalan hidup selalu ada. Tidak hanya persoalan sosial ekonomi, tapi juga persoalan-persoalan lain yang tidak ada habisnya.

Indonesia merdeka atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, untuk kita bangun bersama.

Kemerdekaan Indonesia dapat diibaratkan sebagai jembatan emas bagi kita untuk mewujudkan tujuan didirikannya negara Indonesia.

Bila kamu beranggapan bahwa selama di Indonesia ada persoalan sosial ekonomi maka itu artinya negara belum merdeka, maka sampai kiamat kamu  tidak akan punya negara yang merdeka.

Ada banyak persoalan harus kamu dan aku hadapi sepanjang hidup. Apalagi bila bicara kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ada banyak persoalan-persoalan lain beraneka ragam jenisnya. Ada yang muncul akibat kesenjangan sosial, korupsi, kebencian terhadap ras, komunisme, peredaran narkoba, ideologi lain ingin mengganti ideologi bangsa, ancaman persatuan dan kesatuan, ancaman terhadap wilayah negara kita yang luas, dll. Termasuk juga yang terkini adalah ancaman resesi ekonomi akibat pandemi. Ada banyak, Bung! Kamu bisa tambahkan lagi persoalan lainnya.

Adil makmur dan sejahtera itu diperoleh dengan kerja keras dan kerjasama, Bung!

Kemerdekaan memang sudah diproklamasikan tapi perjuangan tidak mengenal kata selesai.

Jangan lembek, putus asa dan mudah berkeluh kesah, karena masalah-masalah yang menjadi tugas dan tanggungjawab untuk bisa kita selesaikan. Mari bekerja sama mengisi kemerdekaan ini sesuai dengan kapasitas dan kemampuan masing-masing.

***

Berbagai persoalan yang masih kita temukan tidak berarti Indonesia belum merdeka tapi itu adalah panggilan untuk terus semangat berjuang mencapai cita-cita bersama.

Melalui tulisan ini aku bermaksud mengingatkan, bahwa kemerdekaan yang telah diproklamasikan oleh Bung Karno dan Bung Hatta dipertahankan oleh para pahlawan dan seluruh rakyat Indonesia dengan mengorbankan jiwa dan harta adalah sebuah rahmat Allah Yang Mahakuasa, yang harus disyukuri. Tugas dan kewajiban kita adalah melanjutkan perjuangan para pahlawan untuk mencapai cita-cita bersama.

Dirgahayu Indonesia!

***

Catatan keterangan foto: 

Foto di atas adalah foto penulis ketika mengikuti kegiatan  yang diadakan oleh Kelas Inspirasi Purwokerto beberapa waktu lalu untuk menyambut HUT RI.

Video kegiatan tersebut dapat disaksikan berikut ini.


VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x